Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi: Memperingati Maulid Nabi Bukan Bid'ah

Selasa, 27 September 2022 - 23:10 WIB
loading...
Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi:...
Syaikh Yusuf Qaradhawi mengatakan, memperingati kelahiran Rasulullah SAW adalah mengingatkan umat Islam terhadap nikmat luar biasa kepada mereka. Foto/dok hidayatullah
A A A
Ulama kharismatik asal Mesir yang juga ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional Syaikh DR Yusuf Al-Qaradhawi baru saja berpulang ke Rahmatullah. Namun, ilmu dan fatwa-fatwa beliau tetap berfaedah untuk umat muslim.

Salah satu fatwa Beliau yang sangat menarik ialah tentang peringatan Maulid Nabi Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam. Seperti diketahui, hari ini kita memasuki bulan Maulid 1 Rabiul Awal 144 Hijriyah.

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi berkata tentang Maulid Nabi Muhammad bahwa itu hal yang terpuji dan bukanlah Bid'ah.

"Mengingatkan manusia dengan makna-makna yang baik untuk sirah-sirah yang utama inilah perkara yang dipuji dan tidaklah patut dicela. Oleh sebab itu tidak ada maknanya bagi sebagian manusia yang mengatakan bahwa kalian membuat bid'ah ketika memperingati hari kelahiran Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam, maka kami mengingatkan manusia dengan nikmat risalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan risalah yang mana Allah telah menyifatkan dalam firman-Nya:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Artinya: "Dan tidak Kami utus engkau (Muhammad) kecuali sebagai rahmat kepada seluruh alam." (QS. Al-Anbiya Ayat 107)

Syaikh Yusuf Qaradhawi membolehkan perayaan Maulid Nabi Muhammad. Perayaan seperti itu dibolehkan guna megingat kembali sirah perjuangan Rasulullah SAW, kepribadian Rasulullah yang agung, dan misi yang dibawanya dari Allah kepada alam semesta.

Menurut beliau, perayaan Maulid Nabi tidak termasuk dalam kategori bid'ah. Dalam fatwanya, Syaikh Qaradhawi melandaskan pendapatnya dengan mengatakan bahwa memperingati kelahiran Rasulullah SAW adalah mengingatkan umat Islam terhadap nikmat luar biasa kepada mereka.

"Mengingat nikmat Allah adalah sesuatu yang disyariatkan, terpuji dan memang diperintahkan. Allah memerintahkan kita untuk mengingat nikmat Allah," ujar Qaradhawi.

Syaikh Yusuf Qaradhawi juga mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi jangan sampai dicampur dengan ragam kemungkaran dan penyimpangan syariat serta melakukan apa yang tidak diberikan kekuatan apapun oleh Allah.

"Menganggap peringatan Maulid adalah bid'ah dan semua bid'ah itu sesat dan tempatnya di neraka, itu tidak benar sama sekali. Yang kita tolak adalah mencampur peringatan itu dengan berbagai penyimpangan syariat Islam dan melakukan sesuatu yang tidak diberi kekuasaan apapun oleh Allah seperti yang terjadi di sebagian tempat," kata Qaradhawi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kesalahan yang Banyak...
Kesalahan yang Banyak Terjadi dalam Berpoligami, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Inilah Syarat Bolehnya...
Inilah Syarat Bolehnya Berpoligami Menurut Syaikh Yusuf Al Qardhawi
Jenis Perceraian yang...
Jenis Perceraian yang Diharamkan dalam Islam
Kisah Pendosa yang Gemar...
Kisah Pendosa yang Gemar Rayakan Maulid Nabi di Bulan Rabiul Awwal
Wamenag Apresiasi Kemayoran...
Wamenag Apresiasi Kemayoran Berselawat sebagai Agenda Nasional Perayaan Maulid Nabi
Kisah Lelaki Miskin...
Kisah Lelaki Miskin dan Hadiah Anggurnya untuk Rasulullah SAW
Rekomendasi
Dibuat pada Abad 19,...
Dibuat pada Abad 19, Topi Asli Milik Napoleon Bonaparte Dilelang
Mobil Tiba-tiba Terbang...
Mobil Tiba-tiba Terbang Akibat Cuaca Panas Ekstrem di AS
Danau Hantu Pagi Hari...
Danau Hantu Pagi Hari Airnya Luber, Beberapa Jam Kemudian Mengering
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved