Kisah Mistik Sultan Agung Taklukkan Mekkah

Selasa, 04 Oktober 2022 - 19:49 WIB
loading...
Kisah Mistik Sultan...
Sultan Agung juga bergelar Susuhunan. Foto/Ilustrasi: YouTube
A A A
Sultan Agung menaklukkan Mekkah ? Ini hanyalah pencitraan saja, untuk memantapkan mandat keagamaannya. Selain itu, Sultan Agung juga menyandang gelar Susuhunan dan Sultan. Apakah itu?

Mark R. Woodward dalam bukunya berjudul "Islam Jawa: Kesalehan Normatif Versus Kebatinan" menulis, sepanjang periode Demak , ulama Jawa merupakan tokoh-tokoh politik dan keagamaan yang utama sehingga mereka bisa menguasai raja dan bangsawan lokal.

Hanya saja, pada masa Mataram kondisi berubah. Justru Sultan Agung membangun citra dirinya sebagai sultan sekaligus ulama.

Kala itu, Sultan Agung banyak mengarahkan turun naiknya Islam kerajaan, yang berorientasi mistik. Penaklukannya terhadap kerajaan-kerajaan pantai telah membatasi pesaing-pesaing yang ulama-sentris.

"Penggunaan Sultan Agung terhadap gelar Susuhunan dan Sultan adalah upaya untuk memantapkan mandat keagamaannya," tulis Mark R. Woodward.

Baca juga: Kisah Makam Giriloyo, Makam Ghaib Sultan Agung

Susuhunan, pada waktu itu, hanya disandang terutama oleh para pemimpin agama. Gelar Sultan diberikan padanya oleh ulama Mekkah tahun 1641. Pembangunan pemakaman di Imogiri dan penyusunan serangkaian babad memiliki tujuan yang sama.

Mudjanto, sebagaimana dikutip Mark R. Woodward mengatakan, tradisi babad dibangun sepanjang pemerintahan Sultan Agung dan dimaksudkan untuk menegarkan legitimasi keagamaan Mataram.

Dalam hal ini, terutama Babad Nitik Sultan Agung sangat penting. Babad tersebut menggambarkan kepandaian keagamaan dan kemampuan magis Sultan Agung. "Hal ini termasuk penaklukan kerajaan Sumatra dan Mekkah dengan cara-cara magis."

Imogiri dilukiskan sebagai Mekkahnya Jawa dan tempat pemakaman Iskandar Agung. Sultan Agung dikatakan mempunyai kemampuan terbang dan melakukan sholat Jum'at di Mekkah secara rutin. Secara umum teks-teks ini menggambarkan Sultan sebagai wali dan pemimpin keagamaan, baik ulama Jawa maupun Mekkah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ashuri dan MCDC Berkomitmen...
Ashuri dan MCDC Berkomitmen Tingkatkan Layanan Jemaah Haji Khusus
Dukungan IUMS untuk...
Dukungan IUMS untuk World Muslim Scout Jamboree 2025, Sekjen IUMS Meminta Pertemuan Lanjutan
Mengapa Orang Kafir...
Mengapa Orang Kafir Dilarang Masuk ke Kota Makkah dan Madinah? Begini Penjelasannya
Kisah Ulama Meninggal...
Kisah Ulama Meninggal Dunia Saat Berkhotbah di Atas Mimbar
Keistimewaan-Keistimewaan...
Keistimewaan-Keistimewaan Kota Suci Makkah
Kemenag Siapkan 3 Layanan...
Kemenag Siapkan 3 Layanan Sambut Ribuan Jemaah Haji Indonesia di Mekkah
Rekomendasi
Tujuh Matahari Tiba-tiba...
Tujuh Matahari Tiba-tiba Muncul Sekaligus di Langit China
Deretan Objek Wisata...
Deretan Objek Wisata Sejarah di Inggris, Ada Bangunan yang Usianya Ribuan Tahun
Cuaca Kering Picu Kebakaran...
Cuaca Kering Picu Kebakaran Hutan Besar di Korea Selatan
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved