Doa saat Melintasi Maqam Ibrahim Arab, Latin, dan Terjemahannya
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 17:46 WIB
loading...
Doa saat melintasi Maqam Ibrahim tidaklah khusus namun dianjurkan. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Doa saat melintasi maqam Ibrahim sebenarnya tidak ada doa khusus karena pada hakikatnya semua doa adalah baik. Namun ada beberapa bacaan (doa) yang bisa diucapkan ketika berada di tempat tersebut.
Baca juga: Munculnya Penyembah Berhala dan Kisah Nabi Ibrahim Membangun Kakbah pada 8 Zulhijah
Berikut ini adalah doa ketika melintasi maqam Nabi Ibrahim AS . Para jamaah haji atau umrah disunahkan untuk membacanya,
رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا. وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj‘allii min ladunka sulthaanan nashiiraa wa qul jaa’al-khaqqu wazahaqal-baathilu innal-baathila kaana zahuuqaa.
Artinya: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong Dan katakanlah: “yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.”
Atau bisa juga membaca doa ini:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَم
Allaahummaghfir liy wa Antal A’azzul Akrom
Artinya: "Ya Allah ampunilah aku, dan Engkau yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia." (HR. Al-Baihaqi).
Baca juga: Maqam Ibrahim: Batu Kecil yang Mendapat Penjagaan Khusus dari Allah SWT
Dalam "Buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah" yang diterbitkan Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama RI, dijelaskan Maqam Ibrahim adalah tempat pijakan Nabi Ibrahim waktu membangun Kakbah .
Baca juga: Munculnya Penyembah Berhala dan Kisah Nabi Ibrahim Membangun Kakbah pada 8 Zulhijah
Berikut ini adalah doa ketika melintasi maqam Nabi Ibrahim AS . Para jamaah haji atau umrah disunahkan untuk membacanya,
رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا. وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj‘allii min ladunka sulthaanan nashiiraa wa qul jaa’al-khaqqu wazahaqal-baathilu innal-baathila kaana zahuuqaa.
Artinya: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong Dan katakanlah: “yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.”
Atau bisa juga membaca doa ini:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَم
Allaahummaghfir liy wa Antal A’azzul Akrom
Artinya: "Ya Allah ampunilah aku, dan Engkau yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia." (HR. Al-Baihaqi).
Baca juga: Maqam Ibrahim: Batu Kecil yang Mendapat Penjagaan Khusus dari Allah SWT
Dalam "Buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah" yang diterbitkan Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama RI, dijelaskan Maqam Ibrahim adalah tempat pijakan Nabi Ibrahim waktu membangun Kakbah .
Lihat Juga :