Religiositas Bisa Menjadi Laknat bagi Negara dan Manusia, Begini Penjelasannya
Minggu, 27 November 2022 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sebab-Sebab Ekstrem Keagamaan Menurut Syaikh Muhammad al-Ghazali
Masalah Perempuan
Syaikh Muhammad al-Ghazali juga menyebut hal lain yang sering kaum ekstrem perhatikan secara berlebihan adalah masalah perempuan. Menurut mereka, wanita wajib menutup seluruh tubuh hingga ke kuku sekalipun, baik dalam ibadah maupun di luar ibadah, seperti keluar rumah untuk suatu keperluan yang sangat mendesak. Bagi mereka, kuku pun termasuk aurat. Kaum pria dan wanita tidak boleh saling mengetahui sedikit pun!
Memang, kata Syaikh Muhammad al-Ghazali, di antara kelompok ekstrem itu ada yang benar-benar berniat baik dan berkeinginan memperoleh ridha Allah. Akan tetapi, kekurangannya adalah kedangkalan pengetahuan dan pemahaman keislamannya. Andaikan mereka berwawasan luas, tentu semangat dan komitmen mereka akan sangat bermanfaat bagi Islam.
Pernah terjadi di sebuah desa, seorang lurah menulis dan mengirimkan sepucuk surat kepada imam sebuah masjid. Surat itu menerangkan kedatangan seorang penyuluh pertanian ke desa mereka. Karenanya, masyarakat diminta berkumpul untuk menyimak penyuluhan tersebut.
Ketika imam hendak berbicara dengan menggunakan pengeras suara, seorang pelajar berkata, "Nabi SAW melarang kita mencari barang yang hilang di dalam masjid."
Dia berkata lagi "Sesungguhnya sholat didirikan hanya untuk Allah (maksud pemuda ini, masjid hanya digunakan untuk ibadah ritual saja)." Ia berusaha mencegah imam mengambil pengeras suara. Pertengkaran memuncak. Maka si pelajar berteriak, "Mikrofon ini tidak akan bisa diambil kecuali setelah melangkahi mayat saya!"
"Sesungguhnya analogi yang dibuat sang pelajar antara penyuluhan pertanian dengan mencari unta yang hilang adalah analogi yang tidak tepat. Tidak perlu mempertaruhkan nyawa untuk masalah semacam ini," ujar Syaikh Muhammad al-Ghazali.
Di sisi lain, Syaikh Muhammad al-Ghazali juga mengingatkan agar para pendidik dan pemimpin menyikapi para pemuda yang bersikap ekstrem dengan penuh kearifan.
Baca juga: Penyakit Pemikiran Islam Menurut Syaikh Muhammad Al-Ghazali (1)
Masalah Perempuan
Syaikh Muhammad al-Ghazali juga menyebut hal lain yang sering kaum ekstrem perhatikan secara berlebihan adalah masalah perempuan. Menurut mereka, wanita wajib menutup seluruh tubuh hingga ke kuku sekalipun, baik dalam ibadah maupun di luar ibadah, seperti keluar rumah untuk suatu keperluan yang sangat mendesak. Bagi mereka, kuku pun termasuk aurat. Kaum pria dan wanita tidak boleh saling mengetahui sedikit pun!
Memang, kata Syaikh Muhammad al-Ghazali, di antara kelompok ekstrem itu ada yang benar-benar berniat baik dan berkeinginan memperoleh ridha Allah. Akan tetapi, kekurangannya adalah kedangkalan pengetahuan dan pemahaman keislamannya. Andaikan mereka berwawasan luas, tentu semangat dan komitmen mereka akan sangat bermanfaat bagi Islam.
Pernah terjadi di sebuah desa, seorang lurah menulis dan mengirimkan sepucuk surat kepada imam sebuah masjid. Surat itu menerangkan kedatangan seorang penyuluh pertanian ke desa mereka. Karenanya, masyarakat diminta berkumpul untuk menyimak penyuluhan tersebut.
Ketika imam hendak berbicara dengan menggunakan pengeras suara, seorang pelajar berkata, "Nabi SAW melarang kita mencari barang yang hilang di dalam masjid."
Dia berkata lagi "Sesungguhnya sholat didirikan hanya untuk Allah (maksud pemuda ini, masjid hanya digunakan untuk ibadah ritual saja)." Ia berusaha mencegah imam mengambil pengeras suara. Pertengkaran memuncak. Maka si pelajar berteriak, "Mikrofon ini tidak akan bisa diambil kecuali setelah melangkahi mayat saya!"
"Sesungguhnya analogi yang dibuat sang pelajar antara penyuluhan pertanian dengan mencari unta yang hilang adalah analogi yang tidak tepat. Tidak perlu mempertaruhkan nyawa untuk masalah semacam ini," ujar Syaikh Muhammad al-Ghazali.
Di sisi lain, Syaikh Muhammad al-Ghazali juga mengingatkan agar para pendidik dan pemimpin menyikapi para pemuda yang bersikap ekstrem dengan penuh kearifan.
Baca juga: Penyakit Pemikiran Islam Menurut Syaikh Muhammad Al-Ghazali (1)
(mhy)
Lihat Juga :