Topik Terkait: Abu Nawas Dan Gajah (halaman 2)
Hikmah
Senin, 24 Januari 2022 - 07:46 WIB
Abu Nawas adalah seorang pujangga. Ia selalu memiliki jawaban pada setiap pertanyaan yang diajukan santrinya. Seorang santri bertanya: Wahai guru, mungkinkah manusia bisa menipu Tuhan?
Hikmah
Sabtu, 27 Juni 2020 - 08:38 WIB
Aku menghadapmu dengan wajah sebagaimana aku bertemu dengan Tuhan, dosaku kepada-Nya jauh lebih banyak, jika dibandingkan dosa yang kuperbuat kepadamu.
Hikmah
Selasa, 02 Juni 2020 - 09:12 WIB
Ketiga prajurit itu mengatakan mereka diutus oleh Baginda Raja untuk buang air besar di tempat tidur Abu Nawas. Karena ini perintah raja, Abu Nawas tak berkutik.
Hikmah
Rabu, 02 Juni 2021 - 05:00 WIB
Mengetahui seorang pemimpinnya dijebloskan dalam penjara, seketika itu terjadi eksodus besar besaran para pujangga kenamaan untuk membela Abu Nawas. Mereka kebanyakan menuju Mesir.
Hikmah
Minggu, 30 Januari 2022 - 07:04 WIB
Aparat Raja Sulaiman, termasuk jin Ifrit sanggup memindahkan singgasana Ratu Bilqis, maka Baginda Harun Ar-Rasyid berasumsi bahwa Abu Nawas juga memiliki kedigdayaan yang sama.
Hikmah
Jum'at, 28 Januari 2022 - 09:27 WIB
Korupsi, kolusi, dan nepotisme, juga suap punya tempat yang nyaman di tengah kekuasan. Tak terkecuali di Baghdad, saat Baginda Harun Ar-Rasyid berkuasa.
Hikmah
Kamis, 14 Mei 2020 - 02:47 WIB
Seperti biasa Abu Nawas tidak bisa tidur dan tidak enak makan, la hanya makan sedikit. Sudah dua hari ia meringkuk di dalam penjara. Wajahnya murung.
Hikmah
Jum'at, 01 Mei 2020 - 16:18 WIB
Tidak seperti biasa, hari itu Baginda ingin menyamar menjadi rakyat biasa. Beliau ingin menyaksikan kehidupan di luar istana tanpa sepengetahuan siapa pun.
Hikmah
Rabu, 24 Juni 2020 - 08:32 WIB
Kasus ini jelas ruwet karena pemilik kebun tidak memiliki surat-surat tanda kepemilikan. Cara musyawarah dan mufakat tak bisa putus. Keduanya mengaku itu kebunnya.
Hikmah
Sabtu, 16 Mei 2020 - 03:50 WIB
Titah Baginda kepada Abu Nawas: Ajari lembuku supaya bisa mengaji Al-Quran. Jika lembu itu tidak dapat mengaji, niscaya aku akan menyuruh mereka membunuh kamu.
Hikmah
Sabtu, 11 September 2021 - 18:31 WIB
Kisah Abu Nawas mencari jodoh cukup religius, juga menggelitik. Dibilang religius, karena ia rajin berdoa dalam rangka mendapatkan gadis pujaannya. Menggelitik, karena redaksi doa itu tak lazim.
Hikmah
Minggu, 17 Mei 2020 - 03:40 WIB
Dulu baginda memberi hamba kuahnya, sekarang hamba memberi baginda isinya, ujar Abu Nawas sembari menyebut biaya merahasiakan kejadian ini seratus dinar.
Hikmah
Kamis, 21 Mei 2020 - 03:29 WIB
Setelah semuanya terkumpul, Abu Nawas mohon kepada sultan untuk pergi ke belakang rumah. Ia menggantung sebuah periuk besar pada sebuah pohon, menjerangnya.
Hikmah
Kamis, 02 September 2021 - 19:04 WIB
Abu Nawas menerima tiga orang tamu yang mengajukan pertanyaan kepada Abu Nawas. Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?
Hikmah
Selasa, 16 Juni 2020 - 21:10 WIB
Tentu saja orang ketiga itu tak mau menerima cara menghitung Abu Nawas. Tapi penduduk desa tetap menganggap Abu Nawas memang tak terkalahkan. Abu Nawas memang cerdik.
Hikmah
Selasa, 23 Mei 2023 - 17:21 WIB
Baginda Raja tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menyadari kekeliruan yang telah dilakukan terhadap Abu Nawas dan keluarganya. Dan setelah merasa puas, Abu Nawas mohon diri.
Hikmah
Minggu, 21 Juni 2020 - 08:59 WIB
Si Jahil ini tiba-tiba melontarkan ide kepada Baginda Raja. Ia mengusulkan kapada Baginda, agar acara berburu menjadi seru, bagaimana bila ada semacam lomba.
Hikmah
Jum'at, 29 Mei 2020 - 09:11 WIB
Hai Abu Nawas, mana janjimu? kata Sultan, semua orang ini masing-masing menyerahkan sebutir telur kepadaku, hanya kamu yang tidak, kamu akan dapat hukuman.
Hikmah
Minggu, 16 Juli 2023 - 18:30 WIB
Penyair terkenal zaman Abbasiyah, Abu Nawas pernah bertemu Imam Syafii di Kota Baghdad. Sang Imam menangis ketika membaca Syair Abu Nawas yang dikenal dengan Syair Al-Itiraf.
Hikmah
Minggu, 25 Oktober 2020 - 06:30 WIB
Gentong itu dibawanya ke hadapan hakim. Saat itu juga hakim yang biasanya sok sibuk, langsung tidak sibuk, dan punya waktu untuk membubuhi tanda tangan pada perjanjian Abu Mizan.