Setiap Agama Menuntut Pengorbanan dari Pemeluknya, Bagaimana dengan Islam?
Minggu, 07 Januari 2024 - 11:49 WIB
Prof Quraish Shihab. Foto/Ilustrasi: Ist
Muhammad Quraish Shihab mengatakan biasanya yang paling berharga bagi sesuatu adalah dirinya sendiri. Ini berarti yang paling berharga buat agama adalah agama itu sendiri. Karenanya setiap agama menuntut pengorbanan apa pun dari pemeluknya demi mempertahankan kelestariannya.
"Namun demikian, Islam datang tidak hanya bertujuan mempertahankan eksistensinya sebagai agama, tetapi juga mengakui eksistensi agama-agama lain, dan memberinya hak untuk hidup berdampingan sambil menghormati pemeluk-pemeluk agama lain," tulis Quraish Shihab dalam bukunya berjudul " Wawasan Al-Quran , Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat" (Mizan, 2007).
Baca juga: Makna Ummatan Wasatha Menurut Quraish Shihab
Allah SWT berfirman:
Jangan mencerca yang tidak menyembah Allah (penganut agama lain) ... ( QS Al-An'am [6) : 108).
Tiada paksaan untuk menganut agama (Islam) ( QS Al-Baqarah [2] : 256).
Bagimu agamamu dan bagiku agamaku ( QS Al-Kafirun [109] : 6)
Surat Al-Hajj (22) : 40 menyatakan:
"Seandainya Allah tidak meno1ak keganasan sebagian orang atas sebagian yang lain (tidak mendorong kerja sama antara manusia), niscaya rubuhlah biara-biara, gereja~gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah."
Baca juga: Quraish Shihab: Al-Qur'an Menganjurkan Pembaruan
"Namun demikian, Islam datang tidak hanya bertujuan mempertahankan eksistensinya sebagai agama, tetapi juga mengakui eksistensi agama-agama lain, dan memberinya hak untuk hidup berdampingan sambil menghormati pemeluk-pemeluk agama lain," tulis Quraish Shihab dalam bukunya berjudul " Wawasan Al-Quran , Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat" (Mizan, 2007).
Baca juga: Makna Ummatan Wasatha Menurut Quraish Shihab
Allah SWT berfirman:
Jangan mencerca yang tidak menyembah Allah (penganut agama lain) ... ( QS Al-An'am [6) : 108).
Tiada paksaan untuk menganut agama (Islam) ( QS Al-Baqarah [2] : 256).
Bagimu agamamu dan bagiku agamaku ( QS Al-Kafirun [109] : 6)
Surat Al-Hajj (22) : 40 menyatakan:
"Seandainya Allah tidak meno1ak keganasan sebagian orang atas sebagian yang lain (tidak mendorong kerja sama antara manusia), niscaya rubuhlah biara-biara, gereja~gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah."
Baca juga: Quraish Shihab: Al-Qur'an Menganjurkan Pembaruan
Lihat Juga :