Sunan Kalijaga (5): Mubaligh yang Seniman dan Budayawan

Kamis, 17 Desember 2020 - 09:38 WIB
Poster Sunan Kalijaga/Foto/Ilustrasi/Shopee
JASA Sunan Kalijaga sangat sukar dihitung karena banyaknya. Beliau dikenal sebagai mubaligh, pakar seni, budayawan, ahli filsafat, dalang, pencipta wayang kuli sebagainya. (Baca juga: Sunan Kalijaga (4): Dari Pakaian Takwa Sampai Suluk Linglung )

Lawrens Rasyidi dalam bukunya berjudul Kisah dan Ajaran Wali Sanga menyebutkan Sunan Kalijaga dikenal sebagai ulama besar, seorang Wali yang memiliki karisma tersendiri di antara wali-wali lainnya. Dan paling terkenal di kalangan atas maupun dari kalangan bawah. Hal itu disebabkan Sunan Kalijaga suka berkeliling dalam berdakwah , sehingga beliau juga dikenal sebagai Syekh Malaya yaitu mubaligh yang menyiarkan agama Islam

sambil mengembara.

Sementara Wali lainnya mendirikan pesantren atau pedepokan untuk mengajar murid-muridnya.

Caranya berdakwah sangat luwes, rakyat Jawa yang pada waktu itu masih banyak menganut kepercayaan lama tidak ditentang adat istiadatnya. Beliau dekati rakyat yang masih awam itu dengan cara halus, bahkan dalam berpakaian beliau tidak memakai jubah sehingga rakyat tidak merasa segan dan mau menerima kedatangannya dengan senang hati. (Baca juga: Raden Said, Mengguncang Istana dengan Bacaan Al-Qur'an )

Menurut Lawrens Rasyidi, pakaian yang dikenakan Sunan Kalijaga sehari-hari adalah pakaian adat Jawa yang desainnya disempurnakan sendiri secara Islami. Adat istiadat rakyat, yang dalam pandangan Kaum Putihan dianggap bid’ah tidal langsung ditentang olehnya selaku pemimpin kaum abangan.

Pendiriannya adalah rakyat dibuat senang dulu, direbut simpatinya sehingga mau menerima agama Islam, mau mendekat pada para Wali. Sesudah itu barulah mereka diberi pengertian tentang Islam yang sesungguhnya dan dianjurkan membuang adat yang bertentangan dengan agama Islam.

Kesenian rakyat baik yang berupa gamelan, gending, tembang-tembang, dan wayang dimanfaatkan sebesar-besarnya sebagai alat dakwah. Dan ini ternyata membawa keberhasilan yang gemilang, hampir seluruh rakyat Jawa pada waktu itu dapat menerima ajakan Sunan Kalijaga untuk mengenal Islam. (Baca juga: Takluknya Brandal Lokajaya kepada Sunan Bonang )

Ahli Budaya

Sunan Kalijaga juga sebagai ahli budaya. Gelar tersebut tidak berlebihan karena beliaulah yang pertama kali menciptakan seni pakaian, seni suara, seni ukir, seni gamelan, wayang kulit, bedug di mesjid, Gerebeg Maulud, seni Tata Kota dan lain-lain.

Beliau yang pertama kali menciptakan baju takwa. Baju takwa ini pada akhirnya disempurnaka oleh Sultan Agung dengan dester nyamping dan keris serta rangkaian lainnya. Baju ini masih banyak di pakai oleh masyarakat Jawa, setidaknya pada upacara pengantin.

Di bidang seni suara, Sunan Kalijaga adalah yang pertama kali menciptakan tembang Dandang Gula dan Dandang Gula Semarangan.

Sedangkan di bidang seni ukir, beliau pencipta seni ukir bermotif dedaunan, bentuk gayor atau alat menggantungkan gamelan dan bentuk ornamentik lainnya yang sekarang dianggap seni ukir Nasional. (Baca juga: Putra Adipati Itu Perampok yang Rajin Membaca Al-Qur'an )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!