Begini Cara Sultan Muhammad Al-Fatih Memuliakan Ulama
Selasa, 21 Juli 2020 - 15:44 WIB
loading...
A
A
A
Sultan sendiri ikut terlibat dalam diskusi-diskusi hangat itu dan mendorong para ulama dengan memberikan hadiah dan santunan uang yang cukup banyak.
Pendidikan
Sultan Muhammad Al-Fatih dikenal sebagai seorang pemimpin yang mencintai ilmu dan ulama. Dia memberi perhatian besar kepada sekolah dan akademi-akademi di seluruh wilayah kekuasaan Utsmani . (Baca juga: Ketika Sultan Muhammad Al-Fatih Ubah Daratan Menjadi Lautan )
Sultan Orkhan 1 pernah membangun satu sekolah ideal pada masa pemerintahannya, yang kemudian menjadi trend sekolah para Sultan setelahnya. Sekolah-sekolah itu menyebar di Bursah dan Adrianopel serta di tempat-tempat lainnya.
Sultan Muhammad Al-Fatih telah melampaui prestasi kakek-kakeknya dalam hal ini. Dia mengerahkan segenap daya-upaya untuk menyebarkan ilmu pengetahuan, membangun madrasah, serta akademi-akademi.
Baca juga: Sujud Syukur Dunia Islam Sambut Kemenangan Al-Fatih, Hagia Sophia Jadi Masjid
Dia memasukkan beberapa perubahan dalam sistem pengajaran, mengawasi perubahan kurikulum, serta berusaha mengembangkan model-model pendidikan. Sultan berkeinginan kuat menyebarkan sekolah-sekolah dan akademi-akademi itu ke semua kota besar, kota kecil, sampai ke desa-desa terpencil. Untuk itu dia mewakafkan hartanya dalam jumlah besar.
Dia mengorganisir sekolah-sekolah, mengaturnya dalam jenjang dan tingkatan, menuntut penyusunan kurikulum, serta menentukan ilmu-ilmu yang diajarkan di setiap level. Selain itu juga disusun sistem ujian untuk semua siswa.
Baca juga: Al-Fatih Kirim Hadiah dan Surat kepada Penguasa Makkah, Begini Isinya
Seorang siswa tidak berhak naik kelas, kecuali setelah benar-benar menguasai ilmu di kelas sebelumnya dan lulus dalam ujian. Dia selalu memonitor masalah ini dan membimbingnya.
Tidak jarang pula, dia menghadiri ujian para siswa dan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah, dari waktu ke waktu. Dia tidak segag-segan untuk mendengarkan apa yang diajarkan guru-guru.
Pendidikan
Sultan Muhammad Al-Fatih dikenal sebagai seorang pemimpin yang mencintai ilmu dan ulama. Dia memberi perhatian besar kepada sekolah dan akademi-akademi di seluruh wilayah kekuasaan Utsmani . (Baca juga: Ketika Sultan Muhammad Al-Fatih Ubah Daratan Menjadi Lautan )
Sultan Orkhan 1 pernah membangun satu sekolah ideal pada masa pemerintahannya, yang kemudian menjadi trend sekolah para Sultan setelahnya. Sekolah-sekolah itu menyebar di Bursah dan Adrianopel serta di tempat-tempat lainnya.
Sultan Muhammad Al-Fatih telah melampaui prestasi kakek-kakeknya dalam hal ini. Dia mengerahkan segenap daya-upaya untuk menyebarkan ilmu pengetahuan, membangun madrasah, serta akademi-akademi.
Baca juga: Sujud Syukur Dunia Islam Sambut Kemenangan Al-Fatih, Hagia Sophia Jadi Masjid
Dia memasukkan beberapa perubahan dalam sistem pengajaran, mengawasi perubahan kurikulum, serta berusaha mengembangkan model-model pendidikan. Sultan berkeinginan kuat menyebarkan sekolah-sekolah dan akademi-akademi itu ke semua kota besar, kota kecil, sampai ke desa-desa terpencil. Untuk itu dia mewakafkan hartanya dalam jumlah besar.
Dia mengorganisir sekolah-sekolah, mengaturnya dalam jenjang dan tingkatan, menuntut penyusunan kurikulum, serta menentukan ilmu-ilmu yang diajarkan di setiap level. Selain itu juga disusun sistem ujian untuk semua siswa.
Baca juga: Al-Fatih Kirim Hadiah dan Surat kepada Penguasa Makkah, Begini Isinya
Seorang siswa tidak berhak naik kelas, kecuali setelah benar-benar menguasai ilmu di kelas sebelumnya dan lulus dalam ujian. Dia selalu memonitor masalah ini dan membimbingnya.
Tidak jarang pula, dia menghadiri ujian para siswa dan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah, dari waktu ke waktu. Dia tidak segag-segan untuk mendengarkan apa yang diajarkan guru-guru.
Lihat Juga :