Jelang Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah

Bumi Utsmani Jadi Pintu Pertama dan Pondasi Gerakan Yahudi Internasional

loading...
Bumi Utsmani Jadi Pintu Pertama dan Pondasi Gerakan Yahudi Internasional
Sultan Abdul Hamid II dalam serial film Payitaht. Foto/ilustrasi/Ist
KONFLIK yang terjadi antara Sultan Abdul Hamid II dan orang-orang Yahudi, merupakan peristiwa paling penting dalam perjalanan sejarah Khilafah Utsmaniyah. Menjelaskan hal ini, Prof Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah mencoba menarik jauh ke belakang terkait permusuhan laten kaum Yahudi terhadap Islam dan akar-akarnya: yakni sejak munculnya Islam pertama kali.

Baca juga: Kisah Heroik Sultan Abdul Hamid II Menghadapi Konspirasi Barat

Sejak kemenangan Islam dan sejak kaum Yahudi diusir dari Madinah, akibat pengkhianatan mereka yang berulang-ulang dan permusuhan mereka yang terus menerus. Kemudian mereka diusir dari seluruh Jazirah Arabia pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab, saat melakukan tipu daya padanya. Sebagian dari mereka berpura-pura memeluk Islam, namun sebenarnya mereka sedang menabur racun di tubuh umat Islam dalam perjalanan sejarah yang panjang.

Ash-Shalabi menganggap apa yang dilakukan oleh Abdullah bin Saba’, orang-orang Qaramithah, Hasyasyun, dan Rawandiyah, serta gerakan-gerakan yang merusak lainnya yang muncul di dalam sejarah kaum muslimin, adalah contoh yang bisa kita lihat dengan nyata.



Gadis Rusia
Kisah ini dimulai tatkala orang-orang Tartar yang berkuasa di negeri Qaram menghadiahkan seorang gadis Rusia-Yahudi yang mereka tawan pada suatu peperangan kepada Sultan Sulaiman Al-Qanuni pada abad kelima belas Masehi.

Ash-Shalabi menceritakan Sultan Sulaiman menikahinya. Dari pernikahan dengan gadis ini, Sultan dikarunai seorang putri. Tatkala puterinya ini besar, ibunya yang beragama Yahudi ini mengawinkan sang putri dengan “anak temuan” Kroasia yang bernama Rustam Pasya. Dengan tipu dayanya pula, dia berhasil membunuh Perdana Menteri Ibrahim Pasya.

Baca juga: Proyek Kereta Cepat dan Awal Penghancuran Khilafah Utsmaniyah



Kemudian diangkatlah menantunya sebagai penggantinya. Lebih jauh lagi, dia melakukan konspirasi yang lain, hingga akhimya dia mampu menyingkirkan putra mahkota Mushthafa bin Sultan Sulaiman Al-Qanuni. Anak Sultan dari istri pertamanya, dan menggantinya dengan anaknya sendiri yang bernama Salim ll sebagai putra mahkota.
halaman ke-1 dari 7
cover top ayah
اِنۡ يَّشَاۡ يُذۡهِبۡكُمۡ اَيُّهَا النَّاسُ وَيَاۡتِ بِاٰخَرِيۡنَ‌ؕ وَكَانَ اللّٰهُ عَلٰى ذٰلِكَ قَدِيۡرًا‏
Kalau Allah menghendaki, niscaya dimusnahkan-Nya kamu semua wahai manusia! Kemudian Dia datangkan (umat) yang lain (sebagai penggantimu). Dan Allah Mahakuasa berbuat demikian.

(QS. An-Nisa:133)
cover bottom ayah
preload video