Bumi Utsmani Jadi Pintu Pertama dan Pondasi Gerakan Yahudi Internasional

Rabu, 29 Juli 2020 - 05:00 WIB
loading...
Bumi Utsmani Jadi Pintu...
Sultan Abdul Hamid II dalam serial film Payitaht. Foto/ilustrasi/Ist
A A A
KONFLIK yang terjadi antara Sultan Abdul Hamid II dan orang-orang Yahudi , merupakan peristiwa paling penting dalam perjalanan sejarah Khilafah Utsmaniyah . Menjelaskan hal ini, Prof Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah mencoba menarik jauh ke belakang terkait permusuhan laten kaum Yahudi terhadap Islam dan akar-akarnya: yakni sejak munculnya Islam pertama kali.

Baca juga: Kisah Heroik Sultan Abdul Hamid II Menghadapi Konspirasi Barat

Sejak kemenangan Islam dan sejak kaum Yahudi diusir dari Madinah , akibat pengkhianatan mereka yang berulang-ulang dan permusuhan mereka yang terus menerus. Kemudian mereka diusir dari seluruh Jazirah Arabia pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab , saat melakukan tipu daya padanya. Sebagian dari mereka berpura-pura memeluk Islam, namun sebenarnya mereka sedang menabur racun di tubuh umat Islam dalam perjalanan sejarah yang panjang.

Ash-Shalabi menganggap apa yang dilakukan oleh Abdullah bin Saba’, orang-orang Qaramithah, Hasyasyun, dan Rawandiyah, serta gerakan-gerakan yang merusak lainnya yang muncul di dalam sejarah kaum muslimin, adalah contoh yang bisa kita lihat dengan nyata.

Gadis Rusia
Kisah ini dimulai tatkala orang-orang Tartar yang berkuasa di negeri Qaram menghadiahkan seorang gadis Rusia-Yahudi yang mereka tawan pada suatu peperangan kepada Sultan Sulaiman Al-Qanuni pada abad kelima belas Masehi.

Ash-Shalabi menceritakan Sultan Sulaiman menikahinya. Dari pernikahan dengan gadis ini, Sultan dikarunai seorang putri. Tatkala puterinya ini besar, ibunya yang beragama Yahudi ini mengawinkan sang putri dengan “anak temuan” Kroasia yang bernama Rustam Pasya. Dengan tipu dayanya pula, dia berhasil membunuh Perdana Menteri Ibrahim Pasya.

Baca juga: Proyek Kereta Cepat dan Awal Penghancuran Khilafah Utsmaniyah

Kemudian diangkatlah menantunya sebagai penggantinya. Lebih jauh lagi, dia melakukan konspirasi yang lain, hingga akhimya dia mampu menyingkirkan putra mahkota Mushthafa bin Sultan Sulaiman Al-Qanuni. Anak Sultan dari istri pertamanya, dan menggantinya dengan anaknya sendiri yang bernama Salim ll sebagai putra mahkota.

Pada masa itu, orang-orang Yahudi mengalami tekanan di berbagai tempat, baik di Andalusia maupun di Rusia. Mereka banyak diusir dan melarikan diri karena takut akan adanya proses inkusisi. Maka orang-orang Yahudi itu pergi menghadap Sultan dan meminta ijin padanya untuk hijrah dan menetap di dalam wilayah Utsmani. Akhimya mereka pun menetap di lzmir, wilayah Adrianapel, Kota Bursah, dan kawasan-kawasan Utara dan Barat Anatolia.

Ash-Shalabi menuturkan, tatkala mereka berada di bawah pemerintahan Utsmani, maka diterapkanlah syariah Islam di mana mereka menikmati keindahan syariah Islam itu dan mendapatkan kebebasan luas.

Baca juga: Usaha Arabisasi Pemerintahan Utsmani yang Mengundang Pertentangan

Pada realitasnya orang-orang Yahudi Spanyol bukan hanya mendapatkan perlindungan di dalam pemerintahan Utsmani, namun mereka mendapatkan pula kesejahteraan dan kemerdekaan sempuma. Mereka mendapatkan posisi-posisi yang sangat sensitif di dalam pemerintahan Utsmani, seperti yang dialami oleh John Joesef Nasi dan orang-orang Yahudi Spanyol yang lain-lain memperoleh kemerdekaan.

Sedangkan kepala pendeta memiliki hak penuh untuk mengurus semua urusan yang berhubungan dengan masalah-masalah keagamaan dan hak-hak sipil. Semua surat keputusan yang ditetapkan olehnya akan mendapatkan legitimasi dari pemerintah Utsmani, bahkan sering berubah menjadi hukum khusus untuk kalangan Yahudi.

Ash-Shalabi menceritakan Ali Pasya, menteri luar negeri Utsmani yang belakangan menjadi Perdana Menteri, saat melakukan kunjungan resmi ke negeri-negeri Eropa dan negeri-negeri Kristen pada tahun 1865 M diikuti oleh sejumlah besar orang-orang Yahudi.

Mereka menikmati beberapa kekhususan dan perlindungan sesuai dengan undang-undang pemerintahan Utsmani. Mereka mendapatkan rasa damai, keamanan; dan kemerdekaan eksistensi di dalam pemerintahan Utsmani.“

Baca juga: Ada Duka dan Ada Pesta Saat Sultan Muhammad Al-Fatih Wafat

Yahudi Dunamah
Ash-Shalabi menjelaskan ada beragam pemahaman tentang Dunamah. Sebab kata itu dilihat dari segi bahasa diambil dari bahasa Turki “Dunamak” yang berarti kembali, balik atau pemurtadan.

Sedangkan pemahamannya dari sisi sosial ia berarti yang murtad, atau yang plin-plan. Sedangkan dari sisi agama ia berarti madzhab baru yang didirikan oleh pendeta Syabtay Zivi.

Sedangkan maknanya secara politis berarti, Yahudi-Muslim yang memiliki eksistensi sendiri secara khusus.

Baca juga: Sultan Abdul Hamid: “Tangan-Tangan Asing Menggerayang Dalam Hati Kita

Makna Dunamah memiliki makna khusus hanya bagi Yahudi yang hidup di negeri-negeri Islam, khususnya di kawasan Salanika sejak abad ketujuh belas. Pemerintahan Utsmani memberikan nama Dunamah pada orang-orang Yahudi, dengan tujuan untuk menjelaskan kembalinya seseorang dari agama Yahudi ke Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masjid Hagia Sophia...
Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni,...
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni, Sultan ke-10 Daulah Turki Utsmani
Kisah Muhammad Al-Fatih...
Kisah Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk: Masa Kejayaan Turki Utsmani
Terbentuknya Daulah...
Terbentuknya Daulah Utsmaniyah: Pada Mulanya Mengabdi ke Turki Seljuk
Kisah Turki Utsmani...
Kisah Turki Utsmani Menaklukkan Kesultanan Mamalik Mesir
Kisah Ottoman Membuat...
Kisah Ottoman Membuat Eropa Tak Berdaya: Pasar Rempah-Rempah Dikuasai Umat Islam
Rekomendasi
WHO Bantah Rumor soal...
WHO Bantah Rumor soal Vaksin Akibatkan Autisme
Rahasia Tokoh Kontroversial,...
Rahasia Tokoh Kontroversial, Saddam Novelis, Fidel Castro Bandar Narkoba?
Cuaca Ekstrem, Hujan...
Cuaca Ekstrem, Hujan Deras Melanda Wilayah Makkah
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Lacak Kehidupan Lain,...
Lacak Kehidupan Lain, Ilmuwan Kaget Temukan Kembaran Bumi dan Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved