Apa yang Dimaksud Ilmu Syar’i? Begini Penjelasan Syaikh Al-Utsaimin
Senin, 04 September 2023 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
أَنْتُمْ أَعْلَمُ بِشُؤُوْنِ دُنْيَاكُمْ
“Kalian lebih mengetahui tentang urusan dunia kalian”. (HR Muslim )
Menurut Al-Utsaimin, seandainya hal ini termasuk ilmu yang terpuji, maka pasti Rasulullah SAW adalah orang yang paling mengetahui tentangnya, karena orang yang terpuji dengan ilmu dan amalnya adalah Nabi SAW.
Jika demikian, kata Al-Utsaimin, maka ilmu syar’i adalah ilmu yang di dalamnya terkandung pujian dan sanjungan bagi para pemiliknya. "Akan tetapi meskipun demikian saya tidak mengingkari bahwa ilmu lainnya pun mengandung faedah, namun faedah ini memiliki dua batasan," katanya.
"Jika dia bisa membantu dalam melaksanakan kataatan kepada Allah dan membela agama-Nya serta bermanfaat bagi manusia, maka ilmu itu merupakan ilmu yang baik dan maslahat," tambahnya.
Baca juga: Seputar Iktikaf Menurut Al-Utsaimin, Bolehkah Menerima Telepon?
Menurutnya lagi, terkadang hal itu menjadi wajib dalam kondisi tertentu jika hal itu termasuk dalam firman Allah:
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ
“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan ada saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat…” ( QS Al-Anfal : 60)
Banyak ulama yang menerangkan bahwa (hukum) mempelajari teknologi termasuk fardhu kifayah, hal itu disebabkan karena manusia pasti mempunyai peralatan memasak, minum dan selainnya yang bermanfaat bagi mereka. Apabila tidak ada orang yang menggarap industri di bidang ini maka mempelajarinya menjadi fardu kifayah. Ini adalah masalah yang diperdebatkan oleh para ulama.
Baca juga: Inilah Wasiat Syaikh Al Utsaimin untuk Perempuan Muslimah
(mhy)
Lihat Juga :