7 Solusi untuk Konflik Israel dan Palestina

Rabu, 11 Oktober 2023 - 20:14 WIB
loading...
7 Solusi untuk Konflik...
Pembunuhan rakyat sipil baik di pihak Palestina maupun Israel harus dikecam. Foto/ist
A A A
Imam Shamsi Ali
Direktur Jamaica Muslim Center,
Presiden Nusantara Foundation USA

Pada hari terakhir hari besar Yahudi yang disebut Sukkot, atau hari bergembira dengan berakhirnya ketersesatan 40 tahun di padang pasir (يتيهون في الارض اربعين سنة) berbalik 180% dengan apa yang banyak disebut sebagai serangan kejutan pejuang (surprise attack) Hamas di sebuah perbatasan Gaza dan salah satu daerah pendudukan (settlement) Israel di tanah Palestina.

Konon kabarnya serangan ini adalah serangan terbesar sejak peperangan Yum Kippur yang juga terjadi pada Bulan Oktober 1973 lalu. Peperangan kali ini juga terjadi hanya beberapa hari berselang setelah perayaan tahun baru Yahudi yang disebut Yum Kippur itu. Ratusan warga Yahudi Israel tewas dan puluhan lainnya ditangkap dan dibawa ke Kota Gaza oleh para militan Hamas.

Perdana Menteri Benjamin Natanyahu segera mengumumkan jika negaranya dalam keadaan perang (state of war). Tentu bagi Natanyahu peristiwa ini bagaikan telur di ujung tanduk. Pemerintah dianggap gagal total secara Intelijen mengantisipasi penetrasi pejuang Hamas ke tanah yang diduduki Israel itu. Serangan balasan pun dilakukan secara masif, menewaskan juga ratusan warga Palestina di Gaza.

Sementara itu semua pemerintahan negara-negara Barat, termasuk Amerika segera melemparkan kutukan dengan nyanyian lama yang sama: "serangan teroris" Hamas ke negara sekutu mereka. Hampir semua media dan politisi di negara Barat menyebutkan ini sebagai serangan teroris. Seolah menguatkan kembali stempel Hamas sebagai organisasi teroris.

Di sisi lain, dunia Islam juga ikut bersuara. Walaupun suara-suara itu hanya terdengar sayap-sayup, yang nampak diselimuti rasa was-was dan kekhawatiran. Barangkali yang terbuka dalam pernyataan hanya Qatar, Turki dan Malaysia (juga Iran) yang dengan suara lantang mengutuk serangan Israel ke Gaza.

Saya tidak tertarik lagi mengutip hal-hal yang terlalu terbuka di berbagai media, baik media mainstream maupun media sosial. Yang ingjn saya bahas adalah kira-kira langkah apa yang harus diambil untuk menyelesaikan konflik ini. Namun saya ingin pastikan juga bahwa pembunuhan rakyat sipil, baik di pihak Palestina maupun Israel harus dikecam. Nyawa manusia semua sama tanpa pandang bulu kebangsaan, ras atau etnis, bahkan agam sekalipun.

Selain itu saja kita memakai hati nurani dan akal sehat dalam melihat peristiwa ini tentu akan dipahami bahwa salah satu akar penyebabnya adalah isu kehormatan dan harga diri Palestina yang selama ini terinjak-injak. Membela kehormatan dan harga diri (dignity) bagi manusia yang bermartabat adalah kewajiban suci.

Berikut beberapa hal mendasar yang harus diperhatikan untuk menyelesaikan konflik ini:

1. Memahami Akar Permasalahan yang Ada
Isu Palestina-Israel sesungguhnya konflik antar dua bangsa (apalagi negara). Melainkan isu penjajah dan terjajah. Maka akar permasalahan sesungguhnya adalah "penjajahan" kepada bangsa Palestina oleh Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Haim Bresheeth,...
Kisah Haim Bresheeth, Saksi Hidup Holocaust yang Bela Palestina
5 Hal tentang Kenaikan...
5 Hal tentang Kenaikan Harga Bahan Pokok di Palestina, Israel Mengontrol Keuangan sebagai Hukuman
Israel Klaim Rumah Sakit...
Israel Klaim Rumah Sakit Al-Aqsa Tempat Komando Hamas, Peperangan di Wilayah Sipil Meningkat
5 Hal Penting tentang...
5 Hal Penting tentang Ancaman Netanyahu ke Lebanon, Ancam Lebanon seperti Kehancuran Gaza
5 Fakta Penyerangan...
5 Fakta Penyerangan Israel Terhadap Pasukan TNI Bertugas di PBB, 2 Orang Terluka Akibat dari Konfrontasi Tersebut
Netanyahu Terus Lanjutkan...
Netanyahu Terus Lanjutkan Operasi Militer, Ratusan Tentara Israel di Gaza Menolak
Rekomendasi
Menilik Sejarah Payung...
Menilik Sejarah Payung dari Masa ke Masa
Fauna Mesir Kuno: Keajaiban...
Fauna Mesir Kuno: Keajaiban Alam yang Terabadikan dalam Sejarah
Abd-al Rahman al-Sufi,...
Abd-al Rahman al-Sufi, Astronom Muslim yang Mengindentifikasi 100 Bintang Baru
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Simulasi Kehidupan Mars,...
Simulasi Kehidupan Mars, Austria dan Israel Kirim 6 Ilmuwan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved