Zionis Dalang di Balik Kehancuran Khilafah Utsmani
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 10:45 WIB
loading...
Sultan Abdul Hamid II dalam film Payitath. Ilustrasi: YouTube
A
A
A
Bernard Lewis (1916 – 2018), sejarawan Yahudi Inggris-Amerika yang menjabat sebagai Profesor Kehormatan bidang Timur Tengah di Universitas Princeton, mengatakan orang-orang Freemasonry dan Yahudi telah melakukan kerja sama rahasia untuk menjungkalkan Sultan Abdul Hamid II . Itu karena ia adalah orang yang paling keras menentang orang-orang Yahudi dan menolak untuk memberikan sejengkal tanah pun dari wilayah Palestina kepada orang-orang Yahudi.
Hal yang sama juga dikatakan Arbakan sang mujahid besar pemimpin Partai Refah di Turki. ”Gerakan Freemasonry telah berusaha dengan usaha sangat keras untuk menurunkan Sultan Abdul Hamid II. Mereka berhasil dalam usahanya."
Organisasi Freemasonry yang pertama kali dibuka di Turki dilakukan oleh Emanuel Qurushu seorang Yahudi. Menurut Arbakan, beberapa perwira Ottoman di Salonika bergabung dalam organisasi ini.
Baca juga: Kisah Zionis Menekan Sultan Ottoman untuk Menguasai Bumi Palestina
Selanjutnya, Fauzi Thughai, dalam sebuah makalah yang dipublikasikan di surat kabar Buyuk Dhughu yang terbit di Turki pada tanggal 2 Mei 1947 edisi 61 Muharram, berjudul; Palestina dan Masalah Yahudi", mengatakan, Sultan Abdul Hamid mencegah keinginan Yahudi untuk merealisasikan tujuan orang-orang Yahudi untuk mendirikan negara Yahudi di Palestina. “Tindakan ini harus menelan biaya yang sangat mahal dengan akibat disingkirkannya dari singgasana kekuasaan,” tulisnya.
Bahkan, kata Fauzi Thughai, inilah yang kemudian mengakibatkan kehancuran khilafah Utsmani secara keseluruhan.
Walaupun sebenarnya dia mengetahui dalam sebuah studinya tentang peran Yahudi dalam penghancuran pemerintahan Utsmani bahwa orang-orang Yahudi itu memiliki kekuatan yang demikian besar yang bisa membuat mereka sukses dalam melakukan sebuah aksi yang sangat teratur. "Harta kekayaan ada di tangan mereka, hubungan bisnis internasional juga ada di tangan mereka. Sebagaimana mereka juga menguasai media Eropa dan gerakan Freemasonry."
Penekan Israel
Prof Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam bukunya berjudul "Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah" menulis, setelah Sultan Abdul Hamid ll disingkirkan dari pemerintahan, media-media Yahudi yang berada di Salonika menyatakan kegembiraan mereka dari tekanan “Penekan Israel” sebagaimana yang dituliskan oleh media-media tersebut.
Baca juga: Jejak Zionis di Ottoman: Bermula dari Gadis Yahudi Roxelana
Hal yang sama juga dikatakan Arbakan sang mujahid besar pemimpin Partai Refah di Turki. ”Gerakan Freemasonry telah berusaha dengan usaha sangat keras untuk menurunkan Sultan Abdul Hamid II. Mereka berhasil dalam usahanya."
Organisasi Freemasonry yang pertama kali dibuka di Turki dilakukan oleh Emanuel Qurushu seorang Yahudi. Menurut Arbakan, beberapa perwira Ottoman di Salonika bergabung dalam organisasi ini.
Baca juga: Kisah Zionis Menekan Sultan Ottoman untuk Menguasai Bumi Palestina
Selanjutnya, Fauzi Thughai, dalam sebuah makalah yang dipublikasikan di surat kabar Buyuk Dhughu yang terbit di Turki pada tanggal 2 Mei 1947 edisi 61 Muharram, berjudul; Palestina dan Masalah Yahudi", mengatakan, Sultan Abdul Hamid mencegah keinginan Yahudi untuk merealisasikan tujuan orang-orang Yahudi untuk mendirikan negara Yahudi di Palestina. “Tindakan ini harus menelan biaya yang sangat mahal dengan akibat disingkirkannya dari singgasana kekuasaan,” tulisnya.
Bahkan, kata Fauzi Thughai, inilah yang kemudian mengakibatkan kehancuran khilafah Utsmani secara keseluruhan.
Walaupun sebenarnya dia mengetahui dalam sebuah studinya tentang peran Yahudi dalam penghancuran pemerintahan Utsmani bahwa orang-orang Yahudi itu memiliki kekuatan yang demikian besar yang bisa membuat mereka sukses dalam melakukan sebuah aksi yang sangat teratur. "Harta kekayaan ada di tangan mereka, hubungan bisnis internasional juga ada di tangan mereka. Sebagaimana mereka juga menguasai media Eropa dan gerakan Freemasonry."
Penekan Israel
Prof Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam bukunya berjudul "Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah" menulis, setelah Sultan Abdul Hamid ll disingkirkan dari pemerintahan, media-media Yahudi yang berada di Salonika menyatakan kegembiraan mereka dari tekanan “Penekan Israel” sebagaimana yang dituliskan oleh media-media tersebut.
Baca juga: Jejak Zionis di Ottoman: Bermula dari Gadis Yahudi Roxelana
Lihat Juga :