Resolusi Jihad KH. Hasyim Asyari, Fardhu Ain Perangi Penjajah dalam Radius 94 KM

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 15:56 WIB
loading...
Resolusi Jihad KH. Hasyim...
Istilah ‘Resolusi Jihad’ memiliki makna menarik dalam sejarah bangsa Indonesia, karena gerakan ini dulunya diserukan oleh K.H. Hasyim Asyari, pendiri NU (Nahdatul Ulama). Foto ilustrasi/ist
A A A
Istilah ‘ Resolusi Jihad ’ memiliki makna menarik dalam sejarah bangsa Indonesia. Melihat ke belakang, gerakan tersebut dulunya diserukan oleh KH. Hasyim Asyari .

Pasca mendeklarasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, perjuangan bangsa Indonesia ternyata belum selesai. Beberapa waktu usai proklamasi kemerdekaan, Belanda masih berniat kembali untuk mengulang hegemoninya.

Memiliki kenangan pahit dalam riwayat pendudukan penjajah, berbagai elemen masyarakat mulai mempersiapkan langkah-langkah strategis guna mempertahankan kemerdekaan. Dari sekian banyak, hal ini juga dilakukan kelompok Islam termasuk kalangan santri.

Resolusi Jihad KH. Hasyim Asyari

Keutuhan bangsa Indonesia masih tetap terancam meski sudah mendeklarasikan kemerdekaan. Menanggapi ancaman yang muncul, KH. Hasyim Asyari yang kala itu menjadi salah satu ulama besar turut memberikan sikap dengan mengeluarkan fatwa ‘Resolusi Jihad’.

Mengutip informasi dari laman Kemenag, Sabtu (21/10/2023), keluarnya istilah ‘Resolusi Jihad’ tak terlepas dari pertanyaan yang sempat disampaikan Presiden Soekarno terhadap KH. Hasyim Asyari. Jadi, sebelumnya Bung Karno bertanya terkait hukum membela negara.

Menanggapi pertanyaan dari Bung Karno, Hasyim Asyari mengumpulkan seluruh Kiai se-Jawa dan Madura pada 21 Oktober 1945. Agenda tersebut bertujuan membahas perkara yang sempat ditanyakan Presiden Soekarno terkait hukum bela negara.

Pertemuan pun berlangsung atas arahan dari K.H. Hasyim Asyari. Pada kesepakatan rapat yang dipimpin oleh KH. Wahab Hasbullah, terdapat salah satu keputusan penting pada 22 Oktober 1945.

Dibacakan langsung oleh K.H. Hasyim Asyari, keputusan tersebut kemudian dikenal luas dengan sebutan Resolusi Jihad. Satu poin penting dari keputusan itu adalah kewajiban membela negara dari penjajah.

Jadi, hukum membela Tanah Air adalah kewajiban setiap individu (fardhu ain), khususnya bagi umat Islam di Indonesia. Selain itu, ditegaskan juga bahwa umat Muslim yang berada di radius 94 kilometer dari pertempuran wajib ikut berperang melawan penjajah.

Seruan Resolusi Jihad ini lantas menginspirasi para pejuang dan kalangan santri. Dalam hal ini, termasuk juga Bung Tomo yang nantinya mengobarkan semangat arek-arek Surabaya dalam menghadapi pertempuran 10 November 1945.

Di kemudian hari, waktu keluarnya Resolusi Jihad ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional. Penetapan ini berlaku sejak 2015 dan mulai diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Adapun dasar penetapan Hari Santri Nasional diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015.

Demikian ulasan mengenai riwayat Resolusi Jihad dari K.H Hasyim Asyari yang menjadi cikal bakal ditetapkannya Hari Santri Nasional.

Baca juga: KH Hasyim Asy'ari: Perbedaan dalam Furu' Sudah Terjadi Sejak Era Sahabat Nabi SAW

Wallahu a’lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Peluncuran Buku Jihad...
Peluncuran Buku Jihad Santri Merawat Bumi: 10 Kisah Inspiratif Pengelolaan Sampah di Pesantren
Bagaimana Bentuk Jihad...
Bagaimana Bentuk Jihad Wanita Masa Kini? Simak Penjelasannya di Sini!
Fatwa Ulama Internasional:...
Fatwa Ulama Internasional: Wajib Jihad Melawan Israel sebagai Bentuk Dukungan dan Solidaritas
Apa Arti Syuhada dan...
Apa Arti Syuhada dan Bagaimana Dalil tentang Kematian Ini?
Ahmadiyah: Kisah Mirza...
Ahmadiyah: Kisah Mirza Ghulam Ahmad Melarang Muslim Jihad Melawan Penjajah Inggris
Keutamaan Berjihad dengan...
Keutamaan Berjihad dengan Harta, Ini Alasannya!
Rekomendasi
Bangsa Mesir Kuno Percaya...
Bangsa Mesir Kuno Percaya Bima Sakti Jalan Menuju Surga
Ilmuwan Temukan Patrick...
Ilmuwan Temukan Patrick Bintang Laut Pantat Besar di Argentina
Mengapa Ikan Kiamat...
Mengapa Ikan Kiamat Dikaitkan dengan Bencana Alam, Ini Jawaban Ilmiahnya
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved