Genosida Israel, Warga Gaza Frustrasi: Seluruh Dunia Menyetujui Pemusnahan Kami

Sabtu, 27 Januari 2024 - 08:29 WIB
loading...
Genosida Israel, Warga...
Hassan Khalil, 40, dan istrinya yang sedang hamil, Tahrir, 35, mengatakan mereka hidup dalam ‘kondisi tragis’ dengan kelima anak mereka (Abdelhakim Abu Riash/Al Jazeera)
A A A
Warga Palestina di Gaza mengatakan mereka sangat terpukul dengan keputusan Mahkamah Internasional (ICJ). Mahkamah tidak memerintahkan Israel menghentikan pemboman dan invasi darat selama hampir empat bulan di jalur tersebut. Afrika Selatan yang menuduh Israel melakukan genosida mengajukan masalah ini ke ICJ.

Pengadilan gagal memerintahkan gencatan senjata segera atau mendesak Israel menghentikan semua aktivitas militer di wilayah tersebut.

Al Jazeera melaporkan banyak orang di Gaza mengatakan mereka kecewa, namun tidak terkejut. Mereka mengatakan mereka tidak mempercayai komunitas internasional, atau sistem peradilan global, karena mereka sejauh ini gagal mengakhiri pertumpahan darah di wilayah kantong tersebut.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Serangan militer dan blokade di Jalur Gaza khususnya berdampak pada perempuan hamil di Gaza, banyak dari mereka terpaksa melahirkan dalam kondisi berbahaya dan tidak sehat di tengah runtuhnya sektor kesehatan.

Tahrir Sheikh Khalil adalah salah satu dari ribuan wanita yang sedang hamil di tengah kekurangan makanan dan air bersih. Dia sekarang tinggal di tenda dekat Rumah Sakit Syuhada al-Aqsa, bersama suami dan lima anaknya.

Suaminya mendengarkan putusan ICJ pada hari Jumat. Sesaat sebelum putusan dijatuhkan, Khalil mengatakan suaminya “optimistis”, namun kenyataannya tidak.

“Saya tidak optimis tentang apa pun,” kata pria berusia 35 tahun yang melarikan diri dari kamp pengungsi Shati kepada Al Jazeera.

Suaminya, Hassan Khalil, 40 tahun, berharap dia bisa segera kembali ke Kota Gaza jika ICJ memerintahkan gencatan senjata segera.

“Kami mengungsi ke lima tempat sebelum berakhir di sini. Pertama, ke sekolah-sekolah UNRWA di pusat kota, lalu ke kawasan al-Maghazi, lalu ke kawasan di Jalan Maghazi, dan sekarang kami berada di sini di Deir al-Balah,” kata Tahrir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Bagaimana Bentuk Jihad...
Bagaimana Bentuk Jihad Wanita Masa Kini? Simak Penjelasannya di Sini!
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Rekomendasi
Pria Ini Pencipta Bom...
Pria Ini Pencipta Bom Hidrogen Pertama di Dunia, tapi Dirahasiakan Hampir 50 Tahun
Riset Terbaru Sebut...
Riset Terbaru Sebut Air Hujan di Seluruh Dunia Mengandung Racun
Siapakah Penemu Kode...
Siapakah Penemu Kode Morse dan Alat Telegraf? Ini Jawabannya
Artikel Terkini
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Unit 910 Hizbullah Incar...
Unit 910 Hizbullah Incar Komunitas Israel Seluruh Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved