Herzl: Kaum Anti-Semitisme Akan Menjadi Teman yang Paling Dapat Diandalkan

Minggu, 05 Mei 2024 - 05:15 WIB
loading...
Herzl: Kaum Anti-Semitisme...
Theodor Herzl. Foto: Ist
A A A
Sejak dimulainya gerakan Zionis , para pemikir Zionis menampilkan proyek kolonial nasional mereka sebagai respons terhadap anti-Semitisme.

Zionis melihat anti-Semitisme sebagai sebuah gejala, jika bukan sebuah diagnosis, dari masalah Yahudi , mereka menawarkan Zionisme sebagai obat terakhir yang akan memberantas anti-Semitisme di Eropa untuk selamanya.

Bapak Zionis, Theodor Herzl , dan para pengikutnya bersikeras bahwa kehadiran orang-orang Yahudi di masyarakat non-Yahudilah yang menyebabkan anti-Semitisme.

Herzl menyatakannya dalam pamflet dasar Zionis Der Judenstaat: “Orang-orang Yahudi yang malang kini membawa benih anti-Semitisme ke Inggris ; mereka telah memperkenalkannya ke Amerika .”

Baca juga: Serukan Boikot Produk Israel, Uskup Gereja Norwegia Dianggap Anti-Semitisme

Joseph Massad, Profesor Madya Politik Arab Modern dan Sejarah, Intelektual di Universitas Columbia, mengatakan sama dengan diagnosis ini dengan kaum anti-Semit, Zionis menyerukan keluarnya orang-orang Yahudi dari masyarakat non-Yahudi untuk “menormalkan” situasi “abnormal” mereka, mengubah mereka menjadi sebuah bangsa seperti bangsa-bangsa lain.

"Zionisme hanya dapat diwujudkan melalui proyek pemukim kolonial, yang dipahami oleh para pendirinya hanya dapat dicapai melalui aliansi dengan kekuatan kolonial," tulis Joseph Massad dalam artikelnya berjudul "Zionism, anti-Semitism and Colonialism" yang dilansir Al-Jazeera.

Menurut penulis "The Persistence of the Palestine Question" ini, meskipun kolonisasi Palestina terlambat dimulai, yaitu menjelang gerhana kolonialisme Eropa, Zionisme berkembang pesat pada tahun-tahun awalnya justru karena anti-Semitisme dan kolonialisme merupakan keharusan di Eropa pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Pada tahun-tahun awalnya, Zionisme Yahudi bersama dengan sponsor Kristen Eropanya menyerukan penegasan Protestan milenarian bahwa orang-orang Yahudi Eropa secara historis dan geografis terhubung dengan Palestina dan mereka harus “kembali”.

Penentangan Palestina terhadap penjajahan Yahudi akan dianggap sebagai perlawanan fanatik terhadap pemerintahan Eropa, serta penghinaan terhadap klaim Yahudi dan Kristen atas Palestina sebagai “rumah nasional” bagi orang Yahudi Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Bagian Mars yang Hilang...
Bagian Mars yang Hilang Ditemukan di Bumi, Arkeolog Ungkap Fakta Ini
Isi Bulan Terungkap,...
Isi Bulan Terungkap, Ternyata Ini yang Membuat Tak Bisa Bercahaya
Keajaiban Sungai di...
Keajaiban Sungai di Bawah Laut: Bukti Nyata Kekuasaan Allah dalam Surah Al-Furqan Ayat 53
Artikel Terkini
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved