Pengin Dapat Syafaat di Hari Kiamat? Ini Amalan untuk Meraihnya
Jum'at, 19 Juli 2024 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW dan para sahabat pada seluruh malamnya sering sibuk dengan tilawah Al-Qur'an. Diriwayatkan bahwa Utsman bin Affan RA kadangkala mengkhatamkan seluruh Al-Qur'an hanya dalam satu rakaat salat Witir.
Abdullah bin Zubair sering mengkhatamkan Al-Qur'an dalam satu malam. Sa'id bin Jubair mengkhatamkan Qur'an dalam dua rakaat salat di dalam Ka’bah. Tsabit al Banani sering mengkhatamkan Qur'an dalam sehari semalam.
Abu Syaikh Hana'i RA berkata, "Aku dapat mengkhatamkan Al-Qur'an dua kali dalam semalam ditambah sepuluh juz. Bahkan jika aku mau, aku dapat mengkhatamkannya tiga kali".
Dalam perjalanan menunaikan haji, Shalih bin Kisan mengkhatamkan Al-Qur'an dua kali setiap malamnya. Manshur bin Zadzan juga mengkhatamkan Al-Qur'an satu kali dalam salat Dhuha dan satu kali lagi antara Zhuhur dan Ashar, dan selalu menghabiskan waktu malamnya dengan salat Nafil. Begitu lamanya ia menangis sehingga ujung sorbannya basah oleh ari mata. Selain mereka, masih banyak orang yang telah biasa melakukan amalan tersebut sebagaimana ditulis Muhammad bin Nasr dalam Kitab Qiyamul Lail.
Demikian dahsyatnya keutamaan puasa dan membaca Al-Qur'an. Kedua amalan ini merupakan kebiasaan para sahabat dan ulama salaf terdahulu. Tak heran jika kedua amalan ini mendatangkan syafaat bagi orang yang mengerjakannya. Semoga kita diberi taufik agar bisa mengamalkannya di bulan Ramadan maupun bulan-bulan lainnya.
Baca juga: Mengenal Makna Syafaat dan Siapa yang Berhak Memberikannya
Wallahu A'lam
Abdullah bin Zubair sering mengkhatamkan Al-Qur'an dalam satu malam. Sa'id bin Jubair mengkhatamkan Qur'an dalam dua rakaat salat di dalam Ka’bah. Tsabit al Banani sering mengkhatamkan Qur'an dalam sehari semalam.
Abu Syaikh Hana'i RA berkata, "Aku dapat mengkhatamkan Al-Qur'an dua kali dalam semalam ditambah sepuluh juz. Bahkan jika aku mau, aku dapat mengkhatamkannya tiga kali".
Dalam perjalanan menunaikan haji, Shalih bin Kisan mengkhatamkan Al-Qur'an dua kali setiap malamnya. Manshur bin Zadzan juga mengkhatamkan Al-Qur'an satu kali dalam salat Dhuha dan satu kali lagi antara Zhuhur dan Ashar, dan selalu menghabiskan waktu malamnya dengan salat Nafil. Begitu lamanya ia menangis sehingga ujung sorbannya basah oleh ari mata. Selain mereka, masih banyak orang yang telah biasa melakukan amalan tersebut sebagaimana ditulis Muhammad bin Nasr dalam Kitab Qiyamul Lail.
Demikian dahsyatnya keutamaan puasa dan membaca Al-Qur'an. Kedua amalan ini merupakan kebiasaan para sahabat dan ulama salaf terdahulu. Tak heran jika kedua amalan ini mendatangkan syafaat bagi orang yang mengerjakannya. Semoga kita diberi taufik agar bisa mengamalkannya di bulan Ramadan maupun bulan-bulan lainnya.
Baca juga: Mengenal Makna Syafaat dan Siapa yang Berhak Memberikannya
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :