Mengenal Makna Syafaat dan Siapa yang Berhak Memberikannya
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 18:33 WIB
loading...
Syafaat berarti pertolongan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain, syafaat ini ada 2 yakni syafaat rasulullah SAW dan syafaat umum yang diberlakukan nanti di hari kiamat kelak. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Secara harfiah, syafaat berarti pertolongan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain, atau usaha dalam memberikan suatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan suatu mudharat bagi orang lain. Tentang syafaat , Allah Ta'ala berfirman :
"Barangsiapa yang memberikan syafaat yang baik, niscaya ia akan memperoleh bagian (pahala) daripadanya. Dan barangsiapa yang memberi syafaat yang buruk, niscaya ia akan memikul bagian (dosa) daripadanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS An Nisaa :85)
Baca juga: 5 Sebab Mendapatkan Syafa’at di Hari Kiamat
Istilah syafaat sendiri terkenal di kalangan ahli kalam. Dalam kalam, syafaat berarti pertolongan yang diberikan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam kepada umatnya di hari kiamat untuk mendapatkan keringanan atau kebebasan dari hukuman Allah Ta'ala. Syafaat itu hanya akan berhasil apabila Allah Ta'ala memberikannya akan mengizinkannya.
Sebuah hadis yang diriwayatkan dari Hammad bin Zaid, dari Amr bin Dinar, dari Jabir Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Akan keluar dari api neraka dengan syafaat, seakan-akan mereka itu tsa’arir. Lalu aku berkata: ‘Apa itu tsa’arir wahai Rasulullah?’ Kata Rasulullah: ‘Mentimun kecil.’ Dan adalah mulutnya telah gugur (karena dibakar oleh api neraka)”
Hadis ini, menurut penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrussalam Lc, menunjukkan penetapan akan adanya syafaat. Syafa’at secara bahasa artinya rekomendasi. Dan syafa’at artinya rekomendasi agar seorang keluar dari api neraka atau agar seseorang masuk ke dalam surga.
Menurut dai alumni Universitas Islam Madinah ini, syafaat itu ada dua macam, ada syafaat yang khusus diberikan untuk Rasulullah saja dan syafaat yang umum. Berikut uraian penjelasannya :
1. Syafaat Khusus untuk Rasulullah
مَّن يَشْفَعْ شَفَٰعَةً حَسَنَةً يَكُن لَّهُۥ نَصِيبٌ مِّنْهَا ۖ وَمَن يَشْفَعْ شَفَٰعَةً سَيِّئَةً يَكُن لَّهُۥ كِفْلٌ مِّنْهَا ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ مُّقِيتًا
"Barangsiapa yang memberikan syafaat yang baik, niscaya ia akan memperoleh bagian (pahala) daripadanya. Dan barangsiapa yang memberi syafaat yang buruk, niscaya ia akan memikul bagian (dosa) daripadanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS An Nisaa :85)
Baca juga: 5 Sebab Mendapatkan Syafa’at di Hari Kiamat
Istilah syafaat sendiri terkenal di kalangan ahli kalam. Dalam kalam, syafaat berarti pertolongan yang diberikan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam kepada umatnya di hari kiamat untuk mendapatkan keringanan atau kebebasan dari hukuman Allah Ta'ala. Syafaat itu hanya akan berhasil apabila Allah Ta'ala memberikannya akan mengizinkannya.
Sebuah hadis yang diriwayatkan dari Hammad bin Zaid, dari Amr bin Dinar, dari Jabir Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ بِالشَّفَاعَةِ كَأَنَّهُمُ الثَّعَارِيرُ، قُلْتُ : مَا الثَّعَارِيرُ؟ قَالَ : الضَّغَابِيسُ، وَكَانَ قَدْ سَقَطَ فَمُهُ
“Akan keluar dari api neraka dengan syafaat, seakan-akan mereka itu tsa’arir. Lalu aku berkata: ‘Apa itu tsa’arir wahai Rasulullah?’ Kata Rasulullah: ‘Mentimun kecil.’ Dan adalah mulutnya telah gugur (karena dibakar oleh api neraka)”
Hadis ini, menurut penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrussalam Lc, menunjukkan penetapan akan adanya syafaat. Syafa’at secara bahasa artinya rekomendasi. Dan syafa’at artinya rekomendasi agar seorang keluar dari api neraka atau agar seseorang masuk ke dalam surga.
Menurut dai alumni Universitas Islam Madinah ini, syafaat itu ada dua macam, ada syafaat yang khusus diberikan untuk Rasulullah saja dan syafaat yang umum. Berikut uraian penjelasannya :
1. Syafaat Khusus untuk Rasulullah
Lihat Juga :