Hukum Menggambar Pemimpin yang Anti-Tuhan, Begini Penjelasan Syaikh Al-Qardhawi

Kamis, 25 Juli 2024 - 15:27 WIB
loading...
Hukum Menggambar Pemimpin...
Setiap muslim tidak halal melukis atau menggambar pemimpin-pemimpin yang anti Tuhan. Ilustrasi: Ist
A A A
Syaikh Yusuf al-Qardhawi mengatakan setiap muslim tidak halal melukis atau menggambar pemimpin-pemimpin yang anti-Tuhan , atau pemimpin yang menyekutukan Allah dengan sapi, api atau lainnya.

Dalam bukunya yang diterjemahkan H. Mu'ammal Hamidy berjudul "Halal dan Haram dalam Islam" (PT Bina Ilmu, 1993), Syaikh Yusuf al-Qardhawi memberi conton misalnya orang-orang Yahudi , Nasrani yang ingkar akan kenabian Muhammad SAW , atau pemimpin yang beragama Islam tetapi tidak mau berhukum dengan hukum Allah; atau orang-orang yang gemar menyiarkan kecabulan dan kerusakan dalam masyarakat seperti bintang-bintang film dan biduan-biduan.

"Termasuk haram juga ialah gambar-gambar yang dapat dinilai sebagai menyekutukan Allah atau lambang-lambang sementara agama yang sama sekali tidak diterima oleh Islam, gambar berhala, salib dan sebagainya," ujar al-Qardhawi.

Baca juga: Hukum Melukis Menurut Sunah Nabi Muhammad SAW

Barangkali seprai dan bantal-bantal di zaman Nabi Muhammad SAW banyak yang memuat gambar-gambar semacam ini. Oleh karena itu dalam riwayat Bukhari diterangkan; bahwa Nabi tidak membiarkan salib di rumahnya, kecuali dipatahkan.

Ibnu Abbas meriwayatkan: "Sesungguhnya Rasulullah SAW pada waktu tahun penaklukan Makkah melihat palung-patung di dalam Baitullah, maka ia tidak mau masuk sehingga ia menyuruh, kemudian dihancurkan." (HR Bukhari).

Tidak diragukan lagi, kata al-Qardhawi, bahwa patung-patung yang dimaksud adalah patung yang dapat dinilai sebagai berhala orang-orang musyrik Makkah dan lambang kesesatan mereka di zaman-zaman dahulu.

Ali bin Abu Thalib juga berkata: "Rasulullah SAW dalam (melawat) suatu jenazah ia bersabda: Siapakah di kalangan kamu yang akan pergi ke Madinah , maka jangan biarkan di sana satu pun berhala kecuali harus kamu hancurkan, dan jangan ada satu pun kubur (yang bercungkup) melainkan harus kamu ratakan dia, dan jangan ada satu pun gambar kecuali harus kamu hapus dia?

Kemudian ada seorang laki-laki berkata: Saya! Ya, Rasulullah! Lantas ia memanggil penduduk Madinah, dan pergilah si laki-laki tersebut. Kemudian ia kembali dan berkata: Saya tidak akan membiarkan satu pun berhala kecuali saya hancurkan dia, dan tidak akan ada satu pun kuburan (yang bercungkup) kecuali saya ratakan dia dan tidak ada satu pun gambar kecuali saya hapus dia.

Baca juga: Hukum Menggambar Sesuatu yang Menunjukkan Syi'ar Agama Lain
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Ekonomi Islam: Jalan...
Ekonomi Islam: Jalan Tengah di Antara Kapitalisme dan Sosialisme
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Perintah Haji, Beserta Hukum dan Tafsirnya
Bagaimana Hukum Menggabungkan...
Bagaimana Hukum Menggabungkan Ibadah Kurban dan Aqiqah?
Ibadah Kurban atau Aqiqah...
Ibadah Kurban atau Aqiqah Dulu? Mana yang Harus Diutamakan?
Hukum Menganiaya Diri...
Hukum Menganiaya Diri Sendiri Dalam Islam, Simak Jangan Sampai Keliru!
Rekomendasi
Penciptaan Api dari...
Penciptaan Api dari Kayu Bukti Kebesaran Allah, Ini Kata Al-Qur'an dan Sains
Patung Sphinx yang Terkubur...
Patung Sphinx yang Terkubur di California Ternyata Properti Peninggalan Film Bisu
Rahasia Tokoh Kontroversial,...
Rahasia Tokoh Kontroversial, Saddam Novelis, Fidel Castro Bandar Narkoba?
Artikel Terkini
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved