Perintah Tawakkal dalam Ayat-Ayat Al-Qur'an

loading...
Perintah Tawakkal dalam Ayat-Ayat Al-Quran
Kata tawakkal yang menjelaskan tentang penyerahan diri kepada Allah Taala dapat dijumpai pada beberapa surah dan ayat Al-Quran. Foto ilustrasi/ist
Secara istilah kata tawakkal dapat diartikan sebagai sikap menyandarkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala tatkala menghadapi suatu kepentingan. Tawakkal juga diartikan sikap bersandar dan mempercayakan diri kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Tawakkal merupakan implikasi langsung iman seorang hamba kepada Allah, maka tidak ada tawakkal tanpa iman demikian juga sebaliknya.

Di dalam Al-Qur'an banyak ayat-ayat yang menyebutkan tentang tawakkal ini. Kata tawakkal yang menjelaskan tentang penyerahan diri kepada Allah Ta'ala tersebut dapat dijumpai pada beberapa surah dan ayat dari firman Allah Ta'ala ini. Di antaranya sebagai berikut :

1. Tawakkal terhadap nasib (QS Yusuf : 67)

Dalam hal nasib kehidupan , manusia bertawakal denganmeyakini sepenuhnya bahwa apapun yang kita dapatkan, banyak atau sedikit, itu semua adalah ketentuan Allah Yang Maha Bijaksana dan harus kita terima dengan hati yang lega.

(Baca juga : Inilah Buah dan Keutamaan Sikap Tawakkal )

Misalnya ketika kita ingin menjadi pejabat atau memiliki pekerjaan dengan berpenghasilan besar, kemudian kita berupaya keras dengan memenuhi syarat berupa pendidikan atau lainnya. Setelah ini, baru kita bertawakkal dengan percaya sepenuhnya bahwa terkabul atau tidaknya harapan itu semata-mata AllahSubhanahu wa ta'ala yang menentukan.

Simakfirman Allah Ta'ala berikut ini:

وَقَالَ يَٰبَنِىَّ لَا تَدْخُلُوا۟ مِنۢ بَابٍ وَٰحِدٍ وَٱدْخُلُوا۟ مِنْ أَبْوَٰبٍ مُّتَفَرِّقَةٍ ۖ وَمَآ أُغْنِى عَنكُم مِّنَ ٱللَّهِ مِن شَىْءٍ ۖ إِنِ ٱلْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَعَلَيْهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُتَوَكِّلُونَ

"Ya’qub berkata, “Hai anak-anakku, janganlah kamu (bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain. Meskipun demikian, Aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikit pun dari pada (takdir) Allah. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah: kepada-Nya lah Aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal, berserah diri.” (QS Yusuf : 67)

(Baca juga : Haruskah Menyiapkan Investasi Sebelum Mati? )
halaman ke-1
cover top ayah
مَنۡ يُّضۡلِلِ اللّٰهُ فَلَا هَادِىَ لَهٗ ‌ؕ وَ يَذَرُهُمۡ فِىۡ طُغۡيَانِهِمۡ يَعۡمَهُوۡنَ
Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak ada yang mampu memberi petunjuk. Allah membiarkannya terombang-ambing dalam kesesatan.

(QS. Al-A’raf:186)
cover bottom ayah
preload video