Faedah Surat Al-Kahfi, Dari Diampuni Dosa hingga Terhindar dari Fitnah Dajjal

loading...
Faedah Surat Al-Kahfi, Dari Diampuni Dosa hingga Terhindar dari Fitnah Dajjal
Setiap muslim yang membaca surat Al Kahfi setiap hari, akan diberikan pahala dan ganjaran serta disinari oleh cahaya kebaikan oleh Allah Taala serta diberkahi dengan syafaat di hari pembalasan kelak. Foto ilustrasi/ist
Setiap malam Jumat atau pada hari Jumat, umat muslim dianjurkan untuk membaca Al-Qur'an, terutama surat Al-Kahfi. Walaupun, sebenarnya membaca surat Al kahfi tidak hanya baik dibaca pada hari Jumat saja melainkan setiap hari.

Surat Al Kahfi adalah salah satu surat dalam Al-Qur'an yang memiliki banyak manfaat dan keutamaan. Sehingga amat disayangkan jika kaum muslim enggan membacanya, bahkan meninggalkan Al-Qur’an ini.

Dr. Muhammad Bakar Isma’il dalam 'Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah' menjelaskan bahwa membaca surat Al kahfi merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan, terutama saat terbenamnya matahari di hari Kamis hingga terbenamnya matahari di hari selanjutnya yakni hari Jumat.

(Baca juga :Bolehkah Perempuan Haid Mengajarkan Al-Qur'an?)



Surat Al Kahfi atau Ashabul kahfi sendiri merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang ada dalam juz 15 dan di awal juz 16. Surat Al Kahfi termasuk dalam golongan surat Makiyyah atau surat yang diturunkan di kota Makkah. Dalam surat Al Kahfi terdapat 110 ayat dan merupakan surat ke 18 dari keseluruhan 114 surat yang terdapat dalam Al-Qur’anul karim.

Mengapa membaca surat Al Kahfi dianjurkan dan apa faedah yang kita dapatkan apabila membaca surat Al Kahfi? Simak penjelasan berikut ini:

1. Diampuni dosa oleh Allah Ta'ala



Sebagai manusia, sudah pasti kita memiliki dosa dan khilaf baik yang disadari maupun tidak disadari. Setan akan berusaha dengan sekuat-kuatnya untuk menjebak dan memperdaya manusia dalam berbuat dosa sehingga manusia bisa menjadi teman mereka di neraka kelak.
halaman ke-1 dari 5
cover top ayah
وَلَيۡسَتِ التَّوۡبَةُ لِلَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ السَّيِّاٰتِ‌ ۚ حَتّٰۤى اِذَا حَضَرَ اَحَدَهُمُ الۡمَوۡتُ قَالَ اِنِّىۡ تُبۡتُ الۡـــٰٔنَ وَلَا الَّذِيۡنَ يَمُوۡتُوۡنَ وَهُمۡ كُفَّارٌ ‌ؕ اُولٰٓٮِٕكَ اَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابًا اَ لِيۡمًا
Dan tobat itu tidaklah diterima Allah dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, barulah mengatakan, “Saya benar-benar bertobat sekarang.” Dan tidak pula diterima tobat dari orang-orang yang meninggal sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih.

(QS. An-Nisa:18)
cover bottom ayah
preload video