Begini Jampi-Jampi yang Dipraktikkan Malaikat Jibril dan Rasulullah

Minggu, 18 Oktober 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Beda Pendapat Mengenai Istimta', Imam Safi'i dan Imam Maliki Mengharamkan

Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Rasulullah SAW apabila ada seseorang yang mengeluhkan sesuatu kepada beliau, atau terluka, maka beliau berbuat demikian dengan tangan beliau. Lalu Sufyan --yang meriwayatkan hadis-- meletakkan jari telunjuknya ke tanah, kemudian mengangkatnya kembali seraya mengucapkan:

"Dengan menyebut nama Allah, debu bumi kami, dengan ludah sebagian kami, disembuhkan dengannya orang sakit dari kami dengan izin Tuhan kami." (Muttafaq 'alaih, sebagaimana disebutkan dalam al-Lu'lu' wal-Marjan fii Maa Ittafaqa 'alaihi asy-Syaikhaani, hadits no. 1417).

Baca juga: Minuman Keras sebagai Obat, Masihkah Dianggap Haram?

Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul " Fatwa-Fatwa Kotemporer " menjelaskan dari keterangan hadis ini dapat kita ketahui bahwa beliau mengambil ludah beliau sedikit dengan jari telunjuk beliau, lalu ditaruh di atas tanah (debu), dan debu yang melekat di jari tersebut beliau usapkan di tempat yang sakit atau luka, dan beliau ucapkan perkataan tersebut (jampi) pada waktu mengusap.

Diriwayatkan juga dari Aisyah, dia berkata, "Adalah Rasulullah SAW apabila beliau jatuh sakit, Malaikat Jibril menjampi beliau." (Muslim, "Bab ath-Thibb wal-Maradh war-Ruqa," hadits no. 2185)

Juga dari Abu Sa'id bahwa Malaikat Jibril pernah datang kepada Nabi SAW dan bertanya, "Wahai Muhammad, apakah Anda sakit?"

Beliau menjawab, "Ya." Lantas Jibril mengucapkan:

"Dengan menyebut nama Allah, saya jampi engkau dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan semua jiwa atau mata pendengki. Allah menyembuhkan engkau. Dengan menyebut narna Allah saya menjarnpi engkau." (Muslim, hadits nomor 2186).

Baca juga: Hati-hati dengan Lisan, Jangan Sembarangan Menuduh Zina

Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Nabi SAW apabila sakit membaca dua surat al-Mu'awwidzat (Qul A'uudzu bi Rabbil-Falaq dan Qul A'uudzu bi Rabbin-Naas) untuk diri beliau sendiri dan beliau meniup dengan lembut tanpa mengeluarkan ludah. Dan ketika sakit beliau berat, aku (Aisyah) yang membacakan atas beliau dan aku usapkannya dengan tangan beliau, karena mengharapkan berkahnya. ( Muttafaq 'alaih, hadits nomor 1415)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Kisah Malam Nuzulul...
Kisah Malam Nuzulul Quran : Malaikat Jibril Memeluk Nabi Muhammad SAW Hingga 3 Kali di Gua Hira
Rasulullah SAW Paling...
Rasulullah SAW Paling Sering Berpuasa di Bulan Syaban, Ini Alasannya!
Nubuat Rasulullah SAW...
Nubuat Rasulullah SAW Tentang Perang Besar Akhir Zaman
Rekomendasi
Dua Gempa Bumi Terbesar...
Dua Gempa Bumi Terbesar di Dunia Diprediksi Akan Terjadi Bersamaan
Struktur Kuno Berukuran...
Struktur Kuno Berukuran 2 Kali Lipat Burj Khalifa Ditemukan di Dasar Samudra Pasifik
Ketika Islam Mengawali...
Ketika Islam Mengawali Peradaban Hampir dari Nol Lagi
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved