Nasehat Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani kepada Orang yang Hidup Susah

Jum'at, 20 November 2020 - 05:00 WIB
loading...
Nasehat Syaikh Abdul...
Hadrat Syaikh Abdul Qadir/Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
DALAM kitabnya Futuh Al-Ghaib , Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani memberi nasehat kepada mereka yang miskin. Ia mengingatkan agar kita jangan menyalahkan Tuhan atas nasib seperti itu. "Jangan berkata, wahai orang yang malang!" tuturnya. (Baca juga: Nasehat Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani untuk Menerima Sedikit yang Kita Miliki )

Selain miskin , Syaikh Abdul Qadir menyebut istilah-istilah yang puitis dan detail terhadap orang-orang yang kurang beruntung tersebut. Beliau misalnya menyebut, yang darinya dunia dan orang-orangnya telah memalingkan muka mereka. Yang hina, yang lapar dan yang dahaga. Yang telanjang, yang hatinya terpanggang, yang merambah ke setiap sudut dunia. Di setiap masjid dan tempat-tempat sunyi. Yang terjauhkan dari setiap pintu. Yang terhancurkan, yang jemu dan yang kecewa dengan segala keinginan dan kerinduan hati. (Baca juga: Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani: Cobaan Melemahkan Hewani dan Hawa Nafsu )

"Jangan berkata bahwa Allah telah membuatmu miskin," ujarnya dan melanjutnya dengan bertutur secara lentur: Menjauhkan dunia darimu. Telah menjatuhkanmu. Telah menjadi musuhmu. Telah membuatmu kacau. Tak mengukuhkan jiwamu. Telah menghinakanmu, dan tak mencukupimu di dunia ini. Telah mengelapimu. Tak memuliakan namamu di tengah-tengah manusia. Sedangkan kepada selainmu Ia anugerahkan banyak rahmat-Nya siang dan malam, memuliakan mereka atasmu dan keluargamu, padahal kamu sama-sama muslim dan mukmin dan nenek moyangmu sama-sama Hawa dan Adam, sang manusia terbaik.

"Ya, Allah telah mempelakukanmu begini, sebab fitrahmu suci dan kesejukan kasih-sayang Allah terus-menerus melimpahimu dalam bentuk kesabaran, kepasrah-ikhlasan dan pengetahuan. Dan cahaya iman serta tauhid menimpamu. Maka pohon imanmu, akarnya dan benihnya menjadi kuat, penuh dedaunan, buah, cabang dan rantingnya merambah ke mana-mana sehingga menimbulkan keteduhan," jelasnya.. (Baca juga: Mimpi Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani tentang Setan Berjenggot )

"Setiap hari kian besar sehingga tak perlu lagi pertumbuhannya dibantu. Allah tentukan bagimu akan kau peroleh tepat pada waktunya, entah kau suka atau tak suka. Maka dari itu, janganlah serakah terhadap yang menjadi milikmu dan jangan cemas akannya. Jangan merasa menyesal atas yang dimaksudkan bagi selainmu," lanjutnya.

Menurut Syaikh, yang bukan milikmu tentu: 1) Ia akan menjadi milikmu, atau 2) Ia akan menjadi milik orang lain. "Jika ia milikmu, ia akan datang kepadamu dan kau akan dibawa kepadanya sehingga pertemuan antara kau dan ia terjadi segera. Sedang yang bukan milikmu, maka kau akan dijauhkan darinya dan ia pun akan menjauh darimu, sehingga kau dan ia takkan bertemu," katanya.

Allah berfirman: “Dan jangan kamu tujukan kedua matamu kepada yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka sebagai bunga kehidupan duniawi ini, agar Kami cobai mereka dengan-nya. Dan karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal.” (QS 20:131)

Nah, Allah telah melarangmu memperhatikan yang bukan hakmu. Ia telah memperingatkanmu bahwa yang selain ini adalah cobaan, yang dengan-nya Ia
menguji mereka dan bahwa keridhaanmu dengan bagianmu lebih baik bagimu, lebih suci dan lebih disukai; maka jadikanlah ini sebagai jalanmu, yang melaluinya kau akan memperoleh segala kebaikan, rahmat, kegembiraan dan keindahan. (Baca juga: Nasehat Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani Jika Kita Menghadapi Keragu-raguan )

Allah berfirman: “Tiada jiwa pun yang tahu apa yang disembunyikan bagi mereka, yaitu yang akan mengenakan mata, sebagai balasan atas yang telah mereka perbuat.” (QS 32:17)

"Nah, tiada kebajikan selain kelima jalan pengabdian, penghindaran dari segala dosa, dan tiada lebih besar, lebih mulia dn lebih disukai oleh Allah selain yang Kami sebutkan kepadamu. Semoga Allah mengaruniaimu dan kami kemampuan untuk melakukan yang disukai-Nya," demikian Syaikh Abdul Qadir Jilani. (Baca juga: Menjaga Agar Iman Tidak Sirna Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Keistimewaan Surat Al-Waqiah...
Keistimewaan Surat Al-Waqiah Selain Menghindari Diri dari Kefakiran
Muhammadiyah Dekat dengan...
Muhammadiyah Dekat dengan Kaum Proletar: Simak Pidato Kiai Ahmad Dahlan
Ini Mengapa Surat Al-Maun...
Ini Mengapa Surat Al-Ma'un Melegenda di Kalangan Muhammadiyah
Apa Itu Gharim dalam...
Apa Itu Gharim dalam Zakat?
Hadis tentang Amil dan...
Hadis tentang Amil dan Mualaf, Golongan yang Berhak Menerima Zakat
Hadis tentang Fakir...
Hadis tentang Fakir Miskin, Golongan yang Berhak Menerima Zakat
Rekomendasi
Fenomena Alam Juli 2025:...
Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
Ribuan Kuda Liar Digunakan...
Ribuan Kuda Liar Digunakan Australia untuk Menjaga Alam
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
Orang yang Mengerjakan...
Orang yang Mengerjakan Salat Tapi Celaka Menurut Al-Qur'an
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved