Memberi Kesenangan dan Bersenang-senang dengan Hati Suami

loading...
Memberi Kesenangan dan Bersenang-senang dengan Hati Suami
Semestinya seorang istri memperhatikan penampilannya di hadapan suaminya. Terutama apabila suaminya baru datang dari safar, Foto ilustrasi/ist
Menjadi istri saleha adalah dambaan setiap muslimah. Agar dapat mewujudkan hal itu, ada sifat-sifat yang harus dimiliki seorang istri, salah satunya adalah dapat menyenangkan hati suaminya.

Dalam kajian Islam ilmiah yang membahas 'Risalah Penting Untuk Muslimah' sebuah kitab buah karya Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr Hafidzahullahm, Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc menjelaskan, kesenangan atau hal menyenangkan yang dimaksud adalah apabila seorang suami melihat istrinya, maka sang suami senang melihatnya. "Tentunya seorang istri berdandan di hadapan suaminya sehingga disenangi oleh suaminya,"ungkap dai yang rutin mengisi kanal dakwah ini, beberapa waktu lalu di Jakarta. Berikut uraian ceramahnya:

(Baca juga: Orang yang Terakhir Masuk Pintu Surga )

Dari Jabir Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika salah seorang dari kali datang (dari safar) pada malam hari, maka janganlah dia sekali-kali mendatangi istrinya, mengetuk pintunya dengan tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.” (HR. Muslim)

Kata Syaik Abdurrazzaq dalam bukunya tersebut, tiba-tiba mendatanginya di malam hari. Kenapa demikian? Yaitu sampai perempuan yang ditinggal suaminya merapikan bulu kemaluannya dan merapikan rambutnya. Hal ini di dalamnya terdapat hal penting sangat mulia untuk seorang perempuan muslimah. Yaitu hendaknya seorang istri tidak menemui suaminya kecuali dalam kesempurnaan kebersihannya, kebagusan penampilan dan keindahan persiapan.

Begini semestinya seorang perempuan memperhatikan agar jangan sampai tidak bersih dan penampilannya tidak baik di hadapan suaminya. Terutama jika sang suami baru datang dari safar, maka perkara ini mengkonsekuensikan seorang istri untuk mempersiapkan dirinya sampai dia benar-benar siap di dalam rumah menyambut suaminya.

(Baca juga : Menunda-nunda Waktu Salat, Musibah Besar Kaum Perempuan )

Dari ‘Aisyah Ummul Mukminin, beliau bercerita: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dari bepergian dan aku meletakkan gorden di jendela kami di dalam rumah dan gorden tersebut terdapat gambar-gambar.

Maka kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat hal tersebut kemudian beliau tarik kain gorden tersebut. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
halaman ke-1
cover top ayah
اِنَّا خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ مِنۡ نُّطۡفَةٍ اَمۡشَاجٍۖ نَّبۡتَلِيۡهِ فَجَعَلۡنٰهُ سَمِيۡعًۢا بَصِيۡرًا
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

(QS. Al-Insan:2)
cover bottom ayah
preload video