4 Amalan Pembuka Kunci Pintu Kebaikan

Senin, 07 Juni 2021 - 10:52 WIB
loading...
4 Amalan Pembuka Kunci...
Sebaik-baik hamba Allah adalah mereka yang membuat orang lain mengingat Allah saat melihat mereka. Foto ilustrasi/ist
A A A
Ada banyak amalan yang dapat menjadi kunci pembuka pintu kebaikan dan menutup pintu keburukan. Empat amalan di antaranya dapat kita praktikan dalam kehidupan sehari-hari . Amalan apa saja itu? Dan bagaimana mengaplikasikannya ?

Muslimah, dalam Islam mengenali kunci-kunci pintu kebaikan merupakan perkara yang wajib, bukan sunnah. Ibnu Qayyim al-Jauziyah menjelaskan, Allah menjadikan kunci-kunci daripada setiap kebaikan yang dicari. Seperti, shalat kuncinya adalah bersuci, berhaji kuncinya adalah ihram, kebaikan kuncinya adalah jujur, Surga kuncinya adalah tauhid, ilmu kuncinya adalah bertanya dengan baik. Dan masih banyak contoh lainnya.

Baca juga: Satu Tetes Ghislin Jatuh Ke Bumi, Hancurlah Kehidupan Dunia

Demikian pula Allah telah menjadikan segala macam keburukan memiliki kuncinya. Seperti, segala dosa kuncinya adalah khamr, zina kuncinya adalah kekayaan , kekufuran kuncinya adalah maksiat, kemunafikan kuncinya adalah dusta, kebakhilan kuncinya adalah kekikiran, kebid’ahan dan kesesatan kuncinya adalah menolak sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Lalu bagaimana kita bisa menjadi kunci-kunci pembuka kebaikan dan penutup keburukan? Ustadz Abdul Halim Tri Hantoro, S.Pd.I menyebutkan, seutama-utamanya kebaikan adalah tauhid.

Allah Ta'ala berfirman,

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِه وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاءُ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa: 48)

Baca juga: Inilah Pemuda yang Akan Dinaungi Allah Ta'ala di Hari Kiamat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خِيَارُ عِبَادِ اللَّهِ الَّذِينَ إِذَا رُءُوا ذُكِرَ اللَّهُ، وَشِرَارُ عِبَادِ اللَّهِ الْمَشَّاءُونَ بِالنَّمِيمَةِ الْمُفَرِّقُونَ بَيْنَ اْلأَحِبَّةِ الْبَاغُونَ الْبُرَآءَ الْعَنَتَ.

“Sebaik-baik hamba Allah adalah mereka yang membuat orang lain mengingat Allah saat melihat mereka. Dan seburuk-buruk hamba Allah adalah mereka yang berjalan ke sana ke mari menyebarkan fitnah, yang menyebabkan perpisahan di antara orang-orang yang saling mencintai, yang berusaha mendatangkan kesulitan kepada orang-orang yang tidak bersalah.” (HR. Ahmad dan Al-Bukhari dalam kitab al-Adab al-Mufrad)

Lalu adakah amalan yang dapat membuka pintu kebaikan ini? Dai yang juga mahasiswa Pascasarjana di IAIN Surakarta itu menyebutkan, ada 4 amalam yang dapat menjadi kunci pembuka kebaikan ini, yakni:

1. Mengajarkan dan menyebarkan Ilmu

Orang yang mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain, secara tidak langsung ia telah menjadi kunci dari pintu-pintu kebaikan.

Baca juga: Masih Adakah yang Berlomba-lomba Dalam Hal Akhirat?

Mengajarkan ilmu dapat dilakukan dengan berbagai cara. Di antaranya mengajari langsung seseorang yang belum mengerti ilmu Islam, menyelenggarakan majelis ilmu dan kajian Islam, menyelenggarakan kegiatan dakwah ke pelosok negeri yang masih sulit dijangkau oleh ilmu, menyelenggarakan lembaga pendidikan agama, dan lain sebagainya.

Menyebarkan ilmu dapat dilakukan dengan lisan secara langsung atau melalui tulisan di media masa atau di website dakwah, atau bisa juga berbentuk video.

Ini semua adalah amalan yang membuka pintu kebaikan. Maka, orang yang menyebarkan ilmu ialah orang yang membuka pintu-pintu kebaikan dan menutup rapat-rapat pintu keburukan. Oleh karenanya ajarkanlah ilmu kepada manusia agar mendapatkan pahala sebagaimana mereka yang melaksanakan ilmu tersebut.

Allah Ta'ala berfirman:

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَنْفِرُوْا كَافَّةً فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَاىِٕفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوْا فِى الدِّيْنِ وَلِيُنْذِرُوْا قَوْمَهُمْ اِذَا رَجَعُوْٓا اِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ

“Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.” (QS. At-Taubah: 122)

2. Amar makruf nahi munkar

Amar Ma’ruf Nahi Munkar merupakan poros bagi Islam, salah satu alasan kuat Allah ‘azza wajalla mengutus para Nabi dan Rasul, dan sebagai dalil kesempurnaan Iman, kebaikan Islam, serta merupakan rahasia kemuliaan umat ini.

Baca juga: PPDB DKI Jakarta Dimulai Hari Ini, Berikut Jalur beserta Jadwalnya

Allah ‘azza wajalla berfirman,

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 110)

Dalam ayat yang lain Allah berfirman,

اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِه وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ

“Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.” (QS. An-Nahl: 125)

Kegiatan amar makruf nahi munkar termasuk amalan pembuka pintu kebaikan. Terlaksananya kegiatan amar makruf tentu akan membuka banyak sekali pintu kebaikan. Dan terlaksananya kegiatan nahi munkar, akan menutup banyak sekali pintu-pintu keburukan.

Baca juga: Kutip Ceramah Natsir, Waketum MUI: Tak Layak Alquran dan Pancasila Dipertentangkan

3. Mengamalkan dan mengajak saudara yang lain untuk mengamalkan sunnah Nabi dalam kehidupan sehari-hari

Mencontoh dan meneladani sunnah-sunnah nabi hukumnya wajib, meskipun pelaksanaannya tidak semuanya berhukum wajib. Mengamalkan dan mengajak saudara yang lain untuk mengamalkan sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam kehidupan sehari-hari adalah amalan yang dapat membuka pintu kebaikan.

Karena setiap pelaksanaan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pasti akan membaca kebaikan. Baik bagi diri sendiri mau pun bagi orang lain. Dan mengajak saudara yang lain untuk mengamalkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sudah pasti adalah sebuah pintu kebaikan yang sangat mulia. Apalagi mampu mengajak orang lain agar ia mau mengajak saudaranya untuk mengamalkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

“Barang siapa mengajak kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala sebanyak pahala yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Muslim)

Baca juga: Putin: AS Melakukan Kesalahan Fatal seperti Uni Soviet

Beliau juga pernah bersabda,

فَوَاللَّهِ لَأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلًا وَاحِدًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ

“Demi Allah, sungguh seandainya Allah memberi hidayah kepada seseorang lewat perantaraan kamu, hal itu lebih baik buatmu dari pada unta merah (harta yang paling baik).” (HR. Al-Bukhari)

4. Menyelenggarakan donasi sosial untuk kepentingan umat

Menyelenggarakan donasi sosial untuk membantu saudara muslim yang kesulitan finansial, tertimpa musibah, terlilit utang, dan semisalnya, adalah amalan yang dapat membuka pintu kebaikan yang sangat banyak. Termasuk juga mengajak saudara-saudara yang lain untuk bersama-sama membantu mengembangkan kegiatan dakwah dan pendidikan umat baik secara finansial, sumber daya manusia, dan dukungan-dukungan lain yang diperlukan.

Orang-orang yang sangat kekurangan dan faqir pernah datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Maka Nabi shallallahu’alaihi was allam berkhutbah kepada orang-orang dan menyemangati mereka untuk bersedekah.
Lalu datanglah seorang lelaki dengan membawa seikat harta benda sampai-sampai tangannya kesulitan membawanya.

Kemudian orang-orang yang melihat itu pun bersegera menyusulnya untuk bersedekah sekadar apa yang Allah mudahkan bagi mereka, hingga sedekah yang terkumpul menjadi sebuah gunungan di sisi Nabi.

Baca juga: Kumpulan Pabrik Rokok: Revisi PP 109/2012 Memperburuk Kondisi Usaha IHT

Beliau pun senang dengan hal ini dan bersabda:

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا

“Barang siapa yang mencontohkan suatu sunnah (perbuatan) yang baik dalam Islam maka ia mendapat pahala sekaligus pahala orang lain yang mengamalkannya.” (HR. Muslim)

Demikianlah beberapa amalan pembuka pintu kebaikan dan penutup pintu keburukan yang dapat kita praktikkan. Semoga Allah Ta’ala membimbing kita untuk senantiasa menjadi para pembela-pembela agama-Nya.

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bolehkah Beramal Shalih...
Bolehkah Beramal Shalih dengan Tujuan Duniawi?
11 Keistimewaan Nisfu...
11 Keistimewaan Nisfu Syaban, dari Malam Pengampunan Dosa hingga Diangkatnya Amalan
Pentingnya Kaum Muslimah...
Pentingnya Kaum Muslimah Ber-amar Ma'ruf Nahi Munkar, Begini Penjelasannya
Pentingnya Istikamah...
Pentingnya Istikamah dalam Memperbaiki Amal, Begini Penjelasannya
Beramal Shaleh untuk...
Beramal Shaleh untuk Tujuan Dunia, Bolehkah Dilakukan?
Inilah Tiga Perkara...
Inilah Tiga Perkara yang Bisa Menyelamatkan dari Api Neraka
Rekomendasi
Malam Ini Puncak Hujan...
Malam Ini Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid, Bisa Dilihat di Indonesia?
Ibnu Khaldun, Ilmuwan...
Ibnu Khaldun, Ilmuwan Islam yang Seluruh Keluarganya Meninggal karena Wabah
Penciptaan Api dari...
Penciptaan Api dari Kayu Bukti Kebesaran Allah, Ini Kata Al-Qur'an dan Sains
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved