Inilah Mengapa Manusia Membenci Kematian dan Kefakiran?

Kamis, 15 Juli 2021 - 17:11 WIB
loading...
A A A
وَاللَّهِ الَّذِي لا إِلَهَ غَيْرُهُ، مَا مِنْ نَفْسٍ حَيَّةٍ إِلا الْمَوْتُ خَيْرٌ لَهَا إِنْ كَانَ بَرًّا، إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ: ” وَمَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ لِلْأَبْرَارِ” وَإِنْ كَانَ فَاجِرًا , إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ: ” وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْ ۚ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًا”

Demi Allah yang tidak ada ilah yang haq kecuali Dia. Tidak ada satu jiwapun yang mati kecuali kematian lebih baik darinya. Jika dia seorang yang berbakti, maka sesungguhnya Allah SWT berfirman, (yang artinya) “Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti”. [Ali ‘Imran/198].

Baca juga: Tanpa Ada Wabah Covid-19 Pun, Kematian Itu Mutlak Adanya

Jika dia seorang yang fajir (jahat), maka sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka”. [Ali ‘Imran/3: 178]. [Riwayat Thabarni, dll].

Ayat yang mulia ini (Ali ‘Imran/3: 178) menunjukkan adanya problem dan syubhat yang merasuki sebagian hati manusia, yaitu musuh-musuh kebenaran tidak mendapatkan siksa di dunia, diberi kesenangan secara lahiriyah dengan kekuatan, kekuasaan, harta benda, dan kedudukan. Yang hal ini menimbulkan kesesatan di hati mereka dan orang-orang yang berada di sekitar mereka.

Ini juga membuat orang-orang yang imannya lemah berburuk sangka kepada Allah SWT. Prasangka yang tidak benar, prasangka jahiliyah, yaitu menyangka Allah taala meridhai kebatilan dan keburukan.

Mereka mengatakan bahwa jika Allah tidak meridhainya, tentu Allah tidak akan membiarkannya membesar dan berkuasa.

Sesungguhnya ketika Allah SWT tidak segera menyiksa mereka, ketika Allah memberikan berbagai kesenangan di dunia, itu semua hanyalah tipu daya terhadap mereka, karena Allah tidak menghendaki kebaikan bagi mereka.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran Tentang Kematian, Simak di Sini!
Benarkah Kematian Datang...
Benarkah Kematian Datang Sesuai Kebiasaan? Begini Penjelasannya!
Kematian : Takdir yang...
Kematian : Takdir yang Pasti Datang, Walaupun Bersembunyi dalam Benteng Tinggi dan Kokoh
Benarkah Ajal Datang...
Benarkah Ajal Datang Sesuai Kebiasaan ketika Hidup? Begini Penjelasannya
Bagaimana Hukum Meluapkan...
Bagaimana Hukum Meluapkan Perasaan Rindu pada Suami atau Istri yang Wafat?
Hati-hati, Ajal Menjemput...
Hati-hati, Ajal Menjemput Sebagaimana Kebiasaan Ketika Hidup
Rekomendasi
Teliti Bangkai yang...
Teliti Bangkai yang Dipercaya Peri, Ilmuwan Pastikan Bukan Makhluk dari Bumi
Fenomena Langka, Muncul...
Fenomena Langka, Muncul Quasar Merah yang Lebih Besar dari Matahari
Oksigen Gelap Ditemukan...
Oksigen Gelap Ditemukan di Dasar Laut, Ilmuwan Beberkan Hal Ini
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Ilmuwan Yakin Kesadaran...
Ilmuwan Yakin Kesadaran Manusia Bisa Disimpan di Komputer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved