Ijtihad Umar bin Khattab dari Soal Khamar Sampai Urusan Jilbab

Rabu, 10 Juni 2020 - 13:31 WIB
loading...
Ijtihad Umar bin Khattab...
Peranan Umar sangat besar sehubungan dengan beberapa persoalan umat Islam secara umum sebelum ada ketentuan wahyu. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Rasulullah mengumumkan tentang keberangkatan menunaikan ibadah haji pada tahun keenam sesudah hijrah ke Madinah . Sesampainya ke dekat Makkah , pasukan berkuda Quraisy menghadang beliau. Mereka melarang Nabi memasuki Makkah. Padahal kedatangan Rasulullah untuk menunaikan ibadah haji; bukan untuk berperang. Oleh karena itu beliau dan para sahabat berhenti di Hudaibiah. Rasulullah ingin berunding dengan pihak Quraisy agar dibukakan jalan untuk melakukan tawaf di Ka'bah dan menyelesaikan kewajiban haji. (Baca juga: Beberapa Kali Umar Berselisih Pendapat dengan Rasulullah ).

Selanjutnya beliau memanggil Umar Bin Khattab . Beliau memerintahkan agar Umar memasuki Makkah dan melobi kaum Quraisy mengenai maksud kedatangannya. Hanya saja, Umar keberatan. "Rasulullah, saya khawatir Quraisy akan mengadakan tindakan terhadap saya, mengingat di Makkah sudah tidak ada lagi Banu Adi bin Ka'b yang akan melindungi saya. Quraisy sudah cukup mengetahui bagaimana permusuhan saya dan tindakan tegas saya terhadap mereka dulu,” dalih Umar sembari mengusulkan orang lain untuk tugas itu.“Saya ingin menyarankan orang yang lebih baik dalam hal ini daripada saya, yaitu Usman bin Affan ," ujarnya. (Baca juga: Misteri Umar bin Khattab Saat Ikut Hijrah ke Madinah )

Nabi setuju dan Usman pun tidak keberatan. Usman mengadakan pembicaraan dengan Quraisy dan terpisah dari kaum Muslimin, sehingga dikira ia sudah dibunuh. Maka Rasulullah dan para sahabat mengadakan ikrar akan memerangi Quraisy kalau sampai Usman dibunuh. Ikrar ini dikenal dengan Bai'at Ridwan. (Baca juga: Ketika Umar Nekad Deklarasi Masuk Islam Kepada Kaum Quraisy )

Tetapi tak lama kemudian Usman kembali dan mengatakan bahwa untuk menjaga kewibawaan Quraisy di kalangan orang-orang Arab mereka menolak kedatangan kaum Muslimin ke Makkah tahun ini. Namun mereka tidak menolak perundingan untuk keluar dari suasana permusuhan.

Pembicaraan dilanjutkan antara kedua pihak untuk mengadakan perjanjian dan mencari perdamaian. Tetapi Umar tampaknya sudah kesal benar karena Nabi menyetujui pembicaraan demikian, sehingga ia melompat dan pergi menemui Abu Bakar , dan katanya: Abu Bakar, bukankah dia Rasulullah?

Baca juga: Islam Turun di Makkah, Benarkah Karena Wilayah Itu Paling Bejat?

Abu Bakar menjawab: “Ya, memang!”

“Bukankah kita ini Muslimin?” tanya Umar lagi.

“Ya memang!” kata Abu Bakar lagi.

Umar melanjutkan: “Bukankah mereka kaum musyrik?”

“Ya, benar!” jawab Abu Bakar”.

“Mengapa kita mau direndahkan dalam soal agama kita?” tanya Umar.

Akhirnya kata Abu Bakar kepada Umar, “Umar, duduklah. Taatilah dia dan jangan langgar perintahnya. Saya bersaksi, bahwa dia Rasulullah”.

Baca juga: Umar bin Khattab: Si Kidal Penggembala Unta dengan Ayah yang Pemarah

Umar pun kemudian berkata: “Saya bersaksi bahwa dia Rasulullah”.

Umar merasa tidak puas pembicaraannya dengan Abu Bakar. Ia pergi menemui Rasulullah dengan garis-garis kemarahan masih membayang di mukanya. “Rasulullah, bukankah Anda Rasulullah?” tanya Umar.

“Ya, memang,” jawab Nabi.

“Bukankah kita ini Muslimin?” tanya Umar lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Rekomendasi
Injil Kuno Berbahasa...
Injil Kuno Berbahasa Syria Ditemukan, Simak Sebagian Terjemahamannya
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Ternyata Bumi Bukan Memiliki 7 Benua
NASA Klaim Sisa-sisa...
NASA Klaim Sisa-sisa Banjir Besar Zaman Nabi Nuh dapat Dilihat dari Antariksa
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved