Sahur Hari Pertama, Kembali Mengingat Batas Waktu Imsak

loading...
Sahur Hari Pertama, Kembali Mengingat Batas Waktu Imsak
Di Indonesia ada waktu peringatan imsak 10 menit sebelum azan Subuh. Ilustrasi/SINDOnews
MARHABBAN ya Ramadhan. Dini hari ini adalah sahur pertama bagi umat Islam yang akan menunaikan ibadah puasa. Makan sahur merupakan salah satu di antara sunnah-sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang sangat ditekankan. Khusus di Indonesia, batasan sahur ditandai dengan imsak.

Imsak biasanya jatuh 10 menit sebelum waktu azan Subuh. Imsak di Jakarta pada Jumat (24/4/2020) akan jatuh sekitar pukul 04.27, sedangkan Subuh jatuh pada pukul 04:37.

Maksud imsak adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar (azan subuh) hingga terbenamnya matahari (azan maghrib). Dalil yang melandasi hal ini adalah firman Allah SWT:

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ



Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam.” (QS. Al-Baqarah : 187)

Dan juga hadis yang menyebutkan: "Fajar itu ada dua macam yaitu fajar yang diharamkan makan dan diperbolehkan melakukan salat (subuh) dan fajar yang diharamkan melakukan salat (Subuh) dan diperbolehkan makan." (HR Ibnu Khuzaimah dan Hakim).

Lalu bagaimana jika sedang sahur lalu terdengar azan subuh?



Muhammad Ajib, Lc, MA, dalam buku Fiqih Puasa Versi Madzhab Syafi’i memaparkan ulama madzhab Syafii bahkan mayoritas ulama 4 madzhab dan juga fatwa dari Syaikh Bin Baaz dan Syaikh al-Utsaimin, menyatakan makanan yang ada di mulut tidak boleh ditelan begitu mendengar azan subuh.
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَمَا كَانَ لِبَشَرٍ اَنۡ يُّكَلِّمَهُ اللّٰهُ اِلَّا وَحۡيًا اَوۡ مِنۡ وَّرَآىٴِ حِجَابٍ اَوۡ يُرۡسِلَ رَسُوۡلًا فَيُوۡحِىَ بِاِذۡنِهٖ مَا يَشَآءُ‌ؕ اِنَّهٗ عَلِىٌّ حَكِيۡمٌ
Dan tidaklah patut bagi seorang manusia bahwa Allah akan berbicara kepadanya kecuali dengan perantaraan wahyu atau dari belakang tabir atau dengan mengutus utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan izin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Mahatinggi, Mahabijaksana.

(QS. Asy-Syura:51)
cover bottom ayah
preload video