Interfaith dan Islamophobia (4): Mengurangi Tensi Antarpemeluk Agama

Rabu, 09 Februari 2022 - 17:14 WIB
loading...
Interfaith dan Islamophobia...
Imam Shamsi Ali, Direktur/Imam Jamaica Muslim Center. Foto/Ist
A A A
Imam Shamsi Ali
Presiden Nusantara Foundation,
Imam/Direktur Jamaica Muslim Center

Tak disangkal lagi bahwa Interfaith saat ini telah menjadi sebuah fenomena global. Dari organisasi dunia (PBB) ke tingkat negara hingga ke kota dan kampung-kampung, kegiatan Interfaith menjadi sesuatu yang ditradisikan. Tentu masing-masing pelaku dari agama yang berbeda punya pemahaman dan tujuannya yang berbeda pula.

Di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York misalnya bahkan ada kegiatan interfaith tahunan yang disebut "Week of Interfaith Harmony". Dan ini dilaksanakan di awal bulan Februari setiap tahunnya. Nusantara sendiri sejak tahun 2014 lalu telah menjadi co sponsor, dan saya pribadi selalu diminta menjadi pembicara mewakili Komunitas Islam. Yang terakhir dilaksanakan tanggal 3 Februari lalu.

Kegiatan Interfaith saya pribadi yang bersifat gobal bermula sejak sekitar tahun 2002. Saat itu saya diundang oleh The Interfaih Center New York untuk menjadi pembicara pada sebuah pertemuan antaragama Amerika dan Eropa di Frankfurt Jerman. Acara tersebut dikenal dengan "Trans Atlantic Interfaith Dialogue" yang melibatkan tiga agama samawi; Islam, Kristen dan Yahudi.

Di tahun-tahun berikutnya saya kembali mendapat kesempatan untuk hadir dalam berbagai kegitaan Interfaith di berbagai negara. Di tahun 2005 misalnya saya diundang sebagai peserta di pertemuan "Jewish-Muslim Dialogue" di Paris Prancis. Lalu pada tahun 2007 saya kembali diundang sebagai pembicara pada acara yang sama di Seville Spanyol.

Berbagai kegiatan antaragama yang saya lakukan saat itu baik secara domestik (di US) maupun di belahan Internasional mendapat pengakuan dari masyarakat dan pemerintahan Amerika. Beberapa penghargaan diberikan kepada saya sebagai pengakuan. Satu di antaranya adalah "Ambassador for Peace" dari Internasional Interreligious Federation yang berpusat di Korea Selatan di tahun 2002.

Di Tahun 2003 juga saya kembali mendapatkan penghargaan dari Long Island Interfaith Coalition sebagai penggerak dialogue antarkomunitas agama. Bahkan di tahun 2004 US Asian Federation, di mana saya sendiri sebagai Wakil Presidennya juga menganugerahkan penghargaan di bidang Peace Ambassador.

Berbagai kegiatan interfaith yang bersifat global juga terus berlanjut. Di tahun 2006 Uni Eropa (European Union) mengeluarkan dekrit pelarangan menyembelih hewan secara agama (ritual slaughtering). Alasannya karena tidak berpri kehewanan (menyiksa hewan). Dengan sendirinya ada dua Komunitas agama yang terdampak dengan keputusan ini; Yahudi dan Islam.

Maka di tahun itu melalui organisasi European Jewish Council menginisiasi pertemuan Muslim-Jewish di Vienna Austria. Pada acara itu mereka menghadirkan tokoh agama Amerika (Muslim dan Yahudi) untuk menjadi pembicara utama. Rabbi Marc Schneier, Presiden Foundation of Ethnic Understanding dan partner saya dalam Dialog Muslim-Yahudi bersama saya diundang sebagai pembicara utama.

Alhamdulillah, walaupun Uni Eropa tidak merubah dekrit atau keputusan mereka, Presiden Austria sendiri memutuskan bahwa religious slaughtering tidak dilarang di negara itu. Ada sekitar 20.000 orang Yahudi dan 600.000 Muslim di Austria.

Berbagai kiprah Interfaith itu menjadikan majalah The New York memilih saya sebagai satu dari tujuh tokoh agama yang paling berpengaruh (NY Seven Most Influential Religious Leaders) di tahun 2006. Pemilihan sebagai salah satu dari tokoh agama paling berpengaruh di New York memberikan ruang tersendiri bagi saya untuk semakin memperluas jaringan.

Pada Tahun 2008 bersama beberapa tokoh agama New York kami mendirikan International Clergy Association. Melalui organisasi ini kami banyak melakukan berbagai kegiatan di forum internasional, khususnya di forum PBB. Ketika Turki dan Spanyo mensponsori resolusi tentang "Alliance among Civilization" kami mengadakan UN conference on Peace yang bekerjasama dengan Peace Federation USA.

Setahun kemudian kami dianugerahi Ellis Island Honor Award, sebuah penghargaan tertinggi non militer yang diberikan kepada immigran yang dianggap berjasa bagi Amerika. Dasar penganugerahan itu karena keaktifan saya dalam membangun komunikasi antar agama, baik di US maupun di belahan dunia lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ijtima Ulama: Pengucapan...
Ijtima Ulama: Pengucapan Salam Berdimensi Doa Agama Lain Haram bagi Umat Islam
PPP Kutuk Keras Penodaan...
PPP Kutuk Keras Penodaan Al-Qur'an di Depan KBRI Belanda
Meneladani Ibrahim (1):...
Meneladani Ibrahim (1): Kebesaran Allah dan Kehidupan
Fitnah Kehidupan, Kisah...
Fitnah Kehidupan, Kisah Pemilik Kebun dalam Surat Al-Kahfi
Pertemuan Tokoh Agama...
Pertemuan Tokoh Agama Amerika, Serukan Perdamaian dan Stop Peperangan
Kisah Kepala Babi Menguji...
Kisah Kepala Babi Menguji Kebebasan Beragama di Korea Selatan
Rekomendasi
3 Fakta Orbit Planet...
3 Fakta Orbit Planet di Tata Surya yang Sesuai dengan Penjelasan di Al Quran
Fenomena Alam Langka...
Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Firaun Dibedah Ilmuwan
Inilah Danau Terkutuk...
Inilah Danau Terkutuk di Dunia, Bisa Ubah Hewan Menjadi Batu
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved