Kisah Sa’id bin Musayya Tolak Putra Khalifah Abdul Malik dan Pilih Duda Miskin sebagai Menantu

Kamis, 21 April 2022 - 17:14 WIB
loading...
Kisah Sa’id bin Musayya...
Syaikh yang teguh itu menjawab, Putriku adalah amanat di leherku, maka kupilihkan apa yang sesuai untuk kebaikan dan keselamatan dirinya. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Said bin Musayyab adalah seorang tabiin yang zuhud. Beliau menolak pinangan al-Walid,putra Khalifah Abdul Malik untuk putrinya, dan justru memilih duda miskin sebagai menantu.

Baca juga: Kisah Tabiin Cerdas Iyas Bin Mu’awiyah Al-Muzanni

Pemuda itu adalah Abu Wadaah. Ia amat tekun hadir di Masjid Nabawi untuk menuntut ilmu. Pemuda ini sering menghadiri halaqah Said bin Musayyab.

Pernah beberapa hari pemuda ini tidak menghadiri menghadiri majelis tersebut. Said bin Musayyab mengira dirinya sedang sakit atau ada yang menghalanginya untuk hadir. Beliau bertanya kepada beberapa orang di sekitarnya namun tidak pula mendapat berita tentang diriku.

Beberapa hari kemudian Abu Wardah menghadiri majelis beliau kembali. Beliau segera memberi salam lalu bertanya, "Ke mana saja engkau, wahai Abu Wadaah?"

"Istriku meninggal sehingga aku sibuk mengurusnya," jawabnya.

"Kalau saja engkau memberi tahu aku wahai Abu Wadaah, tentulah aku akan takziyah, menghadiri jenazahnya dan membantu segala kesulitanmu," ujar Said.

"Jazakallahu khairan, semoga Allah membalas kebaikan Anda," sambut Abu Wardah.

Ketika Abu Wardah bermaksud pulang, Said bin Musyyad meminta dirinya untuk menunggu sampai semua orang di majelis itu pulang. "Apakah engkau sudah berpikir untuk menikah lagi wahai Abu Wadaah?" tanya Said bin Musayyab begitu sebagian orang telah pulang.

"Semoga Allah merahmati Anda, siapa gerangan yang mau menikahkan putrinya dengan aku, sedang aku hanyalah seorang pemuda yang lahir dalam keadaan yatim dan hidup dalam keadaan fakir. Harta yang kumiliki tak lebih dari dua atau tiga dirham saja," jawab Abu Wardaah.

"Aku akan menikahkan engkau dengan putriku," ujar Said dengan wajah serius.

Baca juga: Mengapa Para Sahabat Nabi dan Tabiin Tak Memiliki Karomah?

Abu Wardaah terkejut dan terheran-heran. "Anda wahai Syaikh? Anda akan menikahkan putri Anda denganku padahal Anda telah mengetahui keadaanku seperti ini?" tanyanya keheranan.

"Ya, benar. Bila seseorang datang kepada kami dan kami suka kepada agama serta akhlaknya, maka akan kami nikahkan. Sedangkan engkau di mata kami termasuk orang yang kami sukai agama dan akhlaknya," ujarnya.

Lalu beliau menoleh kepada orang yang berdekatan dengan mereka berdua, dan beliau memanggilnya. Begitu mereka datang dan berkumpul, beliau bertahmid dan bershalawat, lalu menikahkan Abu Wardaah dengan putrinya. Maharnya uang dua dirham saja. Abu Wardaah berdiri dan tak mampu berkata-kata lantaran heran bercampur gembira, lalu iapun bergegas untuk pulang. Saat itu Abu Wardaah sedang shaum hingga lupa akan shaumnya.

"Celaka wahai Abu Wadaah, apa yang telah kau perbuat atas dirimu? Kepada siapa engkau akan meminjam uang untuk keperluanmu? Kepada siapa engkau akan meminta uang itu?" ujar Abu Wardah pada dirinya sendiri.

Ia sibuk memikirkan hal itu hingga Maghrib tiba. Setelah ia tunaikan kewajibannya, ia duduk untuk menyantap makanan berbuka berupa roti dan zaitun. Selagi dirinya mendapatkan satu atau dua suapan, mendadak terdengar olehnya ketukan pintu. "Siapa?" tanyanya.

"Said," jawab orang di luar.

Abu Wardaah mengira bahwa yang datang adalah Said yang dikenal kecuali Syaikh Said bin Musayyab. Sebab selama 20 tahun, beliau tidak pernah terlihat kecuali di tempat antara rumahnya sampai dengan Masjid Nabawi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Wafat Seorang Diri dan Kelak Dibangkitkan Sendirian
Nasihat Penuh Hikmah...
Nasihat Penuh Hikmah Tabi'in Hasan Al-Bashri kepada Pejabat Tinggi
Tokoh-tokoh Tabiin yang...
Tokoh-tokoh Tabiin yang Melakukan Ijtihad sebelum Mazhab-Mazhab
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri...
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri dan Doanya Agar Terhindar dari Penguasa Zalim
Kisah Tabiin Ibnu Sirin:...
Kisah Tabiin Ibnu Sirin: Pelopor Ilmu Interpretasi Mimpi dalam Islam
Rekomendasi
Gudang Es Pertama di...
Gudang Es Pertama di Dunia Ditemukan, Ilmuwan: Ini Penyelamat Iklim Bumi
Ironi Para Ilmuwan Hebat...
Ironi Para Ilmuwan Hebat yang Tak Pernah Memenangkan Nobel
Fenomena Alam Besar...
Fenomena Alam Besar Bakal Terjadi, Bintang-bintang Berukuran Besar Memuntahkan Bebatuan
Artikel Terkini
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved