Mewarnai Sendi-Sendi Kehidupan dengan Tauhid

loading...
Mewarnai Sendi-Sendi Kehidupan dengan Tauhid
Acara diskusi yang digelar oleh Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Hannah Indonesia pada Jumat (15/04) lalu, yang menghadirkan Ustadz Oemar Mieta. Foto dok Dompet Dhuafa
Setiap peristiwa dalam kehidupan kita pasti membawa hikmah dalam hidup. Orang yang bersyukur terhadap setiap karunia , setiap anugerah yang Allah berikan dalam kehidupan maka Allah hadirkan makna pada setiap karunia itu. Ketika makna hadir di dalam setiap karunia yang Allah berikan kepada kita, maka kita semakin sederhana dalam keinginan dan kita menyadari betapa besarnya kebutuhan kita dicukupi oleh Allah.

Kunci kebahagiaan itu adalah sederhana di dalam keinginan saat kita menapaki perjalanan kehidupan. Semakin orang sederhana dalam sebuah keinginan, semakin lapang pula hidupnya. Karena jarak kita dengan kebahagiaan hanyalah sebatas pada barang yang belum kita miliki. Maka saat kita tidak memiliki banyak keinginan, berarti kebahagiaan itu begitu banyak bertengger dan bertahan pada serambi kehidupan kita.

Ustadz Oemar Mita menyampaikan hal tersebut dalam acara diskusi yang digelar oleh Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Hannah Indonesia pada Jumat (15/04) lalu.

Baca juga: 6 Golongan Orang yang Bahagia dalam Pandangan Al-Qur'an Surat Al Mu'minun

Ustaz Oemar Mitta berpesan “Saatnya kita merealisasikan sederhana yang kita pelajari, semuanya bermuara kepada Allah SWT. insyaAllah jika dilakukan terus-menerus akan menjadi cita rasa yang renyah, gurih kehidupan akan mulai terasa dan bisa menjadi kenikmatan dalam kehidupan. Dunia dan seisinya di atur oleh Allah dari utara ke selatan akan mencukupi kebutuhan manusia, akan tetapi dunia dan seisinya tidak akan cukup walaupun untuk satu orang jika yang dicukupi adalah keinginan yang tidak ada ujungnya.”

Inti kehidupan dari kehidupan ini adalah tentang kita yang mentaklidkan Allah SWT. “Ibadah adalah seni dan semua yang dilakukan ditunjukan kepada Allah. Seni mengetuk hati di jalan Allah, menghadirkan hati di dalam apa saja yang kita lakukan adalah esensi dari praktik mewarnai kehidupan dengan tauhid,” tambah Bena Kribo, moderator diskusi hari ini.

Semoga, kita senantiasa bersyukur supaya Allah menyederhanakan keinginan kita. Rezeki itu pasti pas jika hanya memenuhi kebutuhan kita, tetapi rezeki kita tidak akan pernah cukup jika harus mencukupi semua keinginan kita yang tidak ada akhirnya.

Baca juga: Keistimewaan dan Kelebihan Sedekah di Bulan Ramadhan
(wid)
preload video