Kisah Mullah Nashruddin yang Diklaim Sebagai Warisan Kebudayaan Yunani
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 09:36 WIB
loading...
Yunani menganggap Mullah Nashruddin adalah bagian dari Kebudayaannya. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Mullah Nashruddin sudah menjadi milik lintas agama dan negara. Yunani mengklaim sang mullah yang sufi satirikal ini sebagai bagian dari warisan kebudayaannya. Turki tak mau kalah. Di negeri sekuler yang mayoritas penduduknya Muslim ini Mullah Nashruddin mendapat tempat yang layak.
Dalam "Religious Belief and National Belonging in Central and Eastern Europe" oleh Pew Research Center disebutkan agama di Yunani didominasi oleh Gereja Ortodoks Yunani, yang berada dalam persekutuan yang lebih besar dari Gereja Ortodoks Timur. Agama tersebut mewakili 90% dari total populasi pada 2015. Pemeluk Islam di negeri ini tidak lebih hanya 1% saja. Toh, Yunani punya klaim sendiri terkait mullah yang amat legendaris ini.
Sedangkan Pemerintah Turki, melalui departemen penerangannya, telah menerbitkan sebuah kumpulan lelucon metafisis yang dinisbatkan kepada tokoh yang dianggap sebagai guru muslim ini yang merupakan tipe-ideal mistik Sufi, meskipun Tarekat-tarekat Sufi ditindas melalui Undang-undang di Republik Turki.
Baca juga: Ketika Mullah Nashruddin Ditinggalkan Muridnya
"Kala Anda sampai di samudera, Anda tidak akan berbicara tentang arus sungai" demikian Idries Shah mengutip pernyataan Hakim Sanai dalam "The Walled Garden of Truth" ketika memulai menulis tentang Mullah Nashruddin dalam bukunya "The Sufis".
Dalam buku yang telah diterjemahkan M Hidayatullah menjadi "Mahkota Sufi: Menembus Dunia Ekstra Dimensi" ini, Idries Shah menulis Mullah (guru) Nashruddin adalah sosok klasik yang dirancang oleh para darwis; sebagian untuk tujuan pemberhentian (jeda) karena situasi-situasi sesaat di mana di dalamnya keadaan-keadaan tertentu dari jiwa dibuat jelas.
Nashruddin adalah seorang sufi satirikal dari Dinasti Seljuk. Beliau dipercaya hidup dan meninggal pada abad ke-13 di Akshehir, dekat Konya, ibu kota dari Kesultanan Rum Seljuk, sekarang di Turki.
Beliau dianggap orang banyak sebagai filsuf dan orang bijak, dikenal akan kisah-kisah dan anekdotnya yang lucu. Beliau muncul dalam ribuan cerita, terkadang jenaka dan pintar, terkadang bijak, tetapi sering juga bersikap bodoh atau menjadi bahan lelucon.
Setiap kisah Nasruddin biasanya mengandung humor cerdas dan mendidik. Festival Nasreddin Hodja dirayakan secara internasional antara 5–10 Juli setiap tahun di kota tempat tinggalnya.
Menurut Idries Shah, kisah-kisah Nashruddin, dikenal secara menyeluruh di Timur Tengah, merupakan (dalam manuskrip The Subtleties of the Incomparable Nasrudin) satu dari sejumlah pencapaian ganjil (ajaib) di dalam sejarah metafisika.
Dalam "Religious Belief and National Belonging in Central and Eastern Europe" oleh Pew Research Center disebutkan agama di Yunani didominasi oleh Gereja Ortodoks Yunani, yang berada dalam persekutuan yang lebih besar dari Gereja Ortodoks Timur. Agama tersebut mewakili 90% dari total populasi pada 2015. Pemeluk Islam di negeri ini tidak lebih hanya 1% saja. Toh, Yunani punya klaim sendiri terkait mullah yang amat legendaris ini.
Sedangkan Pemerintah Turki, melalui departemen penerangannya, telah menerbitkan sebuah kumpulan lelucon metafisis yang dinisbatkan kepada tokoh yang dianggap sebagai guru muslim ini yang merupakan tipe-ideal mistik Sufi, meskipun Tarekat-tarekat Sufi ditindas melalui Undang-undang di Republik Turki.
Baca juga: Ketika Mullah Nashruddin Ditinggalkan Muridnya
"Kala Anda sampai di samudera, Anda tidak akan berbicara tentang arus sungai" demikian Idries Shah mengutip pernyataan Hakim Sanai dalam "The Walled Garden of Truth" ketika memulai menulis tentang Mullah Nashruddin dalam bukunya "The Sufis".
Dalam buku yang telah diterjemahkan M Hidayatullah menjadi "Mahkota Sufi: Menembus Dunia Ekstra Dimensi" ini, Idries Shah menulis Mullah (guru) Nashruddin adalah sosok klasik yang dirancang oleh para darwis; sebagian untuk tujuan pemberhentian (jeda) karena situasi-situasi sesaat di mana di dalamnya keadaan-keadaan tertentu dari jiwa dibuat jelas.
Nashruddin adalah seorang sufi satirikal dari Dinasti Seljuk. Beliau dipercaya hidup dan meninggal pada abad ke-13 di Akshehir, dekat Konya, ibu kota dari Kesultanan Rum Seljuk, sekarang di Turki.
Beliau dianggap orang banyak sebagai filsuf dan orang bijak, dikenal akan kisah-kisah dan anekdotnya yang lucu. Beliau muncul dalam ribuan cerita, terkadang jenaka dan pintar, terkadang bijak, tetapi sering juga bersikap bodoh atau menjadi bahan lelucon.
Setiap kisah Nasruddin biasanya mengandung humor cerdas dan mendidik. Festival Nasreddin Hodja dirayakan secara internasional antara 5–10 Juli setiap tahun di kota tempat tinggalnya.
Menurut Idries Shah, kisah-kisah Nashruddin, dikenal secara menyeluruh di Timur Tengah, merupakan (dalam manuskrip The Subtleties of the Incomparable Nasrudin) satu dari sejumlah pencapaian ganjil (ajaib) di dalam sejarah metafisika.
Lihat Juga :