Sufisme Pengaruhi Kehidupan Mistik di India
Selasa, 23 Agustus 2022 - 16:58 WIB
loading...
Sufisme konon memiliki pengaruh kuat pada mistik India yang Hindu. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Nawab-Zada Sayyid Idries Shah al-Hasyimi yang ngetop dengan nama Idries Shah mengatakan pengaruh sufisme terhadap kehidupan mistik di India sangat kuat sehingga beberapa mazhab mistik yang dianggap sebagai produk Hinduisme kuno dinyatakan oleh para peneliti bersumber pada ajaran-ajaran sufi .
"Fakta sejarah ini tidak begitu penting bagi sufi karena sumber aliran mistik pada hakikatnya tunggal," ujar Idries Shah dalam bukunya berjudul "The Sufi" dan telah diterjemahkan M. Hidayatullah menjadi " Mahkota Sufi : Menembus Dunia Ekstra Dimensi".
Baca juga: Ajaran Sufi Hanya Bisa Dilakukan oleh Seorang Sufi
Menurut Idries Shah, pandangan para peneliti terhadap perbedaan aspek mistik di Timur Jauh berasal dari asumsi bahwa kultus-kultus dalam mistisisme itu merupakan produk budaya mandiri, sehingga tidak sama dalam setiap wilayah. Namun cara pandang demikian tidak dapat diterima oleh para sufi yang percaya bahwa hanya ada kebenaran tunggal dan barangsiapa mengetahuinya harus menyampaikannya serta tidak boleh menyembunyikannya.
Lebih seribu tahun yang lalu, benih sufisme yang kemudian berkembang menjadi mazhab-mazhab meditasi yang dianggap bersumber dari Hindu itu telah tertanam di India. Aliran mistik Cinta, yaitu bhakti adalah salah satu bukti yang diungkap Dr Tara Chand dalam bukunya Cultural History of India:
Beberapa ciri pemikiran orang India Selatan sejak abad kesembilan menunjukkan adanya pengaruh Islam yang sangat kuat. Di antara pengaruh-pengaruh Islam itu adalah meningkatnya perhatian pada monotheisme, kekhusyu'an beribadah, penyerahan diri (parpatti) dan kebaktian kepada guru (guru bhakti).
Pengaruh lainnya adalah kelonggaran sistem kasta, pengabaian terhadap ritual yang hampa ... menyatu dengan Tuhan, pengabdian kepada seorang guru ... Konsepsi sufi tentang pengabdian guru itu telah terkenal pada zaman Hindu Pertengahan.
Idries Shah dalam bukunya berjudul "The Sufis" mengkritisi pernyataan Dr Chand ini. Ia mengatakan sebagai seorang pakar sejarah, ternyata Dr Chand lalai mencatat pengaruh sufi yang sangat berarti secara khusus dan sebagai pokok perhatian daripada pengaruh Islam secara langsung, menurut pengertian yang lazim, yaitu Islam menurut pemahaman ulama Muslim.
Fungsi kebaktian kepada guru dalam kultus-kultus mistisisme India itu ternyata telah diselewengkan dari ajaran sufi yang sejati dan mengalami suatu transformasi di dalam mazhab-mazhab Hindu non-Sufi kemudian.
"Namun seringkali kultus-kultus dalam kerangka Hinduisme itulah yang sangat menarik para mahasiswa Barat yang berhasrat meneliti spiritualisme di Timur, dan cenderung direduksi sebagai hasil derivasi dari mazhab-mazhab sufi semata," ujar Idries Shah.
Meskipun para mahasiswa itu niscaya mempunyai bukti-bukti yang dapat diandalkan, kata Idries Shah, namun sebenarnya para guru sufilah yang bertanggung jawab pada tugas besar untuk membangun apa yang dikenal sebagai mazhab-mazhab mistik Hindu.
Baca juga: Kisah Sufi: Empat Syaikh Calon Hakim dan Noda Darah Sufi
Dalam bukunya Religions of India, Auguste Barth mencatat hubungan antara wilayah serta kronologi keberadaan para sufi di India dengan munculnya apa yang kemudian disebut mazhab mistik kuno India:
"Fakta sejarah ini tidak begitu penting bagi sufi karena sumber aliran mistik pada hakikatnya tunggal," ujar Idries Shah dalam bukunya berjudul "The Sufi" dan telah diterjemahkan M. Hidayatullah menjadi " Mahkota Sufi : Menembus Dunia Ekstra Dimensi".
Baca juga: Ajaran Sufi Hanya Bisa Dilakukan oleh Seorang Sufi
Menurut Idries Shah, pandangan para peneliti terhadap perbedaan aspek mistik di Timur Jauh berasal dari asumsi bahwa kultus-kultus dalam mistisisme itu merupakan produk budaya mandiri, sehingga tidak sama dalam setiap wilayah. Namun cara pandang demikian tidak dapat diterima oleh para sufi yang percaya bahwa hanya ada kebenaran tunggal dan barangsiapa mengetahuinya harus menyampaikannya serta tidak boleh menyembunyikannya.
Lebih seribu tahun yang lalu, benih sufisme yang kemudian berkembang menjadi mazhab-mazhab meditasi yang dianggap bersumber dari Hindu itu telah tertanam di India. Aliran mistik Cinta, yaitu bhakti adalah salah satu bukti yang diungkap Dr Tara Chand dalam bukunya Cultural History of India:
Beberapa ciri pemikiran orang India Selatan sejak abad kesembilan menunjukkan adanya pengaruh Islam yang sangat kuat. Di antara pengaruh-pengaruh Islam itu adalah meningkatnya perhatian pada monotheisme, kekhusyu'an beribadah, penyerahan diri (parpatti) dan kebaktian kepada guru (guru bhakti).
Pengaruh lainnya adalah kelonggaran sistem kasta, pengabaian terhadap ritual yang hampa ... menyatu dengan Tuhan, pengabdian kepada seorang guru ... Konsepsi sufi tentang pengabdian guru itu telah terkenal pada zaman Hindu Pertengahan.
Idries Shah dalam bukunya berjudul "The Sufis" mengkritisi pernyataan Dr Chand ini. Ia mengatakan sebagai seorang pakar sejarah, ternyata Dr Chand lalai mencatat pengaruh sufi yang sangat berarti secara khusus dan sebagai pokok perhatian daripada pengaruh Islam secara langsung, menurut pengertian yang lazim, yaitu Islam menurut pemahaman ulama Muslim.
Fungsi kebaktian kepada guru dalam kultus-kultus mistisisme India itu ternyata telah diselewengkan dari ajaran sufi yang sejati dan mengalami suatu transformasi di dalam mazhab-mazhab Hindu non-Sufi kemudian.
"Namun seringkali kultus-kultus dalam kerangka Hinduisme itulah yang sangat menarik para mahasiswa Barat yang berhasrat meneliti spiritualisme di Timur, dan cenderung direduksi sebagai hasil derivasi dari mazhab-mazhab sufi semata," ujar Idries Shah.
Meskipun para mahasiswa itu niscaya mempunyai bukti-bukti yang dapat diandalkan, kata Idries Shah, namun sebenarnya para guru sufilah yang bertanggung jawab pada tugas besar untuk membangun apa yang dikenal sebagai mazhab-mazhab mistik Hindu.
Baca juga: Kisah Sufi: Empat Syaikh Calon Hakim dan Noda Darah Sufi
Dalam bukunya Religions of India, Auguste Barth mencatat hubungan antara wilayah serta kronologi keberadaan para sufi di India dengan munculnya apa yang kemudian disebut mazhab mistik kuno India:
Lihat Juga :