Inilah Mujahidah Cerdas dan Penghapal Hadis Rasulullah

Rabu, 01 Juli 2020 - 12:27 WIB
loading...
Inilah Mujahidah Cerdas...
Ar-Rubayyi binti Muawwidz dikenal sebagai mujahidah kebanggaan Rasulullah, sosoknya tak kenal takut dan selalu maju ke medan perang . Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
Ar-Rubayyi' binti Mu'awwidz adalah shahabiyat yang hidup dalam naungan Islam. Ia tumbuh besar dari sebuah pohon yang buahnya mudah dipetik dan rasanya manis. Ia adalah anak dari Mu'awwidz bin Aftra', satu dari para pembesar pasukan Badar yang telah mendapat jaminan surga.

Keluarga Afra' mempunyai dedikasi tinggi dalam Perang Badar . Mereka meninggalkan jejak penuh berkah dalam perang ini.Adalah Abu Walid (Utbah bin Rabi'ah) bersama dengan saudaranya yang bernama Syaibah, juga putranya Al-Walid bin Utbah tampil mewakili barisan pasukan kaum musyrikin. Mereka menantang kaum muslimin. Karena itu, majulah tiga pemuda Anshar menyambut tantangannya itu, yakni tiga bersaudara yang terdiri dari Mu'awwidz, Mu'adz dan Auf. Semuanya adalah putra-putra Afra'.

Dari jiwa keberanian dan mujahid inilah darah Ar-Rubayyi lahir. Seperti keturunannya, keberanian yang dimiliki Ar-Rubayyi’ menjadikannya sebagai sosok yang gandrung dengan perjalanan jihad Rasulullah dan para shahabatnya. Pengalamannya dengan amalan puncak dalam Islam ini (baca: jihad) dimulai ketika ayahnya berpartisipasi dalam Perang Badar .

Ar-Rubayyi’ berangkat bersama Rasulullah SAW untuk mengikuti berbagai peperangan dengan tujuan agar mendapatkan pahala dan balasan yang telah disediakan Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk para mujahidin. Dia ikut berkontribusi dalam jihad dengan melayani pengobatan para mujahidin, serta menyiapkan perlengkapan logistik mereka. Ar-Rubayyi’ adalah wanita mulia yang memiliki keberanian dalam perlawanan terhadap kebatilan dan kemusyrikan. (Baca juga : Masuk Golongan Manakah Hati Kita? )

Ibnu Katsir berkata mengenai Ar-Rubayyi’,

“Dia berangkat bersama Rasulullah SAW untuk mengikuti berbagai peperangan guna mengobati para mujahidin yang terluka dan memberi minuman bagi mereka yang kehausan.”

Al-Bukhari mentakhrij dari Ar-Rubayyi’ bahwa dia berkata, “Kami ikut peperangan bersama Rasulullah SAW untuk membantu, memberikan minum, dan mengobati mujahidin yang terluka, serta membawa pulang mujahidin yang tewas ke Madinah.”

Rubayyi' pun dikenal sebagai mujahidah kebanggaan Rasulullah SAW . Sosoknya tak kenal takut dan selalu maju ke medan perang bersama Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Diriwayatkan ketika Rubayyi’ mengambil minyak wangi dari Asma’ binti Makhrabah, ibu Abu Jahal. Lalu Asma menanyakan nasab Rubayyi’. Lantas dia pun menyebutkan silsilah nasabnya. Kemudian Asma’ berkata, “Engkau adalah anak perempuan dari seorang pembunuh tuannya (Abu Jahal).”

Mendengar jawaban Ar-Rubayyi, Asma naik pitam namun tidak berani melawan keberaniannya, Asma hanya menimpali, “Demi Allah, aku tidak akan menjual sesuatu kepadamu untuk selama-lamanya.” Rubayyi merasa senang membuat Asma murka dengan berkata, “Haram bagiku untuk membeli sedikit saja dari minyak wangimu.”

Di berbagai peperangan, Ar-Rubayyi selalu berangkat bersama Rasulullah SAW . Tujuannya agar mendapatkan pahala dan balasan yang telah dijanjikan Allah.

Ar-Rubayyi’ masuk Islam di Madinah ketika Rasulullah tiba di sana sebagai seorang muhajir (orang yang berhijrah). Saat itu dia masih berusia sangat muda. Ar-Rubayyi’ merupakan salah seorang shahabiyat yang mendapat perhatian dari Nabi Muhammad, dan cukup dekat dengan beliau. Kedekatan tersebut menorehkan kedudukan dan kehormatan mulia Ar-Rubayyi’ di sisi Rasulullah.

Diceritakan bahwa Rasulullah mengunjungi Ar-Rubayyi’ pada pagi hari setelah malam pengantinnya, sebagai wujud silaturrahim kepadanya. Hal itu terjadi setelah Perang Badar. Dan dalam kunjungan itu, beliau juga menyempatkan diri untuk memberikan petunjuk kepada para wanita, demi kebaikan dunia dan akhirat.

Bahkan tidak sedikit teks sejarah yang menyebutkan kemuliaan dan kehormatan kedudukan Ar-Rubayyi’ di sisi Rasulullah SAW . Musa bin Harun Al-Hammal mengatakan, “Ar-Rubayyi’ binti Mu’awwidz telah mendampingi Nabi SAW, dan dia memiliki kehormatan yang tinggi.” Kemudian Adz-Dzahabi menyebutkan bahwa Rasulullah mendatangi Ar-Rubayyi’ di hari pernikahannya, lalu duduk di atas kasurnya, ini menunjukkan kesempurnaan kebahagiannya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
8 Sikap yang Bisa Mendatangkan...
8 Sikap yang Bisa Mendatangkan Cinta Allah SWT, Kaum Muslimah Wajib Tahu!
Kisah Muslimah dalam...
Kisah Muslimah dalam Surat At Tahrim : Ketika Allah SWT Menegur Istri-istri Nabi SAW
Inilah 4 Wanita Penghuni...
Inilah 4 Wanita Penghuni Surga beserta Alasannya
Mengenal Pasukan Muslimah...
Mengenal Pasukan Muslimah yang Ikut Berjuang di Medan Perang di Zaman Rasulullah SAW
Sosok Muslimah Insipratif...
Sosok Muslimah Insipratif : Zubaidah binti Abu Ja’far, Ibu Negara Sederhana yang Sangat Cerdas
Kisah Nenek Nabi Isa...
Kisah Nenek Nabi Isa Alaihissalam, Wanita Penyabar yang Selalu Ingin Mengabdi kepada Allah
Rekomendasi
Dua Gunung Berapi Besar...
Dua Gunung Berapi Besar Diprediksi Akan Meletus pada 2025
Ancaman Serius Matahari...
Ancaman Serius Matahari terhadap Bumi Akan Terjadi Besok
Kuda Laut Jatuh dari...
Kuda Laut Jatuh dari Langit Hebohkan Dunia Maya
Artikel Terkini
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
Keistimewaan Hari Jumat,...
Keistimewaan Hari Jumat, Yaumul Maiz Saat Allah Menampakan Diri di Surga
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Infografis
Fakta Fenomena Hujan...
Fakta Fenomena Hujan Meteor Berbahaya Bagi Bumi dan Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved