alexametrics

Subhanallah, Inilah Wasiat Rasulullah SAW kepada Abu Dzar Al-Ghifari

loading...
Subhanallah, Inilah Wasiat Rasulullah SAW kepada Abu Dzar Al-Ghifari
Wasiat Rasulullah SAW kepada sahabat Abu Dzar Al-Ghifari dapat dijadikan iktibar dan motivasi untuk beramal saleh. Foto Ilustrasi/dok thecompanion.in
Dalam satu Hadis diceritakan bahwa sahabat bernama Abu Dzar Al-Ghifari radhiyallahu 'anhu (RA) pernah meminta wasiat kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW). Abu Dzar Al-Ghifari dikenal sebagai sahabat Nabi yang setia dan mengabdikan hidupnya untuk Islam.

عَن اَبيِ ذًرٍ رَضَيِ اللٌهُ عَنهُ قَالَ : قُلتُ يَارَسُولَ اللٌهِ صَلَيِ اللٌهُ عَلَيهِ وَسَلَمَ اَوصِنيِ قَالَ عَلَيكَ بِتَقوَي اللٌهِ فَانٌهَا رَاسُ الآمرِ كُلٌهِ قُلتُ يَارَسُولَ اللٌهِ زَدنيِ قَالَ عَلَيكَ بِتِلآوَةِ القُرانَ فَاِنٌه نُورُلَكَ فيِ لآرضِ وَذٌخرُ لَكَ فيِ الٌسَمَأءِ. (رواه أبن حبان في صحيحه في حديث طويل)

Dari Abu Dzar RA , ia menceritakan, "Aku pernah berkata pada Rasulullah SAW, 'Wahai Rasulullah, berilah aku wasiat! Rasulullah SAW bersabda, 'Hendaklah engkau bertakwa kepada Allah Ta'ala, karena takwa adalah akar dari setiap urusan.' Aku berkata lagi, 'Wahai Rasulullah, tambahkan wasiat untukku!' Rasulullah pun bersabda: 'Hendaklah engkau membaca Al-Qur'an, karena sesungguhnya Al-Qur'an itu Nur (cahaya) bagimu di muka bumi dan bekal yang disimpan di langit". (HR. Ibnu Habban). (Baca Juga: 2 Amalan Ini Dapat Membersihkan Hati yang Berkarat)

Dalam Kitab Fadhail Qur'an karya Syeikh Maulana Zakariyya Al-Kandahlawy dijelaskan bahwa takwa adalah akar segala urusan. Hati yang memiliki rasa takut kepada Allah tidak akan pernah bermaksiat kepada-Nya dan tidak akan mengalami kesusahan. Dalam Syarh Ihya dari Ma'rifah Abu Nuaim bahwa Basith meriwayatkan dari Nabi SAW: "Rumah-rumah yang di dalamnya terdapat bacaan Al-Qur'an akan terlihat bersinar oleh para penduduk langit sebagaimana bintang-bintang terlihat bersinar oleh para penduduk bumi".



Adapun maksud hadis di atas adalah Abu Dzar Al-Ghifari menceritakan: 'Saya bertanya kepada Nabi SAW, "Berapa banyakkah kitab yang telah diturunkan oleh Allah?" Beliau SAW menjawab: "100 shahifah dan empat kitab suci. 50 shahifah diturunkan kepada Nabi Syits 'alaihissalam (AS), 30 shahifah kepada Nabi Idris AS, 10 shahifah kepada Nabi Ibrahim AS, 10 mushaf kepada Nabi Musa sebelum Taurat diturunkan kepadanya. Dan selain mushaf-mushaf itu ada empat kitab suci yang diturunkan kepadanya. Dan selain mushaf-mushaf itu ada empat kitab suci yang diturunkan yaitu Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur'an.'

Saya bertanya lagi, 'Apakah kandungan mushaf-mushaf yang diturunkan kepada Ibrahim AS?' Beliau menjawab, "Berisi tamsil-tamsil, misalnya: 'Wahai raja yang kuat dan angkuh! Aku tidak melantikmu untuk mengumpulkan harta, tetapi Aku melantikmu untuk mencegah sampainya doa seseorang yang dizalimi. Kamulah yang harus lebih dulu memperbaikinya, karena Aku tidak menolak doa orang yang dizalimi walaupun dia seorang kafir."



Syeikh Maulana Zakariya menyatakan, "Jika Nabi SAW akan mengangkat seorang sahabatnya sebagai gubernur atau hakim, maka beliau dengan penuh perhatian akan menambahkan di dalam nasihatnya: "Takutilah doa orang yang teraniaya, karena sesungguhnya antara ia dengan Allah tidak ada hijab".

Dalam sebuah syair Persia disebutkan, "Berhati-hatilah dengan keluhan orang yang teraniaya jika mereka berdoa karena penerimaan Allah itu dekat dengan mereka". (Baca Juga: 5 Wasiat Nabi Adam kepada Putranya Nabi Syith)

Juga disebutkan dalam shahifah-shahifah tersebut bahwa orang yang berakal sehat selama akalnya masih normal, hendaknya ia membagi seluruh waktunya menjadi tiga bagian, yaitu: (1) Untuk beribadah kepada Rabbnya; (2) Untuk menghisab dirinya, beberapa banyak keburukan atau kebaikan yang telah ia lakukan; (3) Untuk mencari penghasilan yang halal.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
وَهُوَ الَّذِىۡ يَقۡبَلُ التَّوۡبَةَ عَنۡ عِبَادِهٖ وَيَعۡفُوۡا عَنِ السَّيِّاٰتِ وَيَعۡلَمُ مَا تَفۡعَلُوۡنَ
Dan Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan,

(QS. Asy-Syura:25)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak