Benarkah Jafar Barzanji Penganut Syiah Zaidiyah? Begini Kata Gus Baha

Rabu, 05 Oktober 2022 - 05:15 WIB
loading...
Benarkah Jafar Barzanji...
Gus Baha menyebut Jafar Barzanji bermazhab Syiah Zaidiyah. Namun belakangan mengklarifikasi pernyataannya itu. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Penggubah Kitab Barzanji itu bernama Jafar Barzanji (1690-1764). Nama lengkapnya, Jafar bin Hasan bin Abdul Karim bin Muhammad. Beliau adalah keturunan Nabi Muhammad SAW . Diapun dibanggil Sayyid Jafar Barzanji. Lalu, benarkah dia penganut Syiah Zaidiyah?

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyebut bahwa Jafar Barzanji bermazhab Syiah Zaidiyah. Namun belakangan Gus Baha mengklarifikasi pernyataannya itu.

Gus Baha, dalam kanal Sulang Doa di jaringan YouTube, menyebut demikian dikaitkan dengan masuknya Islam pertama kali ke Indonesia dibawa oleh orang Syiah Zaidiyah. Alasan lainnya, kitab Barzanji maupun Diba' tidak menyebutkan nama-nama sahabat Nabi lainnya selain dari golongan Ahlul Bait (keluarga Nabi).

Hanya saja, pada kanal Thoriqussalam Indonesia, Gus Baha mencoba meluruskan pernyataannya itu. Dia bilang, Jafar Barzanji adalah seorang Ahlussunnah wal Jamaah . "Berdasarkan ilmu sosiologi, yang suka memperbandingkan berbagai kultur, bahwa benar isi Kitab Barzanji memiliki kemiripan dengan tradisi Syiah," katanya.

Baca juga: Kontroversi Kitab Barzanji: Nur Muhammad yang Picu Perdebatan

Sejatinya, pernyataan Gus Baha ini juga disebutkan Buku Ensiklopedi Islam Nusantara terbitan Departemen Agama. Menurut buku ini, pengaruh Syiah di Nahdlatul Ulama (NU) sangat besar dan mendalam. "Tradisi barzanji ini berkembang pesat di kalangan pesantren-pesantren yang tersebar di Jawa Tengah maupun Jawa Timur. NU yang notabene dianggap sebagai pesantren besar dianggap sebagai organisasi pelestari tradisi ini."

Kebiasaan membaca Barzanjijuga Diba’i yang menjadi ciri khas masyarakat NU berasal dari tradisi Syiah. Makanya kemudian Kiai Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pernah menyebut bahwa salah satu pengaruh tradisi Syiah dalam corak keislaman di Indonesia adalah praktik nyanyian (biasa disebut juga pujian) menjelang salat yang biasa dipraktikkan di kalangan warga nahdliyyin (NU).

Nyanyian itu berisi pujian untuk ahl albait atau keluarga Nabi, istilah yang sangat populer di kalangan Syiah maupun nahdliyyin. Bunyi nyanyian itu ialah: Li khamsatun uthfi biha, harra al Waba’ al Hathimah, al Mushthafa wa al Murtadla, wa Ibnuahuma wa al Fathimah.

“Terjemahannya: Aku memiliki lima ‘jimat’ untuk memadamkan epidemi yang mengancam; mereka adalah al-Musthafa (yakni Nabi Muhammad), al-Murtadla (yakni Ali bin Abi Thalib , menantu dan sepupu Nabi), kedua putra Ali (yakni Hasan dan Husein ), dan Fatimah (istri Ali).

“Gus Dur menyebut gejala ini sebagai ‘Syiah kultural’ atau pengaruh Syiah dari segi budaya, bukan dari segi akidah,” demikian Buku Ensiklopedi Islam Nusantara

Di luar itu, tak sedikit yang menyebutkan bahwa Jafar Barzanji adalah seorang Syiah, dan bahkan secara terang-terangan mengatakan bahwa Kitab Barzanji itu menyimpang, salah, dan bid’ah.

Baca juga: Maulid Nabi: Barzanji, Kitab Paling Populer Setelah Al-Qur'an

Lahir di Madinah
Sayyid Jafar Barzanji dilahirkan di Madinah dan menghabiskan seluruh usianya di sana. Sejak kecil dia telah menuntut ilmu dengan belajar Al-Qur'an kepada Syaikh Ismail al-Yamani, dan belajar tajwid serta memperbaiki bacaan dengan Syaikh Yusuf as-Su’udi dan Syaikh Syamsuddin al-Misri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Mana Lebih Utama, Seekor...
Mana Lebih Utama, Seekor Kambing atau Patungan Satu Sapi untuk Hewan Kurban?
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Menyikapi Perayaan Tahun...
Menyikapi Perayaan Tahun Baru Masehi, Simak Penjelasan Buya Yahya dan Gus Baha Ini
Rekomendasi
Dataran Tinggi Ontong...
Dataran Tinggi Ontong Java Mengalami Perubahan Besar Akibat Aktivitas Vulkanik
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Meningkat, Negara Timur Tengah Berpotensi Tak Layak Huni
Artikel Terkini
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Ayat-ayat Al Quran dan...
Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Nabi tentang Waktu
Tiga Dimensi Waktu yang...
Tiga Dimensi Waktu yang Dimiliki Manusia, Kaum Muslim Wajib Tahu
Konsep Waktu dalam Islam...
Konsep Waktu dalam Islam : Amanah Allah yang Wajib Dijaga dan Dipertanggungjawabkan
Nasihat Salafus Shalih...
Nasihat Salafus Shalih tentang Waktu, Pengingat Keras bagi yang Lalai
Kisah Dakwah Nabi Muhammad...
Kisah Dakwah Nabi Muhammad di Gua Tsur, Pelajaran Besar dari Hijrah ke Madinah
Infografis
Begini Ternyata Penjelasan...
Begini Ternyata Penjelasan Mengenai Fenomena Hujan Es
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved