Kumpulan Artikel: Sejarah Islam (halaman 6)
Hikmah
Kamis, 11 Juli 2024 - 14:57 WIB
Dalam bulan Mei 641 Masehi Amr bin Ash dan pasukannya meninggalkan Babilon. Kala itu kekacauan terjadi di ibu kota kerajaan Romawi karena kematian Konstantin mencapai puncaknya.
Hikmah
Kamis, 11 Juli 2024 - 14:47 WIB
Ia bermaksud menyerang Thabariyyah. Ia pun berhenti di satu daerah di dekatnya, dan mendirikan tenda di al-Aqhawanah yang masuk ke dalam wilayah Yordania.
Hikmah
Kamis, 11 Juli 2024 - 14:43 WIB
Ketika Heraklius menemui ajalnya di Konstantinopel, keadaan istana sudah dicekam oleh kekacauan akibat bencana yang telah menimpa Syam dan Mesir.
Hikmah
Rabu, 10 Juli 2024 - 15:12 WIB
Mereka dapat menguasai kota-kota Firaun serta peninggalan-peninggalan yang masih ada di daerah, yang dalam kebisuannya dapat bercerita tentang kisah sejarah seluruhnya.
Hikmah
Rabu, 10 Juli 2024 - 15:03 WIB
Yang paling banyak menerima serangan adalah kota al-Kirk dan al-Syubek. Kemudian Shalahuddin bergerak menuju Damaskus, dan tiba di sana pada tanggal 11 Shafar tahun 578 H.
Hikmah
Rabu, 10 Juli 2024 - 05:15 WIB
Khalifah Umar bin Khattab sangat mengagumi Amr bin Ash saat penaklukan Mesir. Dia menyebut, Amr berperang dengan kata-kata, orang lain berperang dengan pedang.
Hikmah
Selasa, 09 Juli 2024 - 05:15 WIB
Mereka teringat pada peranan Khalid bin Walid di Damsyik, Sad bin Abi Waqqas di Madain dan Nuaim bin Muqarrin di Nahawand. Mereka tidak melihat bahwa keberanian diri mereka kurang dari keberanian para pahlawan itu.
Hikmah
Senin, 08 Juli 2024 - 05:34 WIB
Arnath penguasa al-Kurk yang menjadi iblis Eropa, orang terkejam dan paling memusuhi kaum Muslimin menuju Madinah, dengan tujuan untuk menguasai dan menduduki daerah terhormat ini.
Hikmah
Senin, 08 Juli 2024 - 05:15 WIB
Ketika itulah datang berita tentang kematian Heraklius, pada paruh pertama bulan Februari tahun 641. Kematiannya itu telah menimbulkan kegelisahan yang luar biasa.
Hikmah
Minggu, 07 Juli 2024 - 11:42 WIB
Dikisahnya, kala itu Bangsa Eropa telah membangun sebuah benteng kokoh di Banyas, Negeri Syam, dekat rumah Nabi Yakqub as, di daerah yang bernama Makhadlat al-Ahzan.
Hikmah
Rabu, 03 Juli 2024 - 15:50 WIB
Dikisahkan, setelah perundingan damai gagal antara utusan muslim dengan pimpinan militer tertinggi Romawi, Muqauqis, pasukan muslim memperketat pengepungan benteng Babilon.
Hikmah
Selasa, 02 Juli 2024 - 05:35 WIB
Dikisahkan, pada tahun 575 H di bulan Dzulqadah, tentara Eropa berkumpul dan bergerak ke arah Syam bersama raja mereka. Mereka menyerang wilayah Syam.
Hikmah
Selasa, 02 Juli 2024 - 05:15 WIB
Dikisahkan, pada saat pasukan muslim di bawah komando Amr bin Ash mengepung benteng Babilon, Komandan tertinggi militer Romawi, Muqauqis, ada di dalam benteng itu.
Hikmah
Senin, 01 Juli 2024 - 15:57 WIB
Amr bin Ash mendapat berita bahwa garnisun Romawi sudah lari ke benteng Naqiyus ketika mendengar tentang kemenangan Muslimin dalam pertempuran Ain Syams.
Hikmah
Senin, 01 Juli 2024 - 15:47 WIB
Pada tahun ini hujan tidak turun di segenap penjuru negeri Syam, al-Jazirah, Irak, negeri-negeri al-Bakariyyah, Moshul, negeri-negeri pegunungan, Khalath, dan lain-lain. Paceklik dan musim panas menghebat.
Hikmah
Sabtu, 29 Juni 2024 - 05:50 WIB
Sementara pasukan Romawi maju menuju Ain Syams terbetik berita bahwa Amr bin Ash dan pasukannya telah pula menyusur dari sana hendak menyongsong mereka.
Hikmah
Sabtu, 29 Juni 2024 - 05:35 WIB
Raja lalu mengatakan kepada mereka bahwa Shalahuddin Al Ayyubi telah tiba di Syam - barangkali orang-orang yang ada di dalam benteng itu akan menyerahkannya kepada Shalahuddin.
Hikmah
Jum'at, 28 Juni 2024 - 21:44 WIB
Setelah Amr bin Ash puas dengan penempatannya di sana dan melihat anggota pasukan yang 15.500 orang prajurit, ia yakin bahwa saat yang menentukan antara dia dengan pihak Romawi sudah di ambang pintu.
Hikmah
Jum'at, 28 Juni 2024 - 21:30 WIB
Ketika ia melihat bahwa Shalahuddin Al Ayyui ada di Mesir dan kembali dalam keadaan kalah dalam perang di Ramallah, pasukan Eropa pun menggunakan kesempatan kosongnya negeri Syam itu.
Hikmah
Kamis, 27 Juni 2024 - 15:13 WIB
Khalifah Umar bin Khattab mengirim pasukan bantuan berjumlah 8.000 orang dipimpin Zubair bin Awwam dalam rangka memperkuat pasukan Amr bin Ash untuk membebaskan Mesir dari kekuasaan Romawi.