Wasiat Al-Fatih kepada Putranya (3): Perluas Negeri Melalui Jihad

Kamis, 23 Juli 2020 - 13:29 WIB
loading...
A A A
Bagaimana mungkin tempat ini tidak memiliki nilai-nilai historis, padahal di sini pernah menjadi pusat penyelenggaraan tatanan dunia Islam dalam jangka waktu yang lama?

Baca juga: Armada Laut Utsmani Kian Perkasa Setelah Taklukkan Konstantinopel

Bagaimana ia tidak akan memiliki nilai-nilai historis, padahal dari sini diberangkatkan pasukan Islam ke berbagai belahan dunia, berjihad di jalan Allah, menebarkan cahaya dan hidayah, serta keadilan di mana pun mereka berada?

Bagaimana tidak akan memiliki nilai-nilai historis, padahal di atas batu yang di atasnya kini berdiri mikropon, pernah dipancangkan panji-panji tentara Islam yang bergerak dari negeri-negeri muslim?

Baca juga: Ketika Sultan Muhammad Al-Fatih Ubah Daratan Menjadi Lautan

Saya ingin sebutkan salah satu di antaranya bahwa sesungguhnya pengiriman armada laut tentara Islam ke lndonesia dan Filipina di masa-masa peniajahan Belanda, dimulai dari tempat ini. Di sini pula diambil keputusan untuk mengirimkan pasukan dan armada untuk melindungi Afrika Utara dari serangan para penjajah yang rakus.

Lebih dari itu semua, sesungguhnya konstruksi bangunan sejarah ini di dinding-dindingnya terbentang bendera Rasulullah, selendangnya yang mulia, pedang-pedangnya, serta beberapa warisan beliau yang lain.

Pemerintahan Utsmani telah memberikan perhatian yang besar terhadap prinsip-prinsip dakwah. Oleh sebab itulah, dia selalu mempersiapkan rakyat dan tentaranya untuk merealisasikan prinsip rabbani ini ternyata memang menghasilkan buah yang ranum bagi kehidupan Islam dan kaum muslimin.

Baca juga: Pecat Syaikh Kurani sebagai Hakim, Sultan Muhammad Al-Fatih Menyesal

Baitul Mal
Wasiat Sultan berikutinya adalah, “Jagalah harta Baltul Mal. Jangan sampal dihambur-hamburkan.”

Menurut Ah-Shalabi, sultan-sultan Utsmani melihat bahwa pemerintahan adalah dewan eksekutif dan merupakan gambaran dari pendapat umat serta bertanggung jawab melindungi maslahat-maslahatnya. Dengan demiklan, berarti tanggung jawab pemerintah bukan hanya pada sisi keamanan dan pertahanan saja, namun juga bertanggung jawab melindungi kemaslahatan umum dan harta baitul mal dari pemborosan, penghamburan, serta menjaga semua pemasukan baitul mal.

“Jangan sekali-kali engkau mengambil harta rakyatmu, kecuali sesuai aturan Islam,“ begitu wasiat Sultan menegaskan.

Baca juga: Begini Cara Sultan Muhammad Al-Fatih Memuliakan Ulama

Kewajiban pemerintah adalah melaksanakan perintah-perintah syariat. Sedangkan syariat datang untuk menjaga harta manusla, yang merupakan penopang hidupnya. Islam telah mengharamkan semua cara untuk mengambil harta dengan cara yang tidak halal. Sedang kewajiban penguasa adalah menjaga harta rakyat dari pencurian dan perampokan dan bukan mengulurkan tangannya untuk mengambil harta mereka dengan cara yang tidak dibenarkan oleh syariat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masjid Hagia Sophia...
Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid
5 Nasihat Malaikat Jibril...
5 Nasihat Malaikat Jibril untuk Umat Islam, Salah Satunya Tentang Salat Malam
Sejarah Perang dalam...
Sejarah Perang dalam Islam dan Turunnya Ayat Perintah Jihad!
Sebab-sebab Dibolehkannya...
Sebab-sebab Dibolehkannya Berperang dalam Pandangan Islam, Simak di Sini!
Raja’ bin Haiwah:...
Raja’ bin Haiwah: Pemegang Surat Wasiat Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik
Wasiat Ali bin Abi Thalib...
Wasiat Ali bin Abi Thalib kepada Kumail: Manusia Ada Tiga Macam, Berikut Ini Penjelasannya
Rekomendasi
60 Spesies Baru Ditemukan...
60 Spesies Baru Ditemukan di Bawah Laut Pulau Paskah
Mengenal Ibnu Batuttah,...
Mengenal Ibnu Batuttah, Backpacker Legend Muslim Abad ke-14
Setelah Rusia, Riset:...
Setelah Rusia, Riset: Gempa Bumi Besar Berikutnya di Kanada
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
3 Pesepak Bola Muslim...
3 Pesepak Bola Muslim Terbaik Liga Inggris Musim 2022-2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved