3 Tingkatan Salat Malam Nisfu Syaban

Senin, 19 Februari 2024 - 09:22 WIB
loading...
3 Tingkatan Salat Malam...
As-Syaukâni mengatakan, Semua riwayat tentang salat malam nisfu Sya’bân ini adalah riwayat bathil dan palsu. Ilustrasi: Ist
A A A
Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin dalam kitabnya Majmu’ Fatawa mengatakan salat pada malam Nisfu Syaban ada tiga tingkatan.

Pertama, salat yang dikerjakan oleh orang yang terbiasa melakukannya di luar malam nisfu Syaban. Seperti orang yang terbiasa melakukan salat malam.

Jika orang ini melakukan salat malam yang biasa dilakukannya di luar malam nisfu Syaban pada malam nisfu Syaban tanpa memberikan tambahan khusus dan dengan tanpa ada keyakinan bahwa malam ini memiliki keistimewaan, maka salat yang dikerjakan orang ini tidak apa-apa. Karena ia tidak membuat-buat suatu yang baru dalam agama Allâh Azza wa Jalla.

Baca juga: 3 Amalan Malam Nishfu Syaban dan Keutamaannya

Kedua, salat yang khusus dikerjakan pada malam nisfu Sya’bân. Ini termasuk bid’ah. Karena tidak ada riwayat dari Nabi Muhammad SAW yang menyatakan Nabi SAW memerintahkan, atau mengerjakannya begitu juga dengan para sahabatnya.

Adapun hadis Ali ra yang diriwayatkan oleh Ibnu Mâjah rahimahullah, “Jika malam nisfu Sya’bân, maka salatlah di malam harinya dan berpuasalah pada siangnya.”

Hadis tersebut oleh Ibnu Rajab dinilainya lemah, sementara Rasyid Ridha menilainya palsu. Hadis seperti ini tidak bisa dijadikan sandaran untuk menetapkan hukum syari.

Para Ulama memberikan toleran dalam masalah beramal dengan hadis lemah dalam masalah fadhâilul a’mâl, tapi itupun dengan beberapa syarat yang harus terpenuhi, di antaranya :

- Syarat pertama kelemahan hadis itu tidak parah. Sementara kelemahan hadis (tentang salat nisfu Sya’bân) ini sangat parah. Karena di antara perawinya ada orang yang pernah memalsukan hadis.

- Syarat kedua, hadis yang lemah itu menjelaskan suatu yang ada dasarnya. Misalnya, ada ibadah yang ada dasarnya lalu ada hadis-hadis lemah yang menjelaskannya sementara kelemahannya tidak parah, maka hadis-hadis lemah ini bisa memberikan tambahan motivasi untuk melakukannya, dengan mengharapkan pahala yang disebutkan tanpa meyakininya sepenuh hati.

Baca juga: Mengoptimalkan Amalan-amalan di Bulan Syaban sebagai Bekal Persiapan Menjelang Ramadhan

Artinya, jika benar, maka itu kebaikan bagi yang melakukannya, sedangkan jika tidak benar, maka itu tidak membahayakannya karena ada dalil lain yang dijadikan landasan utama. Dan sebagaimana sudah diketahui bahwa dalam dalil yang memerintahkan untuk menunaikan salat nisfu Sya’bân, syarat-syarat ini tidak terpenuhi. Karena perintah ini tidak memiliki dalil yang shahih dari Nabi SAW sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Rajab dan yang lainnya.

Dalam al-Lathâif Ibnu Rajab mengatakan, “Begitu juga tentang salat malam pada malam nisfu Sya’bân, tidak ada satu dalil sahih pun dari Nabi SAW maupun dari sahabat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Syaban, Bulan Terakhir...
Syaban, Bulan Terakhir untuk Ganti Puasa Ramadan
Benarkah Puasa Setelah...
Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram?
Berapa Hari Puasa Nisfu...
Berapa Hari Puasa Nisfu Syaban dan Bagaimana Hukumnya?
Mengapa Orang Jawa Menyebut...
Mengapa Orang Jawa Menyebut Bulan Syaban dengan Kata Ruwah?
Rasulullah SAW Paling...
Rasulullah SAW Paling Sering Berpuasa di Bulan Syaban, Ini Alasannya!
Jadwal dan Niat Puasa...
Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Syaban Bersamaan
Rekomendasi
Bumi Semakin Kritis,...
Bumi Semakin Kritis, Turn Down the Heat Demi Cegah Pencairan Es Kutub Utara
10 Fenomena Alam Misterius...
10 Fenomena Alam Misterius yang Membius Mata Manusia
Fenomena Luar Angkasa...
Fenomena Luar Angkasa Paling Langka Akan Terlihat dari Bumi
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
3 Pesepak Bola Muslim...
3 Pesepak Bola Muslim Terbaik Liga Inggris Musim 2022-2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved