Jalinan Kasih Sayang Suami-Istri: Meneladani Rasulullah

loading...
Jalinan Kasih Sayang Suami-Istri: Meneladani Rasulullah
Ilustrasi/Ist
IMAM al-Ghazali mengemukakan sejumlah hak suami isteri dan adab pergaulan di antara mereka yang kehidupan berkeluarga tidak akan dapat harmonis tanpa semua itu. Di antara adab-adab yang dituntunkan oleh Al-Qur'an dan Sunnah itu ialah berakhlak yang baik terhadapnya dan sabar dalam menghadapi godaannya. (Baca juga: Sayyidah Aisyah Meralat Pendapat Abu Hurairah dan Ibnu Abas dalam Kasus Ini)

Allah Ta'ala berfirman:

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ

"... Dan gaulilah mereka (isteri-isterimu) dengan cara yang ma'ruf (patut) ..., (QS An Nisa': 19)

وَأَخَذْنَ مِنْكُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا



"... Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat." (QS An Nisa': 21)

وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ

"... Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu ...." (QS An Nisa:36)



Ada yang menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan "teman sejawat" dalam ayat di atas ialah isteri.
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
اِنۡ تَجۡتَنِبُوۡا كَبٰٓٮِٕرَ مَا تُنۡهَوۡنَ عَنۡهُ نُكَفِّرۡ عَنۡكُمۡ سَيِّاٰتِكُمۡ وَنُدۡخِلۡـكُمۡ مُّدۡخَلًا كَرِيۡمًا
Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).

(QS. An-Nisa:31)
cover bottom ayah
preload video