Bersifat Lemah Lembut Ciri Pengikut Rasulullah

loading...
Bersifat Lemah Lembut Ciri Pengikut Rasulullah
Sifat lemah lembut sendiri adalah akhlak Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Beliau dikenal sebagai sosok yang memiliki kelemahlembutan. Foto ilustrasi/istimewa
Manusia memiliki watak berbeda-beda dan tabiat yang beraneka ragam. Ada di antara mereka yang bertabiat kasar, ada yang bertabiat tidak mau tahu, dan ada juga yang bertabiat lemah lembut.

Dengan beragamnya tabiat dan watak itu, kita sebagai umat muslim atau umatnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa salam untuk menjadi yang terbaik dan yang terpuji, menjadi orang yang lemah lembut dalam segala hal. Lemah lembut dalam sikap, tabiat, watak, dalam ucapan, tingkah laku, dan sebagainya.

(Baca juga :Aisyah Al-Humaira, Obat dari Atas Langit yang Ketujuh)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:



إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُوْنُ فِيْ شَيْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ عَنْ شَيْءٍ إِلاَّ شَانَهُ

“Sesungguhnya tidaklah kelemahlembutan itu ada pada sesuatu melainkan akan menghiasinya dan tidaklah tercabut dari sesuatu melainkan akan merusaknya.” (Sahih, HR. Muslim dari Aisyah radhiyallahu ‘anha)

Sifat lemah lembut sendiri adalah akhlak Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau dikenal sebagai sosok yang memiliki kelemahlembutan. Ustad Abu Ihsan Al-Atsary dalam kajiannya tentang 'Aktualisasi Akhlak Muslim' menjelaskan, salah satu buktinya bahwa beliau tidak pernah mengasari perempuan. Baik itu istri beliau ataupun perempuan-perempuan yang lain.



(Baca juga :Inilah Sunnah Rasulullah dalam Menyambut Kelahiran Anak)
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
هُوَ الَّذِىۡ خَلَقَكُمۡ مِّنۡ تُرَابٍ ثُمَّ مِنۡ نُّطۡفَةٍ ثُمَّ مِنۡ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخۡرِجُكُمۡ طِفۡلًا ثُمَّ لِتَبۡلُغُوۡۤا اَشُدَّكُمۡ ثُمَّ لِتَكُوۡنُوۡا شُيُوۡخًا ؕ وَمِنۡكُمۡ مَّنۡ يُّتَوَفّٰى مِنۡ قَبۡلُ وَلِتَبۡلُغُوۡۤا اَجَلًا مُّسَمًّى وَّلَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُوۡنَ
Dialah yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu dari segumpal darah, kemudian kamu dilahirkan sebagai seorang anak, kemudian dibiarkan kamu sampai dewasa, lalu menjadi tua. Tetapi di antara kamu ada yang dimatikan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) agar kamu sampai kepada kurun waktu yang ditentukan, agar kamu mengerti.

(QS. Ghafir:67)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video