alexametrics

5 Amalan untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

loading...
5 Amalan untuk Orang Tua yang Sudah Wafat
Ustaz Muchlis Al-Mughni, dai lulusan Al-Azhar Mesir. Foto/Dok SINDOnews
Salah satu amalan yang dicintai Allah Ta'ala adalah berbakti kepada orang tua (birrul-walidain). Ustaz Muchlis Al-Mughni (dai lulusan Al-Azhar Mesir) menyebutkan ada lima amalan yang bisa dilakukan untuk orang tua yang sudah wafat.

Suatu ketika, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) berkumpul bersama para sahabat, tiba-tiba datang seseorang dari Suku bani Salamah, lalu berkata, "Ya Rasulullah masih adakah sisa bakti yang dapat aku lakukan sepeninggal kedua orang tuaku?" (Baca Juga: Cara Berbakti kepada Orangtua yang Sudah Wafat)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Ya ada, doakan kebaikan untuk keduanya, mohonkan ampunan untuk keduanya, sambung silaturahim di keluarga keduanya yang tidak tersambung tanpa ada keduanya, dan muliakan teman-teman kedua orang tua." (HR. Abu Daud)



"Bakti kita kepada ayah dan ibu tidak terhenti dengan sepeninggal keduanya. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai bentuk terima kasih dan bakti kita kepada keduanya," kata Ustaz Muchlis yang juga imam di Masjid Cut Mutia Menteng Jakarta Pusat.

Berikut 5 amalan yang bisa kita lakukan untuk orang tua:
1. Mendoakan kebaikan untuk keduanya di setiap doa yang kita panjatkan.
2. Memohonkan ampunan kepada Allah Ta'ala untuk keduanya.
3. Menyambung silaturahim yang biasa dijaga oleh kedua orang tua kita.
4. Menghormati teman-teman keduanya yang masih ada.
5. Bersedekah atas nama keduanya, menjaga serta menghidupkan amal kebaikan yang biasa dilakukan semasa hidup keduanya, seperti jika keduanya rajin puasa sunnah, maka ikutilah. Jika keduanya selalu menjadi donatur untuk kaum dhu'afa dan aktivitas dakwah maka lanjutkanlah, dan lain sebagainya.

Berbakti kepada orang tua adalah penyebab turunnya ampunan dan rahmat Allah. Selain itu menjadi jalan cepat menuju surga dan jalan menambah keberkahan usia dan rezeki. [Baca Juga: 17 Amalan Ringan yang Memiliki Pahala Besar (1)]

Dikisahkan, seseorang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sambil berkata: "Ya Rasulullah aku ingin ikut berjihad". Rasulullah balik bertanya, "Sebentar, apakah ibumu masih ada?" Orang itu menjawab, "Ya, masih ada ya Rasulullah". Rasulullah lalu bepesan, "Dampingi selalu ibumu, di situpun ada surga". (HR. Ibnu Majah). (Baca Juga: Tidak Mudik Tak Berdosa, Banyak Cara Berbakti kepada Orangtua)
(rhs)
cover top ayah
اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الۡحَـىُّ الۡقَيُّوۡمُۚ  لَا تَاۡخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوۡمٌ‌ؕ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ مَنۡ ذَا الَّذِىۡ يَشۡفَعُ عِنۡدَهٗۤ اِلَّا بِاِذۡنِهٖ‌ؕ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ اَيۡدِيۡهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡ‌ۚ وَلَا يُحِيۡطُوۡنَ بِشَىۡءٍ مِّنۡ عِلۡمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ‌‌ۚ وَلَا يَـــُٔوۡدُهٗ حِفۡظُهُمَا ‌ۚ وَ هُوَ الۡعَلِىُّ الۡعَظِيۡمُ
Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

(QS. Al-Baqarah:255)
cover bottom ayah
preload video
KOMENTAR
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak