4 Tips Menyambut Bulan Ramadhan
Minggu, 11 April 2021 - 10:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Takut Kepada Makhluk Ghaib? Hati-hati Terjerumus Syirik
Para salaf ash-shalih juga berdoa kepada Allah Ta’ala supaya dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Mereka juga berdoa supaya amal ibadah mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah Ta’ala. Jika telah tampak hilal bulan Ramadhan mereka berdoa:
الله أَكبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلْهُ عَلَينَا بِالأَمنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسلاَمِ، وَالتَّوفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرضَى رَبِّيَ وَرَبُّكَ اللهُ
“Allah Maha Besar, Ya Allah, masukkan kami ke dalam bulan Ramadhan dengan penuh keamanan dan keimanan, keselamatan dan kepasrahan, petunjuk amal yang engkau cintai dan ridhai, Rabbku dan Rabbmu Adalah Allah Ta’ala.” (Al-Adzkar, Imam Nawawi, 374)
3. Sambut dengan penuh bahagia dan gembira
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan kabar gembira kepada para sahabatnya tentang hadirnya bulan Ramadhan.
Baca juga: Insinyur Cantik Ini Jadi Astronot Perempuan Pertama UEA
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan kabar gembira para sahabatnya dengan mengatakan:
قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ، وَيُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ، فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مِنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ
“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan bulan barakah. Allah mewajibkan puasa di dalamnya. Dibuka pintu-pintu Surga dan ditutup rapat-rapat pintu neraka, dan dibelenggu setan-setan. Di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Maka barang siapa terhalang dari kebaikan di dalamnya, ia terhalang dari masuk Surga.” (HR. Ahmad, HR. An-Nasa’i, HR. Al-Baihaqi di dalam kitab Syu’abul Iman, 3/301, No. 3600)
4. Menyiapkan agenda kegiatan untuk optimalisasi Ramadhan
Saat Ramadhan hampir tiba, kebanyakan dari masyarakat kita lebih fokus merencanakan urusan dunia dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin. Sedikit sekali dari mereka yang merencanakan urusan akhirat dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin.
Baca juga: Gelar Kharisma Event Nusantara, Sandiaga Uno: Lokomotif Penggerak Ekonomi Masyarakat
Kenapa hal ini bisa terjadi? Barangkali itu terjadi karena saudara-saudara kita, atau bahkan mungkin termasuk kita, masih belum memahami dengan benar tujuan manusia hidup di dunia ini. Atau, karena lupa atau bahkan dilupakan akan pemahaman bahwa hidup adalah kesempatan besar untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala sebagai Rabb yang telah menganugerahi manusia dengan berbagai macam bentuk kenikmatan.
Para salaf ash-shalih juga berdoa kepada Allah Ta’ala supaya dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Mereka juga berdoa supaya amal ibadah mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah Ta’ala. Jika telah tampak hilal bulan Ramadhan mereka berdoa:
الله أَكبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلْهُ عَلَينَا بِالأَمنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسلاَمِ، وَالتَّوفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرضَى رَبِّيَ وَرَبُّكَ اللهُ
“Allah Maha Besar, Ya Allah, masukkan kami ke dalam bulan Ramadhan dengan penuh keamanan dan keimanan, keselamatan dan kepasrahan, petunjuk amal yang engkau cintai dan ridhai, Rabbku dan Rabbmu Adalah Allah Ta’ala.” (Al-Adzkar, Imam Nawawi, 374)
3. Sambut dengan penuh bahagia dan gembira
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan kabar gembira kepada para sahabatnya tentang hadirnya bulan Ramadhan.
Baca juga: Insinyur Cantik Ini Jadi Astronot Perempuan Pertama UEA
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan kabar gembira para sahabatnya dengan mengatakan:
قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ، وَيُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ، فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مِنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ
“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan bulan barakah. Allah mewajibkan puasa di dalamnya. Dibuka pintu-pintu Surga dan ditutup rapat-rapat pintu neraka, dan dibelenggu setan-setan. Di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Maka barang siapa terhalang dari kebaikan di dalamnya, ia terhalang dari masuk Surga.” (HR. Ahmad, HR. An-Nasa’i, HR. Al-Baihaqi di dalam kitab Syu’abul Iman, 3/301, No. 3600)
4. Menyiapkan agenda kegiatan untuk optimalisasi Ramadhan
Saat Ramadhan hampir tiba, kebanyakan dari masyarakat kita lebih fokus merencanakan urusan dunia dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin. Sedikit sekali dari mereka yang merencanakan urusan akhirat dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin.
Baca juga: Gelar Kharisma Event Nusantara, Sandiaga Uno: Lokomotif Penggerak Ekonomi Masyarakat
Kenapa hal ini bisa terjadi? Barangkali itu terjadi karena saudara-saudara kita, atau bahkan mungkin termasuk kita, masih belum memahami dengan benar tujuan manusia hidup di dunia ini. Atau, karena lupa atau bahkan dilupakan akan pemahaman bahwa hidup adalah kesempatan besar untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala sebagai Rabb yang telah menganugerahi manusia dengan berbagai macam bentuk kenikmatan.
Lihat Juga :