Berikut ini Kunci Sikap Toleransi Menurut Gus Baha

Senin, 07 Juni 2021 - 12:52 WIB
loading...
Berikut ini Kunci Sikap...
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha/Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha mengatakan kunci sikap toleransi adalah memiliki referensi keilmuan yang cukup.

Baca juga: Warning! Medsos Sarana Subur Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi

Hal ini disampaikannya Gus Baha saat mengisi kegiatan Halal bi Halal KJRI Frankfurt yang digelar secara virtual dan diikuti oleh seluruh organisasi masyarakat Islam di wilayah kerjanya termasuk Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jerman, Ahad (6/6/2021).

"Pikiran saya sederhana, ilmu itu melahirkan sikap. Jika punya referensi yang cukup tentang toleransi maka kita hidup di mana saja maka akan tetap toleransi," ucap Gus Baha seperti dikutip laman resmi Nahdlatul Ulama.

Dalam acara yang mengusung tema Memahami Halal bi Halal dalam meningkatkan persatuan Internasional dan antar umat beragama tersebut, Gus Baha menyampaikan, memiliki sifat toleransi membuat seseorang bisa hidup di lintas negara, agama dan komunitas.

Baca juga: Pesan Gus Baha Agar Tidak Ditanya Malaikat di Alam Kubur

Dengan begitu, kata Gus Baha, seorang muslim tidak boleh memerangi umat beragama lain karena konteksnya tidak dalam suasana perang. Adapun pihak yang boleh diperangi yaitu mereka yang memerangi kita, seperti yang terjadi pada zaman penjajahan Jepang dan Belanda di Indonesia.

"Sehingga damai dan perang ada konteks rasionalitasnya. Ayatnya jelas, seorang yang kita benci, bisa saja suatu saat nanti ditakdirkan Allah menjadi seseorang yang kita dicintai," tambah Gus Baha sambil mengutip Surat Al-Mumtahanah ayat 7.

Gus Baha menambahkan, referensi keilmuan tentang toleransi cukup banyak dalam Islam. Seperti kisah seorang Yahudi yang meminta tolong ke Siti Aisyah, setelah ditolong lalu ia mendoakan agar Aisyah selamat dari siksa kubur.

"Jadi kalau beda agama, jika sesuatu yang benar maka dibenarkan. Kaidah dalam interaksi beda agama, jangan bilang iya semua, jangan bilang tidak semua, tapi sesuai referensi (ajaran nabi)," tegas Kiai Muda asal Rembang ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Mana Lebih Utama, Seekor...
Mana Lebih Utama, Seekor Kambing atau Patungan Satu Sapi untuk Hewan Kurban?
Apakah Tradisi Halal...
Apakah Tradisi Halal Bilhalal Sudah Ada di Zaman Nabi Muhammad SAW?
Halalbilhalal dalam...
Halalbilhalal dalam Al Quran: Tak Ada Alasan untuk Bilang Tiada Maaf Bagimu
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Rekomendasi
Harta Karun Air Purba...
Harta Karun Air Purba Berusia 6 Juta Tahun Ditemukan di Bawah Pegunungan Sisilia
Ini Kandungan Muntahan...
Ini Kandungan Muntahan Ikan Paus Sperma, Bikin Penemunya Auto Tajir
Fenomena Alam Ini yang...
Fenomena Alam Ini yang Bikin Tanah Bergerak dan Lubang Raksasa Bermuncuan
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Ini Satu-satunya Orang...
Ini Satu-satunya Orang yang Mampu Serang AS Menurut Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved