Akibat Enggan Menolong Ahlul Bait Rasulullah

Kamis, 11 Juni 2020 - 08:57 WIB
loading...
Akibat Enggan Menolong...
Ustaz Miftah el-Banjari (kanan) ketika bertemu Al-Habib Ali Bin Abdurrahman Assegaf di Tebet Jakarta beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
A A A
Ustaz DR Miftah el-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Qur'an

Dikisahkan pada zaman dahulu, ada seorang Syarifah, cucu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dari kalangan Sa'adah Ba'alawiyin yang telah lama menjanda bersama anak-anaknya. Setelah ditinggal wafat suaminya, sang syarifah itu terpaksa menjual rumahnya.

Kian hari, kehidupan ekonomi sang janda miskin itu makin sulit mendapatkan penghasilan, hingga ia dan anak-anaknya yang masih kecil terusir dari rumah sewaannya. Sang Syarifah tak tahu harus pergi kemana meminta pertolongan. (Baca Juga: Sahabat Ini Tidak Tidur Semalaman karena Cintanya kepada Rasulullah )

Di sana ada seorang ulama besar dan sekaligus seorang mufti terkemuka. Maka Syarifah itu mendatangi ulama mufti itu untuk sekadar meminta izin bertempat tinggal sementara di rumahnya yang besar itu.

Lantas mufti itu berkata, "Apa bukti engkau keturunan Rasulullah ?"

Syarifah tidak bisa berkata-kata apa. Karena maklum pada masa itu, belum ada lembaga Rabithah Alawiyyin yang mengeluarkan semacam paspor untuk melegitimasi seseorang benar seorang Syarif atau Syarifah keturunan Sayyidina Hasan atau Husain, cucu Rasulullah SAW .

Si Syarifah terdiam tak mampu meyakinkan sang ulama . Si ulama enggan membantu Syarifah bahkan mufti itu mengusir Syarifah dan anak-anaknya.

Pada malam harinya, si ulama bermimpi akan memasuki surga. Dia menyaksikan istana-istana megah yang sungguh sangat indah. Sang Mufti berharap bisa memasukinya.

Saat ia melangkah ingin memasukinya, ada seseorang yang menahannya. Oleh seorang penjaganya, ulama itu ditarik paksa keluar untuk menjauhi istana itu.

Sang penjaga berkata, "Engkau harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari Rasulullah SAW !"

Sang ulama segera mendatangi Rasulullah yang berdiri tak jauh dia berada. "Duhai Rasulullah, aku fulan bin fulan. Dulu aku sewaktu di dunia mencintaimu, banyak bersalawat padamu, mengapa aku tidak diizinkan memasuki istana yang indah itu. Akuilah aku sebagai umatmu. Berilah aku syafaatmu!"

Lantas dijawab oleh Rasulullah , "Mana bukti engkau umatku?!"

Si ulama terdiam tak mampu membuktikan apa-apa. "Mengapa saat datang keturunanku meminta perlindungan padamu, engkau masih mempertanyakan dan meminta bukti?"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Rekomendasi
Fakta Gunung Bergerak,...
Fakta Gunung Bergerak, Berikut Penjelasan Al-Qur'an dan Sains
Jakarta Termasuk dari...
Jakarta Termasuk dari 3 Kota Besar di Dunia yang Akan Tenggelam
Memiliki Perisai Setajam...
Memiliki Perisai Setajam Pisau, Dinosaurus Jenis Baru Ditemukan
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Iran Sangat Terpukul...
Iran Sangat Terpukul Akibat Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Mereka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved