Sa’ad bin Abi Waqqash: Penduduk Surga Penyebar Islam di Cina

Jum'at, 12 Juni 2020 - 05:01 WIB
loading...
Sa’ad bin Abi Waqqash:...
Aku adalah orang ketiga yang memeluk Islam, dan orang pertama yang melepaskan anak panah di jalan Allah, begitu Saad bin Abi Waqqas memperkenalkan diri. Foto/Ilustrasi/Ist.
A A A
PADA suatu hari, ketika Rasulullah SAW sedang duduk bersama para sahabat , tiba-tiba beliau menatap ke langit seolah mendengar bisikan malaikat . Kemudian Rasulullah menatap para sahabatnya sembari bersabda, "Sekarang akan ada di hadapan kalian seorang laki-laki penduduk surga ."

Mendengar ucapan Rasulullah SAW, para sahabat menengok ke kanan dan ke kiri pada setiap arah, untuk melihat siapakah gerangan lelaki berbahagia yang menjadi penduduk surga. Tidak lama berselang datanglah laki-laki yang ditunggu-tunggu itu, dialah Sa’ad bin Abi Waqqash.

Rasulullah suatu ketika juga pernah menyebut 10 sahabatnya yang menjadi penduduk surga. Nama Sa'ad bin Abi Waqqas juga menjadi salah satunya. "Abu Bakar di surga, Umar di surga, Usman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Sa'ad di surga, Sa'id di surga, Abu Ubaidah bin Jarrah di surga." (HR. At-Tirmidzi). (Baca juga: Zubair: Orang Pertama yang Menghunuskan Pedang di Jalan Allah )

Di samping terkenal sebagai anak yang berbakti kepada orang tua, Sa’ad bin Abi Waqqash juga terkenal karena keberaniannya dalam peperangan membela agama Allah. Ada dua hal penting yang dikenal orang tentang kepahlawanannya. Pertama, Sa’ad adalah orang yang pertama melepaskan anak panah dalam membela agama Allah dan juga orang yang mula-mula terkena anak panah. Ia hampir selalu menyertai Nabi dalam setiap pertempuran.

Baca juga: Beberapa Kali Umar Berselisih Pendapat dengan Rasulullah

Kedua, Sa’ad adalah satu-satunya orang yang dijamin oleh Rasulullah SAW dengan jaminan kedua orang tua beliau. Dalam Perang Uhud, Rasulullah SAW bersabda, "Panahlah, wahai Sa’ad! Ayah dan ibuku menjadi jaminan bagimu."

Sa’ad bin Abi Waqqash juga dikenal sebagai seorang sahabat yang doanya senantiasa dikabulkan Allah. Qais meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Ya Allah, kabulkanlah Sa’ad jika dia berdoa.”

Abdullah bin Amru bin Ash pernah datang menemuinya, menanyakan jenis ibadat dan amal perbuatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, Sa’ad menjawab sederhana: “Aku beribadah seperti yang biasa kita sama-sama lakukan, hanya saja aku tak pernah menaruh dendam atau niat jahat terhadap siapapun selagi ia masih sama-sama muslim”

Cita-citanya itu terkabulkan. Ia wafat hanya dikafani oleh kain putih yang pernah dipakaikannya sewaktu ikut perang Badar, peperangan yang sangat dasyat yang untuk pertama kalinya dihadapi kaum muslimin.

Dalam perang itu, Sa’ad mengenakan kain (lusuh) yang sampai akhir hayatnya disimpan baik-baik dan begitu ia meninggal digunakan untuk mengkafani jasadnya.

Baca juga: Ijtihad Umar bin Khattab dari Soal Khamar Sampai Urusan Jilbab

Assabiqunal Awwalun
“Aku adalah orang ketiga yang memeluk Islam, dan orang pertama yang melepaskan anak panah di jalan Allah,” begitu Sa’ad bin Abi Waqqash bila memperkenalkan dirinya.

Sa’ad bin Abi Waqqash bin Wuhaib bin Abdi Manaf hidup di tengah-tengah Bani Zahrah. Saad adalah paman Rasulullah SAW. Wuhaib adalah kakek Sa’ad dan paman Aminah binti Wahab, ibunda Rasulullah.

Rasulullah sangat bangga dengan keberanian dan kekuatan, serta ketulusan iman Sa'ad. Nabi bersabda, “Ini adalah pamanku, perlihatkan kepadaku paman kalian!”

Baca Juga: Biografi Umar Bin Khattab, Khalifah Kedua yang Menaklukkan Romawi dan Persia

Sa'ad mengenal baik pribadi Rasulullah SAW jauh sebelum menjadi rasul. Ia mengenal kejujuran dan sifat amanah beliau. Rasulullah juga mengenal Sa’ad dengan baik. Hobinya berperang dan orangnya pemberani. Sa’ad sangat jago memanah, dan selalu berlatih sendiri.

Baca juga : Dua Versi Tentang Kisah Masuknya Islam Umar Bin Khattab

Tiga malam sebelum masuk Islam, Sa'ad bermimpi seolah-olah dia tenggelam dalam kegelapan malam. "Tiba-tiba di puncak kegelapan itu, aku melihat bulan purnama memancarkan sinarnya. Bulan itu kuikuti. Aku melihat tiga orang telah lebih dahulu berada di hadapanku. Mereka adalah Zaid bin Tsabit, Ali bin Abi Thalib, dan Abu Bakar ash-Shiddiq.

Aku bertanya kepada mereka, "Sejak kapan Anda bertiga di sini?" Mereka menjawab, "Belum lama." Ketiga orang itulah yang pertama masuk Islam di kalangan laki-laki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Rekomendasi
Iihhh... 13 Kaki Hewan...
Iihhh... 13 Kaki Hewan Ini Terlihat Sangat Aneh
4 Penemuan Nikola Tesla...
4 Penemuan Nikola Tesla yang Dihentikan Karena Dinilai Terlalu Berbahaya
Tembus 50 Derajat Celcius,...
Tembus 50 Derajat Celcius, India dan Pakistan Akan Rasakan Lebih Panas Lagi
Artikel Terkini
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved