Bulan Ramadhan, IWAPI Berbagi Kasih Bersama Anak Yatim Piatu dan Dhuafa

loading...
Bulan Ramadhan, IWAPI Berbagi Kasih Bersama Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) mengadakan acara Berbagi Kasih Bersama Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa, di Hotel Borobudur, Jakarta. Foto: Ist
JAKARTA - Bulan Ramadhan merupakan bulan suci, dimana umat muslim berlomba mencari pahala dengan memberikan santunan kepada mereka yang berhak. Dalam momentum bulan suci Ramadhan 1443 H, DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) mengadakan acara Berbagi Kasih Bersama Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa, di Hotel Borobudur, Jakarta.

"Acara berbagi kasih semacam ini sudah dilakukan oleh IWAPI sejak tahun 2006 saat saya masih jadi Ketua Umum DPD IWAP Provinsi DKI hingga saat ini," ujar Ketua Umum DPP IWAPI Nita Yudi dalam keterangan tertulisnya diterima Rabu (20/4/2022).

Menurut dia, pandemi Covid 19 tidak menjadi halangan bagi perempuan pengusaha untuk tetap bersedekah. Selain memang ada hak para anak yatim piatu dan kaum dhuafa, Iwapi juga ingin membagi kebahagiaan kepada mereka.

Acara kali ini juga diisi dengan silaturahmi para pengurus DPP serta beberapa DPD. Artinya, acara ini juga ajang silaturahmi keluarga besar IWAPI yang memang sudah lama tidak bertemu secara offline/luring.

Selain bersilaturahmi dan pemberian santunan, diberikan juga wakaf 500 Al-Quran kepada anak yatim piatu, tas dan amplop sedekah, juga sembako untuk kaum dhuafa.

"Kami tidak hanya mengadakan di Hotel Borobudur tapi juga mengadakannya di Masjid Raya Pondok Indah bekerja sama dengan Yayasan Pejuang Subuh Pondok Indah, dan juga di kantor DPP IWAPI di Cikini, Menteng , Jakarta Pusat," kata Ketua Panitia Berbagi Kasih, Ajeng.

Selain acara Berbagi Kasih tersebut, juga diselenggarakan fashion show dari designer terkenal Pengurus IWAPI, yaitu Riana Kesuma, Jessica Moretosee, Ulupie, Jarik, serta pameran selama tiga hari berturut- turut. Mulai dari pameran baju muslim, minuman kesehatan sarang burung, kosmetik, skin care, day hand sanitizer n multipurpose, tas cantik, kain tenun, serta batik.

"Semuanya merupakan produk unggulan para perempuan pengusaha di bawah bendera IWAPI," sebut Ketua Panitia Acara Pameran Nana Krit.

Nita Yudi menuturkan, acara ini merupakan kolaborasi antara para WKU DPP yang memang ia anjurkan dapat saling berkolaborasi agar lebih ringan dengan cakupan manfaat yg lebih besar untuk masyarakat.

Selain itu, WKU Bidang Humas pun turut berperan dalam memberitakan event event kegiatan IWAPI agar keberadaan serta perjuangan IWAPI dalam perberdayaan ekonomi perempuan dapat dirasakan dan dilihat oleh masyarakat luas.

Dengan akan berakhirnya masa pandemi berganti menjadi endemi, terlihat pergerakan ekonomi yang terus meningkat dan memperlihatkan bahwa UMKM tetap bangkit. IWAPI pun turut membantu pemulihan ekonomi nasional dengan berbagai kegiatan yang terus dilakukan pada saat pandemi, walaupun harus secara online.

Kolaborasi juga dilakukan dengan pemerintah maupun private sektor dan terus dikembangkan sehingga sinergitas yang strategis dapat terbangun lebih baik. Hal ini terbukti dimana IWAPI yang saat ini berusia 47 tahun dipercaya oleh pemerintah untuk menjadi Focal Point dari Asean Woman Entrepreneur Network (AWEN) dan terpilih menjadi AWEN Chair Country 2021-2023. IWAPI juga dipercaya menjadi Advocate dan Co-Chair G20 Empower , G20 Indonesia Presidency 2022.

"Terima kasih para donatur yang telah memberi kepercayaan kepada IWAPI untuk menyalurkan sedekah dan infaknya. Juga kepada para sponsor, termasuk kepada mitra kami yaitu Hotel Borobudur dan tentunya para WKU, ibu Uchy, ibu Vivi Susanti , ibu Nana Krit, dan ketua panitia ibu Ajeng dan seluruh panitia," pungkasnya.
(thm)
preload video