Sahabat Paling Mirip dengan Rasululah SAW Baik Fisik Maupun Perangainya
Selasa, 18 Oktober 2022 - 19:08 WIB
loading...
Jafar bin Abi Thalib syahid dalam perang Mutah. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Sahabat paling mirip dengan Rasululah SAW baik fisik maupun perangainya adalah Jafar bin Abi Thalib . Beliau adalah sepupu Rasulullah SAW, dengan nasab yaitu bin Abi Thalib bin Abdul Manaf bin Abdul Muthalib .
Dari Al Bara bin Azib, Nabi SAW berkata kepada Jafar:
أشبهت خُلُقي وخَلْقي
"Rupa dan perilakumu mirip denganku." ( HR Bukhari )
Jafar termasuk di antara orang-orang yang pertama masuk Islam dan ikut berhijrah bersama Rasulullah SAW. Dia syahid di medan pertempuran Mu'tah.
Baca juga: Ketakutan Dengan Pasukan Muslim, Pihak Romawi Menarik Diri
Pertempuran ini sendiri amat heroik karena 3.000 pasukan Muslim menghadapi 200.000 orang prajurit Bizantium. Dan ini adalah pertempuran perdana antara Muslim dengan Bizantium yang Nasrani. Perang terjadi di Mu'tah pada 629 M, tepatnya pada tanggal 5 Jumadil Awal 8 Hijriah.
Selain Ja’far bin Abi Thalib, menurut sejarawan Imam Ibnu Ishaq, syuhada perang Mu’tah berjumlah 8 sahabat. Secara terperinci yaitu mantan budak Rasulullah SAW Zaid bin Haritsah al-Kalbi, Mas’ud bin al-Aswad bin Haritsah bin Nadhlah al-‘Adawi, Wahb bin Sa’d bin Abi Sarh ra.
Sementara dari kalangan kaum anshar, ‘Abdullah bin Rawahah, ‘Abbad bin Qais al-Khozarjayyan, al-Harits bin an-Nu’man bin Isaf bin Nadhlah an-Najjari, Suraqah bin ‘Amr bin Athiyyah bin Khansa al-Mazini.
Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" menggambarkan betapa sedihnya Nabi SAW begitu mendengar bahwa Ja’far bin Abi Thalib dan Zaid bin Harithah termasuk yang syahid. Di sisi lain, Haekal juga menggambarkan betapa heroiknya pertempuran ini.
Dari Al Bara bin Azib, Nabi SAW berkata kepada Jafar:
أشبهت خُلُقي وخَلْقي
"Rupa dan perilakumu mirip denganku." ( HR Bukhari )
Jafar termasuk di antara orang-orang yang pertama masuk Islam dan ikut berhijrah bersama Rasulullah SAW. Dia syahid di medan pertempuran Mu'tah.
Baca juga: Ketakutan Dengan Pasukan Muslim, Pihak Romawi Menarik Diri
Pertempuran ini sendiri amat heroik karena 3.000 pasukan Muslim menghadapi 200.000 orang prajurit Bizantium. Dan ini adalah pertempuran perdana antara Muslim dengan Bizantium yang Nasrani. Perang terjadi di Mu'tah pada 629 M, tepatnya pada tanggal 5 Jumadil Awal 8 Hijriah.
Selain Ja’far bin Abi Thalib, menurut sejarawan Imam Ibnu Ishaq, syuhada perang Mu’tah berjumlah 8 sahabat. Secara terperinci yaitu mantan budak Rasulullah SAW Zaid bin Haritsah al-Kalbi, Mas’ud bin al-Aswad bin Haritsah bin Nadhlah al-‘Adawi, Wahb bin Sa’d bin Abi Sarh ra.
Sementara dari kalangan kaum anshar, ‘Abdullah bin Rawahah, ‘Abbad bin Qais al-Khozarjayyan, al-Harits bin an-Nu’man bin Isaf bin Nadhlah an-Najjari, Suraqah bin ‘Amr bin Athiyyah bin Khansa al-Mazini.
Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" menggambarkan betapa sedihnya Nabi SAW begitu mendengar bahwa Ja’far bin Abi Thalib dan Zaid bin Harithah termasuk yang syahid. Di sisi lain, Haekal juga menggambarkan betapa heroiknya pertempuran ini.
Lihat Juga :