Kisah Sunan Gresik: Ketika Raja Gedah Membujuk Raja Brawijaya Memeluk Islam

Kamis, 24 Desember 2020 - 16:39 WIB
Ilustrasi/Ist
SUNAN Gresik atau Syaikh Maulana Malik Ibrahim berasal dari Turki . Menurut Abu Su’ud dalam Islamologi (Sejarah Ajaran dan Peranannya dalam Peradaban Umat Manusia), beliau adalah seorang ahli tata negara yang ulung. Syaikh Maulana Malik Ibrahim datang ke pulau Jawa pada tahun 1404 M. (Baca juga: Islam Masuk ke Jawa: Kisah Sultan Al-Ghabbah Sampai Ruqyah Syaikh Subakir )


Hanya saja, Raffles (1965) dalam The History of Java, mencatat cerita penduduk setempat yang menyatakan bahwa Syaikh Maulana Malik Ibrahim adalah seorang pandita termasyhur berasal dari Arabia, keturunan Zaenal Abidin dan sepupu Raja Chermen yang menetap bersama Mahomedans (orang-orang Islam) di Desa Leran Jenggala.

Sementara itu berdasarkan prasasti makam Syaikh Maulana Malik Ibrahim disebutkan bahwa beliau berasal dari Kashan (bi Kashan), sebuah tempat di Persia (Iran).

Jauh sebelum beliau datang, Islam sudah ada di Jawa walaupun sedikit. Ini dibuktikan dengan adanya makam Fatimah binti Maimun yang nisannya bertuliskan tahun 1082. (Baca juga: Sunan Kalijaga (5): Mubaligh yang Seniman dan Budayawan )

Di kalangan rakyat jelata Sunan Gresik sering dipanggil Kakek Bantal. Beliau sangat terkenal terutama di kalangan kasta rendah yang selalu ditindas oleh kasta yang lebih tinggi.

Sunan Gresik menjelaskan bahwa dalam Islam kedudukan semua orang adalah sama sederajat hanya orang yang beriman dan bertakwa tinggi kedudukannya di sisi Allah.

Dia mendirikan pesantren yang merupakan perguruan Islam, tempat mendidik dan menggembleng para santri sebagai calon mubaligh.

Di Gresik, beliau juga memberikan pengarahan agar tingkat kehidupan rakyat gresik semakin meningkat. Beliau memiliki gagasan mengalirkan air dari gunung untuk mengairi sawah dan ladang. (Baca juga: Sunan Kalijaga (4): Dari Pakaian Takwa Sampai Suluk Linglung )

Brawijaya Menolak

Syaikh Maulana Malik Ibrahim dianggap sebagai ayah dari wali songo . Drewes (1983) dalam “New Light on the Coming of Islam to Indonesia” menyebutkan bahwa Syaikh Maulana Malik Ibrahim merupakan salah seorang tokoh yang pertama menyebarkan agama Islam di tanah Jawa dan merupakan wali senior di antara wali lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!