Permainan dan Seni, Syaikh Al-Qardhawi: Banyak yang Terjerumus Berlebihan

Jum'at, 14 Juli 2023 - 15:15 WIB
loading...
Permainan dan Seni,...
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi. Foto/Ilustrasi: Aljazeera
A A A
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi mengatakan pembahasan yang paling rumit dan paling sulit berkaitan dengan masyarakat Islam adalah masalah permainan dan seni . Hal itu karena kebanyakan manusia dalam hal ini terjerumus pada permasalahan antara berlebihan dan mempermudah, mengingat karena masalah permainan dan seni ini lebih berkaitan dengan perasaan hati nurani daripada akal dan pemikiran.

"Dan selama terjadi demikian itu permasalahannya, maka akan lebih banyak kemungkinan untuk munculnya sikap berlebihan di satu sisi dan mempermudah di sisi yang lain," ujar Syaikh Yusuf Qardhawi dalam bukunya berjudul "Malaamihu Al Mujtama' Al Muslim Alladzi Nasyuduh" yang dalam edisi Indonesia menjadi "Sistem Masyarakat Islam dalam Al Qur'an & Sunnah" (Citra Islami Press, 1997)

Ada sebagian yang memahami bahwa masyarakat Islam itu adalah masyarakat ibadah dan taat, masyarakat yang serius dan disibukkan oleh amal, maka tidak ada kesempatan di dalamnya untuk bermain-main, bersenda gurau atau menyanyi dan bermain musik.

Tidak diperbolehkan lagi bagi bibir ini untuk tersenyum, bagi mulut untuk tertawa dan bagi hati untuk bergembira, tidak pula bagi kebahagiaan untuk berseri di wajah manusia.

Baca juga: Tingkatan Mahabah Menurut Al-Qardhawi

Menurut al-Qardhawi, barangkali pemahaman seperti ini didukung oleh perilaku sebagian aktivis dakwah, yaitu mereka yang wajahnya selalu cemberut, pelipisnya nampak bergaris, gigi taringnya kelihatan, seakan ia manusia yang berputus asa, gagal atau bahkan gangguan jiwa.

Perilaku yang aneh ini mereka pahami seakan merupakan ajaran Islam. Maksudnya, kata al-Qardhawi, mereka telah mengatasnamakan semua perilaku ini sebagai tuntutan ajaran Islam. Padahal agama tidak punya dosa apa-apa, kecuali kesalahpahaman mereka saja yang telah mengambil hanya sebagian nash, tidak berusaha untuk mengambil atau membandingkan dengan nash yang lainya.

"Bisa jadi dalam masalah-masalah tertentu boleh saja bagi mereka untuk bersikap keras terhadap diri mereka jika memang mereka puas dengan hal itu, akan tetapi yang berbahaya di sini adalah jika mereka memukul rata kekerasaan itu kepada seluruh masyarakat dan memaksakan pendapatnya. Sehingga menimbulkan fitnah dan membuat masalah dalam kehidupan manusia seluruhnya," jelas al-Qardhawi.

Baca juga: Menjaga Pandangan Menurut Syaikh Yusuf al-Qardhawi

Menurutnya, kebalikan dari mereka itu adalah orang-orang yang melepaskan segala ikatan etika, norma untuk memperturutkan keinginan hawa nafsunya. Sehingga jadilah seluruh kehidupannya untuk bermain-main, dan mereka menghilangkan itu batas-batas yang boleh dan yang tidak boleh, antara yang harus dilakukan dan yang tertolak, dan antara yang halal dengan yang haram.

Maka kita lihat mereka itu mengajak pada kerusakan akhlak dan mempromosikan kebebasan serta menyebarkan hal-hal yang keji, baik yang zahir maupun yang batin, dengan mengatasnamakan seni, atau sarana hiburan. "Mereka lupa bahwa yang dinilai itu adalah esensi dan isinya, bukan nama dan simbolnya, dan segala sesuatu itu dilihat maksud dan motivasinya," ujar al-Qardhawi.

Oleh karena itu harus ada pandangan yang adil terhadap pembahasan ini. Jauh dari kekerasan sikap sebagian manusia dan sikap mempermudah sebagian yang lainya. Yakni pandangan yang sesuai dengan nash-nash yang benar-benar shahih, yang dalilnya (maknanya) jelas dan di bawah naungan maqasid syari'ah (maksud syari'ah) dan kaidah-kaidah fiqih yang juga sudah ditetapkan.

Baca juga: Al-Qardhawi: Tiada Manusia yang Sempurna Imannya
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ekonomi Islam: Jalan...
Ekonomi Islam: Jalan Tengah di Antara Kapitalisme dan Sosialisme
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Perintah Haji, Beserta Hukum dan Tafsirnya
Bagaimana Hukum Menggabungkan...
Bagaimana Hukum Menggabungkan Ibadah Kurban dan Aqiqah?
Ibadah Kurban atau Aqiqah...
Ibadah Kurban atau Aqiqah Dulu? Mana yang Harus Diutamakan?
Hukum Menganiaya Diri...
Hukum Menganiaya Diri Sendiri Dalam Islam, Simak Jangan Sampai Keliru!
Waria: Kaum yang Mendapat...
Waria: Kaum yang Mendapat Laknat dalam Perspektif Agama
Rekomendasi
Rutin Diguncang Gempa...
Rutin Diguncang Gempa Bumi, Jepang Evakuasi Warga Kepulauan Akuseki dan Kodakara
Struktur Misterius Terdeteksi...
Struktur Misterius Terdeteksi di Medan Magnet Bumi
Bangunan 13 Lantai di...
Bangunan 13 Lantai di Chili Tiba-tiba Ditelan Bumi
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
Waspadai dan Kenali...
Waspadai dan Kenali 5 Penyakit Mata yang Banyak Diderita Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved