Beda Rafidhah dan Khawarij, yang Satu Gemar Berdusta
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 20:08 WIB
loading...
Ulama hadis menerima riwayat kaum Khawarij, tetapi menolak riwayat kaum Rafidhah.Ilustrasi: Ist
A
A
A
Khawarij adalah bentuk jamak dari kharij. Kata ini berarti orang yang menyempal dari kepatuhannya kepada pemimpin atau imam yang sah. Seorang Khawarij mendemonstrasikan ketidakpatuhannya, dan membentuk wilayah tersendiri yang eksklusif.
"Ulama fiqih menyebut kaum Khawarij dengan istilah al-baghy atau pemberontak," tulis Mahmud az-Zaby dalam buku berjudul "Al-Bayyinat, fi ar-Radd' ala Abatil al-Muraja'at" yang diterjemahkan Ahmadi Thaha dan Ilyas Ismail menjadi "Sunni yang Sunni -- Tinjauan Dialog Sunnah-Syi'ahnya al-Musawi" (Pustaka, 1989).
Kaum Khawarij adalah sekelompok kaum Syi'ah yang menyempal dari kepemimpinan Ali ibn Abi Thalib. "Mereka tidak menyetujui tahkim (arbitrase) untuk perdamaian dalam perang Siffin, sebagaimana masyhur dalam sejarah," jelas Mahmud az-Zaby.
Baca juga: Inilah Talbis Iblis Terhadap Kaum Khawarij
Kaum Khawarij memang menyempal dari agama seperti keluarnya anak panah dari busurnya.
Kendati demikian, kaum Khawarij memandang sikap berdusta sebagai dosa besar yang menyebabkan seorang Muslim menjadi kafir, sekalipun diterapkan sekadar untuk bercerita fiktif tentang sesama manusia yang bukan Nabi.
Menurut Dr Mustafa as-Siba'i: "Saya telah berusaha mencari data otentik untuk menguatkan asumsi bahwa kaum Khawarij mengarang hadis palsu. Tetapi, saya belum menemukan bukti itu. Saya malah menemukan data-data ilmiah yang menyatakan kebalikan asumsi tersebut."
Sementara itu Abu Dawud menegaskan: "Di muka bumi ini, tidak ada yang lebih sahih dibanding hadis kaum Khawarij."
Ibn Taimiyah memberikan pernyataan senada: "Tidak seorang pun di muka bumi ini yang lebih jujur dan lebih adil daripada kaum Khawarij."
Kaum Khawarij, menurut ibn Taimiyah , tidak pernah sengaja berbuat dusta. Bahkan mereka dikenal sangat jujur, sehingga ada yang mengatakan bahwa hadis kaum Khawarij adalah yang paling sahih.
Baca juga: Kisah Ulama Menyimpang Menjadi Gembong Khawarij, Ternyata Ini Sebabnya!
Kepada seorang Rafidhah , Ibn Muthar ar-Rafidhah, Ibn Taymiyah berkata keras begini: "Kami maklum bahwa kaum Khawarij tak lebih baik dari kami. Namun, kami tidak punya alasan untuk menuduh mereka berdusta. Menurut penelitian kami, mereka, ternyata berpegang teguh kepada prinsip kejujuran, baik itu menguntungkan mereka atau mencelakakan. Sedangkan Anda (kaum Rafidhah), jujur hanya sebatas tahi lalat."
Kaum Khawarij dikenal pemberani dalam membela kebenaran dan menghadapi para penguasa. Mereka jujur dan polos. Leluhur mereka berasal dari Arab murni, yang secara alamiah mewarisi sifat dan karakter itu. Mereka juga dikenal banyak beribadah.
"Ulama fiqih menyebut kaum Khawarij dengan istilah al-baghy atau pemberontak," tulis Mahmud az-Zaby dalam buku berjudul "Al-Bayyinat, fi ar-Radd' ala Abatil al-Muraja'at" yang diterjemahkan Ahmadi Thaha dan Ilyas Ismail menjadi "Sunni yang Sunni -- Tinjauan Dialog Sunnah-Syi'ahnya al-Musawi" (Pustaka, 1989).
Kaum Khawarij adalah sekelompok kaum Syi'ah yang menyempal dari kepemimpinan Ali ibn Abi Thalib. "Mereka tidak menyetujui tahkim (arbitrase) untuk perdamaian dalam perang Siffin, sebagaimana masyhur dalam sejarah," jelas Mahmud az-Zaby.
Baca juga: Inilah Talbis Iblis Terhadap Kaum Khawarij
Kaum Khawarij memang menyempal dari agama seperti keluarnya anak panah dari busurnya.
Kendati demikian, kaum Khawarij memandang sikap berdusta sebagai dosa besar yang menyebabkan seorang Muslim menjadi kafir, sekalipun diterapkan sekadar untuk bercerita fiktif tentang sesama manusia yang bukan Nabi.
Menurut Dr Mustafa as-Siba'i: "Saya telah berusaha mencari data otentik untuk menguatkan asumsi bahwa kaum Khawarij mengarang hadis palsu. Tetapi, saya belum menemukan bukti itu. Saya malah menemukan data-data ilmiah yang menyatakan kebalikan asumsi tersebut."
Sementara itu Abu Dawud menegaskan: "Di muka bumi ini, tidak ada yang lebih sahih dibanding hadis kaum Khawarij."
Ibn Taimiyah memberikan pernyataan senada: "Tidak seorang pun di muka bumi ini yang lebih jujur dan lebih adil daripada kaum Khawarij."
Kaum Khawarij, menurut ibn Taimiyah , tidak pernah sengaja berbuat dusta. Bahkan mereka dikenal sangat jujur, sehingga ada yang mengatakan bahwa hadis kaum Khawarij adalah yang paling sahih.
Baca juga: Kisah Ulama Menyimpang Menjadi Gembong Khawarij, Ternyata Ini Sebabnya!
Kepada seorang Rafidhah , Ibn Muthar ar-Rafidhah, Ibn Taymiyah berkata keras begini: "Kami maklum bahwa kaum Khawarij tak lebih baik dari kami. Namun, kami tidak punya alasan untuk menuduh mereka berdusta. Menurut penelitian kami, mereka, ternyata berpegang teguh kepada prinsip kejujuran, baik itu menguntungkan mereka atau mencelakakan. Sedangkan Anda (kaum Rafidhah), jujur hanya sebatas tahi lalat."
Kaum Khawarij dikenal pemberani dalam membela kebenaran dan menghadapi para penguasa. Mereka jujur dan polos. Leluhur mereka berasal dari Arab murni, yang secara alamiah mewarisi sifat dan karakter itu. Mereka juga dikenal banyak beribadah.
Lihat Juga :